
BALIEXPRESS.ID - Dinas Perhubungan (Dishub) Badung kini mulai menyiapkan program bus sekolah gratis sebagai salah satu upaya mengurangi kepadatan lalu lintas.
Hanya saja program ini masih dalam tahap uji coba di satu sekolah.
Rencananya bus ini khusus dioperasikan saat jam berangkat dan pulang sekolah.
Kadishub Badung, Anak Agung Gde Rahmadi mengatakan, uji coba akan menggunakan satu unit bus sekolah gratis yang melayani rute Sading–Darmasaba menuju SMP Negeri 5 Mengwi.
Program tersebut diharapkan dapat menjadi percontohan sebelum dikembangkan ke wilayah lain.
"Untuk tahap awal ada satu bus yang melayani siswa SMP Negeri 5 Mengwi dengan rute Sading dan Darmasaba. Ini masih uji coba, semoga berhasil. Kalau hasilnya baik, tahun depan akan kami tambah lagi," ujar Rahmadi, Senin (27/7).
Baca Juga: Implementasi Perda Bendega Dinilai Belum Maksimal, HNSI Minta DPRD Bali Dorong Percepatan
Pihaknya menyebutkan, penyediaan bus sekolah gratis menjadi salah satu solusi mengurangi penggunaan kendaraan pribadi oleh pelajar maupun orang tua yang mengantar anak ke sekolah.
Dirinya meyakini, semakin banyak siswa menggunakan angkutan bersama, volume kendaraan di jalan saat jam sibuk dapat ikut berkurang.
“Kalau bus sekolah ini berhasil, tentu bisa membantu mengurangi kemacetan karena anak-anak terkonsentrasi menggunakan bus,” ungkapnya.
Disinggung kemungkinan penerapan program serupa yang rawan kemacetan, Rahmadi mengaku, saat ini masih memfokuskan uji coba di wilayah utara terlebih dahulu.



