Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terancam Sepi Peminat, SMPN 5 Pupuan Jadi Perhatian Disdik Tabanan

I
Penulis: IGA Kusuma Yoni❯
Kepala Disdik Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama. (DOK BALI EXPRESS)
Kepala Disdik Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama. (DOK BALI EXPRESS)

Advertisement

BALIEXPRESS.ID- Menjelang tahun ajaran 2026/2027, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tabanan mulai memetakan sejumlah sekolah yang berpotensi kekurangan siswa pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Untuk tahun ini, sekolah yang masih menjadi sorotan akan kekurangan murid adalah sekolah yang berlokasi di kaasan pedesaan, salah satunya adalah di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Pupuan di Desa Munduk Temu, Kecamatan Pupuan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama, menjelaskan SMPN 5 Pupuan menjadi salah satu sekolah yang diprediksi akan kekurangan siswa pada penerimaan murid tahun ajaran baru ini, sehingga Disdik Tabanan turun langsung mengambil langkah antisipasi.

“Untuk upaya antisipasi ini, kami sudah mengumpulkan tokoh masyarakat, pemerintah desa, bendesa adat, komite sekolah, hingga sekolah dasar (SD) pendukung untuk memperkuat komitmen bersama,” jelasnya Selasa (9/6/2026).

Darma Utama berharap lulusan SD di wilayah yang ada di sekitar SMPN 5 pupuan tetap tetap melanjutkan pendidikan ke SMPN 5 Pupuan.

Advertisement

Adapun SD yang menjadi pendukung SMPN 5 Pupuan antara lain SDN 1, SDN 2, dan SDN 3 Munduk Temu.

Darma Utama mengatakan, minimnya siswa melanjutkan sekolah ke SMPN 5 Pupuan dipengaruhi sejumlah faktor, seperti lokasinya di pedesaan, akses, persepsi masyarakat terhadap sekolah favorit dan nonfavorit. 

Pihaknya juha menilai, jika dilihat dari segi mutu, sarana prasarana, dan tenaga pendidik di SMPN 5 Pupuan sangat memadai, karena sekolah ini sudah direhabilitasi beberapa tahun lalu, dan hasil evaluasi pendidikan menunjukkan kualitasnya baik.

Sementara itu, Kepala SMPN 5 Pupuan, I Putu Suarta mengatakan pihaknya menargetkan satu rombongan belajar (rombel) terisi dengan kapasitas 20 murid pada Tahun Ajaran 2026/2027. SMPN 5 Pupuan sejatinya memiliki kuota untuk dua rombel.

Ia mengakui penerimaan siswa baru sangat minim di sekolahnya. Fakta ini bisa dilihat pada Tahun Ajaran 2025/2026, yang hanya mendapatkan 14 siswa baru.

Advertisement

Artikel Terkait

Pemkab Tabanan Alokasikan Dana Rp14,9 M untuk Penataan Taman Tugu Singasana

Pemkab Tabanan Alokasikan Dana Rp14,9 M untuk Penataan Taman Tugu Singasana

Kabupaten Tabanan akan memiliki taman ikon baru di kawasan pusat Kota Tabanan, tepatnya di eks gedung pemadam kebakaran Tabanan di jalan Pahlawan Tabanan.

Lansia 71 Tahun di Kediri Tabanan Dilaporkan Hilang Usai Pamit Tengok Ternak

Lansia 71 Tahun di Kediri Tabanan Dilaporkan Hilang Usai Pamit Tengok Ternak

I Ketut Sadra,71, pria lanjut usia (lansia) asal Banjar Batugaing, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan dilaporkan hilang ke Polsek Kediri, Senin (1/6/2026).

Semarak Hari BPR-BPRS Nasional 2026, Perbarindo Gelar Fun Run, hingga Bazar UMKM di Tabanan

Semarak Hari BPR-BPRS Nasional 2026, Perbarindo Gelar Fun Run, hingga Bazar UMKM di Tabanan

Puncak peringatan Hari BPR-BPRS Nasional 2026 yang dikemas meriah melalui kegiatan Fun Run 5K, Fun Walk, bazar UMKM, lomba mewarnai hingga hiburan rakyat digelar Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perbarindo, Minggu (31/5).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer