Warga Penarukan Buleleng Angkat 187 Kg Sampah Anorganik dari DAS Yeh Taluh

BALIEXPRESS.ID – Semangat gotong royong yang menjadi salah satu nilai luhur Pancasila diwujudkan melalui aksi nyata di Kelurahan Penarukan, Kecamatan Buleleng, Senin (1/6/2026).
Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila sekaligus rangkaian Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026, Kelurahan Penarukan bersama Sungai Watch Station Buleleng menggelar Gerakan Bersih Sungai di Daerah Aliran Sungai (DAS) Penarukan, tepatnya di Jalan Setiabudi, Lingkungan Satria.
Hasilnya cukup mencengangkan. Dari kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat tersebut, sebanyak 187,1 kilogram sampah anorganik berhasil diangkat dari aliran sungai dan area sekitarnya.
Baca Juga: Kronologi Gudang Penyimpanan Dupa di Kecamatan Marga Terbakar, Kerugian Rp 300 Juta
Tumpukan sampah yang selama ini mengotori lingkungan menjadi bukti bahwa persoalan pengelolaan sampah masih menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama.
Aksi bersih sungai itu tidak hanya berorientasi pada pengangkatan sampah. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.
Lurah Penarukan, Desak Made Susanti, mengatakan kegiatan gotong royong yang dilaksanakan bersama Sungai Watch dan Krama Subak Yeh Taluh merupakan bentuk kolaborasi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur masyarakat menjadi modal penting untuk menumbuhkan kesadaran kolektif dalam mengatasi persoalan sampah.
“Semoga dengan kegiatan gotong royong ini warga di sekitar Penarukan semakin sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada tim Sungai Watch yang telah menunjukkan kepeduliannya dan turut berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ujarnya.
Susanti menjelaskan, upaya menjaga kebersihan lingkungan tidak akan berhenti pada kegiatan seremonial semata.
Pemerintah Kelurahan Penarukan berkomitmen untuk terus melibatkan desa adat, banjar, krama subak, serta masyarakat dalam berbagai program edukasi dan pengawasan lingkungan.



