Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Koster Buka Suara soal Terduga Pencuri Ayam Dikeroyok di Baturiti

I
Penulis: I Made Mertawan❯
Gubernur Bali Wayan Koster bawa pesan kasih sayang di Hari Suci Tumpek Krulut saat menemui dan mentraktir masyarakat di UMKM Denpasar, Sabtu (1/8/2026). (ANTARA)
Gubernur Bali Wayan Koster bawa pesan kasih sayang di Hari Suci Tumpek Krulut saat menemui dan mentraktir masyarakat di UMKM Denpasar, Sabtu (1/8/2026). (ANTARA)

Advertisement

BALIEXPRESS.ID- Gubernur Bali Wayan Koster angkat bicara terkait kasus pengeroyokan terhadap seorang pria yang diduga mencuri ayam hingga meninggal dunia di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan.

Peristiwa itu disebutnya sebagai pengingat agar masyarakat tidak menyelesaikan persoalan dengan cara yang tidak beradab.

Pernyataan tersebut disampaikan Koster bertepatan dengan peringatan Hari Suci Tumpek Krulut, Sabtu (1/8/2026).

Menurutnya, momentum hari suci Hindu yang identik dengan kasih sayang dan keharmonisan itu harus menjadi refleksi.

“Ini mengingatkan seandainya ada hal-hal yang bersinggungan satu sama lain, tidak cocok dan sebagainya, janganlah terjadi sampai pembunuhan dengan cara yang tidak beradab seperti yang di Baturiti," ujar Koster.

Advertisement

Koster menjelaskan, Hari Suci Tumpek Krulut tidak hanya dimaknai sebagai upacara penyucian gamelan atau alat musik bagi umat Hindu, tetapi juga sebagai simbol kasih sayang, kebahagiaan, dan harmoni.

"Tumpek Krulut termasuk mengingatkan kepada kita semua," kata gubernur dua perode itu.

Bertepatan dengan Tumpek Krulut, Pemprov Bali juga menggelar kegiatan berbagi dengan mentraktir masyarakat membeli makanan dan minuman gratis di 15 pelaku UMKM yang tersebar di berbagai daerah di Bali.

Selain membantu pelaku usaha kecil, kegiatan itu dimanfaatkan Gubernur untuk menyapa masyarakat, khususnya generasi muda, sekaligus mengingatkan makna Hari Suci Tumpek Krulut sebagai hari kasih sayang dan keharmonisan.

Kasus dugaan pengeroyokan yang menewaskan seorang pria terduga pencuri ayam di Kecamatan Baturiti sebelumnya menjadi perhatian public.

Advertisement
Editor : I Made Mertawan
Sumber : Antara

Artikel Terkait

Babak Baru Kasus Pengeroyokan di Juwuk Legi Tabanan, Jaksa Cermati Berkas Lima Tersangka

Babak Baru Kasus Pengeroyokan di Juwuk Legi Tabanan, Jaksa Cermati Berkas Lima Tersangka

Proses pemeriksaan berkas terhadap para tersangka pengeroyokan terduga maling ayam di Banjar Juwuk Legi Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan sudah memasuki pelimpahan tahap pertama.

Tujuh Pemuda Ditangkap Usai Tawuran Antargeng di Surabaya, Korban Ditempel ke Knalpot

Tujuh Pemuda Ditangkap Usai Tawuran Antargeng di Surabaya, Korban Ditempel ke Knalpot

Tawuran antargeng kembali terjadi di Surabaya. Kali ini, tujuh pemuda ditangkap Satreskrim Polrestabes Surabaya setelah diduga melakukan pengeroyokan terhadap anggota geng lain di depan SD Al Mizan, Jalan Candi Lontar, S

Pelimpahan Tahap Satu Kasus Juwuk Legi Segera Dilakukan Setelah Proses Rekonstruksi

Pelimpahan Tahap Satu Kasus Juwuk Legi Segera Dilakukan Setelah Proses Rekonstruksi

Proses Penyidikan kasus pengeroyokan yang menyebabkan terduga maling ayam asal Desa Sidatapa, Buleleng meninggal dunia di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti yang terjadi pada Juli lalu terus berlanjut.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer