Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bondalem Kembangkan Konservasi Pesisir dan Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas  

D
Penulis: Dian Suryantini❯
Pembukaan sosialisasi konservasi pesisir dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Bondalem.
Pembukaan sosialisasi konservasi pesisir dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Bondalem.

Advertisement

SINGARAJA, BALI EXPRESS - Upaya menjaga pesisir bukan lagi sekadar wacana di Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng. Di tengah tekanan lingkungan saat ini, masyarakat mulai bergerak, memperkuat barisan, dan menata harapan melalui pendekatan yang lebih kolaboratif dan berkelanjutan.

Langkah itu diawali dengan kegiatan sosialisasi dan penghimpunan dukungan Program Tropical Forest and Coral Reef Conservation Act (TFCCA) yang dilaksanakan oleh BUMDes Bondalem Sejahtera, Rabu, 29 April 2026. Kegiatan ini menjadi pintu masuk bagi penguatan konservasi pesisir dan laut berbasis masyarakat. 

Desa Bondalem dan wilayah pesisir sekitarnya dipilih bukan tanpa alasan. Kawasan ini menyimpan potensi sumber daya laut yang melimpah, namun dalam waktu bersamaan juga menghadapi tantangan serius. Sampah, terutama yang terbawa arus laut, serta tekanan terhadap ekosistem terumbu karang menjadi ancaman nyata yang tidak bisa diabaikan.

Advertisement

Kepala Desa Bondalem, Gede Arya Odantara, menegaskan bahwa kehadiran program TFCCA sangat relevan dengan kebutuhan desa saat ini. Persoalan sampah, menurutnya, telah menjadi isu mendesak yang membutuhkan penanganan terstruktur dan berkelanjutan. Tidak hanya soal kebersihan, tetapi juga menyangkut kesehatan lingkungan dan masa depan ekonomi masyarakat pesisir.

Pendekatan yang ditawarkan melalui TFCCA tidak berhenti pada konservasi semata. Program ini mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam pengelolaan lingkungan, termasuk dalam penanganan sampah berbasis sumber. 

“Artinya, masyarakat tidak lagi menjadi objek kebijakan, melainkan subjek utama yang merancang, menjalankan, dan menjaga keberlanjutan program,” ujarnya, Kamis (30/4).

Advertisement

Dukungan TFCCA merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijaga bersama. Sinergi antar pihak menjadi kunci, terutama dalam memastikan bahwa setiap langkah yang diambil mampu memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat.

Hal senada disampaikan Kepala Bidang Perikanan, Abdul Manap. Ia melihat program ini sebagai momentum untuk menghidupkan kembali inisiatif-inisiatif lokal yang sebelumnya telah tumbuh di Bondalem. Bahkan, ia menyebut bahwa gerakan konservasi di wilayah ini merupakan salah satu cikal bakal lahirnya kawasan konservasi perairan di Buleleng.

“Penguatan inisiatif lokal inilah yang menjadi kunci keberhasilan program berbasis masyarakat. Ketika masyarakat merasa memiliki, maka upaya konservasi tidak lagi menjadi beban, melainkan kebutuhan,” kata Manap.

Dukungan juga datang dari UPTD Kawasan Konservasi Provinsi Bali yang mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga dan memanfaatkan kawasan konservasi secara bijak. Tidak hanya menjaga, tetapi juga memastikan bahwa pemanfaatannya tetap berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Advertisement

Artikel Terkait

Rekaman CCTV Bantu Polisi Ungkap Pencurian Warung Makan di Tejakula, Uang Dipakai Judi Slot

Rekaman CCTV Bantu Polisi Ungkap Pencurian Warung Makan di Tejakula, Uang Dipakai Judi Slot

Rekaman kamera pengawas menjadi salah satu petunjuk Unit Reskrim Polsek Tejakula, Buleleng dalam mengungkap kasus pencurian uang di sebuah warung makan di Jalan Singaraja–Amlapura, Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula.

Kebakaran Hebat di Tejakula, 7 Ruko dan 1 Rumah Ludes Terbakar Malam Hari

Kebakaran Hebat di Tejakula, 7 Ruko dan 1 Rumah Ludes Terbakar Malam Hari

Kobaran api melahap deretan bangunan usaha di Banjar Dinas Sila Darma, Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Selasa (1/9/2026) malam.

Dilaksanakan sejak Ratusan Tahun, Tradisi Meboros Kijang di Pura Dangka Les Masih Lestari

Dilaksanakan sejak Ratusan Tahun, Tradisi Meboros Kijang di Pura Dangka Les Masih Lestari

Tradisi meboros atau berburu kijang masih lestari di lingkungan pengempon Pura Dangka, Banjar Adat Les, Desa Les, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer