Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Disnaker Gianyar Gelar Sosialisasi “Berangkat Aman, Bekerja ke Luar Negeri”

P

Advertisement

SOSIALISASI : Sosialisasi Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar bersama Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Bali dan Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali. 
SOSIALISASI : Sosialisasi Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar bersama Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Bali dan Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali. 

 

BALIEXPRESS.ID - Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar bersama Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Bali dan Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali menggelar Sosialisasi “Berangkat Aman, Bekerja ke Luar Negeri” pada Kamis (21/5) di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Gianyar.Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI), khususnya masyarakat Kabupaten Gianyar yang memiliki minat bekerja ke luar negeri.

Advertisement


Sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat dan para pemangku kepentingan terkait prosedur penempatan PMI yang aman, legal, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.


Peserta kegiatan terdiri dari unsur Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS), Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), Forum Bursa Kerja Khusus (BKK), para kepala desa, serta Admin SIGAP PMI Gianyar yang selama ini menjadi garda terdepan dalam penginputan dan pengelolaan data pekerja migran berbasis desa.


Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar, Gede Suardana, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menciptakan tata kelola penempatan PMI yang lebih terstruktur, aman, dan berkelanjutan.

Advertisement


“Melalui kegiatan ini, seluruh peserta diharapkan mampu menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing guna mencegah terjadinya penempatan nonprosedural yang berisiko terhadap keselamatan dan hak-hak pekerja migran,” ujarnya.

Baca Juga: KPK, ART/BPN dan Pemprov Sulut Bergerak Bersama, Tutup Celah Korupsi Pertanahan dan Tata Ruang


Narasumber dari BP3MI Bali, Sarjono, memaparkan berbagai mekanisme resmi penempatan PMI, pentingnya kelengkapan dokumen, perlindungan sebelum bekerja, selama bekerja, hingga setelah kembali ke tanah air. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai berbagai modus penempatan ilegal yang kerap merugikan calon pekerja migran.


Sementara itu, narasumber dari Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, Anak Agung Trisna, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, desa, lembaga pelatihan, dan perusahaan penempatan PMI dalam menciptakan ekosistem migrasi kerja yang aman dan produktif.


Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dan narasumber. Para peserta menyambut positif kegiatan tersebut karena dinilai mampu memberikan pemahaman yang lebih komprehensif terkait tata cara bekerja ke luar negeri secara prosedural dan aman.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan terbangun komitmen bersama dalam mewujudkan PMI asal Gianyar yang kompeten, terlindungi, dan bermartabat, sejalan dengan semangat “Berangkat Aman, Pulang Membawa Harapan". *

Advertisement
Editor : Putu Agus Adegrantika
Sumber : humas pemkab gianyar

Artikel Terkait

11 PMI Bali Meninggal di Luar Negeri, BP3MI Ungkap Penyebab Terbanyak Sepanjang 2026

11 PMI Bali Meninggal di Luar Negeri, BP3MI Ungkap Penyebab Terbanyak Sepanjang 2026

ebanyak 11 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bali tercatat meninggal dunia di luar negeri sepanjang 2026 hingga September. Sebagian besar kematian tersebut disebabkan penyakit, sementara beberapa kasus lainnya berkaita

9.900 PMI Bali Tercatat Bekerja di Luar Negeri, Pemerintah Perkuat Pelindungan Pekerja Migran

9.900 PMI Bali Tercatat Bekerja di Luar Negeri, Pemerintah Perkuat Pelindungan Pekerja Migran

Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, tercatat sebanyak 9.900 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bali bekerja di berbagai negara.  

Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei, Kisah Mantan PMI Tati Purwanti yang Bertumbuh Bersama BRI

Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei, Kisah Mantan PMI Tati Purwanti yang Bertumbuh Bersama BRI

Lebih dari dua dekade lalu, Tati Purwanti meninggalkan Indramayu untuk bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer