Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dharma dan Anti-Bullying Warnai MPLS SMPN 4 Tegallalang

P
PENYULUHAN : Penyuluhan Agama Hindu di SMPN 4 Tegallalang. 
PENYULUHAN : Penyuluhan Agama Hindu di SMPN 4 Tegallalang. 

Advertisement

BALIEXPRESS. ID – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 4 Tegallalang tahun ini berlangsung berbeda, Senin, (13/7). Selain mengenalkan lingkungan sekolah dan tata tertib kepada peserta didik baru, kegiatan tersebut juga diisi dengan penguatan karakter melalui ajaran Hindu, khususnya nilai Tri Kaya Parisudha, Catur Paramita, serta edukasi pencegahan bullying.


Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gianyar, hadir sebagai narasumber untuk memberikan pembekalan kepada para siswa baru. Mereka mengajak peserta didik memahami pentingnya menjalankan Dharma dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun dalam pergaulan di era digital.


Dalam pemaparannya, para penyuluh menegaskan bahwa Dharma merupakan landasan hidup yang mengajarkan nilai kebenaran, kebajikan, kasih sayang, dan penghormatan terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut dinilai penting ditanamkan sejak dini agar para siswa mampu membangun hubungan sosial yang sehat dan harmonis.


Penguatan karakter juga diberikan melalui ajaran Tri Kaya Parisudha, yakni berpikir yang baik (Manacika), berkata yang baik (Wacika), dan berbuat yang baik (Kayika). Selain itu, siswa juga dikenalkan pada nilai Catur Paramita yang meliputi Maitri (persahabatan), Karuna (kasih sayang), Mudita (simpati terhadap kebahagiaan orang lain), dan Upeksa (sikap bijaksana serta toleran).


Penyuluh Agama Hindu Ni Wayan Ekayanti menegaskan bahwa tindakan perundungan atau bullying bertentangan dengan ajaran Dharma. Menurutnya, perilaku mengejek, merendahkan, maupun mengucilkan teman tidak bisa dianggap sebagai candaan biasa karena dapat menimbulkan dampak psikologis yang mendalam bagi korban.

Advertisement


“Melalui Tri Kaya Parisudha, siswa diajak mengendalikan pikiran, ucapan, dan tindakan agar tidak menyakiti orang lain. Jika nilai ini diterapkan dengan baik, maka budaya bullying dapat dicegah sejak dini,” ujarnya.


Sementara itu, Ida Ayu Kade Ratnawati mengingatkan pentingnya menjaga tutur kata dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, ucapan yang santun dan penuh penghormatan tidak hanya mencerminkan karakter seseorang, tetapi juga menjadi kunci terciptanya suasana belajar yang nyaman dan harmonis di sekolah.


Ia mengajak seluruh siswa menjadikan sekolah sebagai rumah kedua yang aman, ramah, dan menyenangkan bagi semua. Ia menekankan pentingnya membangun semangat kebersamaan, toleransi, dan saling menghargai sejak hari pertama memasuki lingkungan sekolah.


Senada dengan itu, Dayu Ratna mengingatkan bahwa perundungan saat ini tidak hanya terjadi secara langsung, tetapi juga melalui media sosial. "Karena itu, para siswa diharapkan mampu menerapkan nilai Tri Kaya Parisudha saat berinteraksi di ruang digital dengan menghindari komentar negatif, ujaran merendahkan, maupun tindakan yang dapat melukai perasaan orang lain, " imbuhnya. 


Sementara Kepala SMP Negeri 4 Tegallalang, Ngakan Putu Suwendra, mengapresiasi kegiatan edukatif yang diberikan oleh para Penyuluh Agama Hindu Kemenag Gianyar. Menurutnya, pembentukan karakter merupakan bagian penting dalam dunia pendidikan.

Advertisement
Editor : Putu Agus Adegrantika
Sumber : adegrantika

Artikel Terkait

Astra Motor Bali Gelar Edukasi Vokasi dan Sosialisasi Berkelanjutan di SMKN 3 Singaraja

Astra Motor Bali Gelar Edukasi Vokasi dan Sosialisasi Berkelanjutan di SMKN 3 Singaraja

Dalam upaya mencetak sumber daya manusia berdaya saing tinggi di bidang otomotif, Astra Motor Bali kembali menggelar program sosialisasi komprehensif dalam rangkaian kegiatan MPLS di SMK Negeri 3 Singaraja.

Polsek Blahbatuh Gaungkan Keamanan Digital di Hadapan Ratusan Siswa Baru

Polsek Blahbatuh Gaungkan Keamanan Digital di Hadapan Ratusan Siswa Baru

BALIEXPRESS.ID  – Memanfaatkan momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Polsek Blahbatuh hadir memberikan pembinaan kepada ratusan peserta didik baru di SMK Pariwisata Budaya Bedulu, Rabu (15/7). Tak hanya men

Bunda PAUD Gianyar Monitoring MPLS di SD Negeri 4 Melinggih

Bunda PAUD Gianyar Monitoring MPLS di SD Negeri 4 Melinggih

BALIEXPRESS.ID - Bunda PAUD Kabupaten Gianyar, Ny. Dr. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra, melakukan monitoring pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di SD Negeri 4 Melinggih, Kecamatan Payangan, Sela

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer