
BALIEXPRESS.ID – Pemerintah Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, kini memperkuat sistem keamanan kawasan wisata dengan memasang 69 unit kamera pengawas (CCTV) di 28 titik strategis.
Program yang didanai melalui anggaran desa tersebut ditargetkan selesai pada akhir Agustus 2026.
Setelah seluruhnya siap nantinya akan terhubung dengan sistem pemantauan milik Polres Badung.
Baca Juga: Dukung Penerapan e-Kinerja, ASN Badung Minta Target Poin Disesuaikan Jabatan
Perbekel Tibubeneng, I Made Kamajaya mengatakan, pemasangan CCTV menjadi salah satu langkah pemerintah desa dalam meningkatkan keamanan dan ketertiban kawasan.
Pengawasan berbasis teknologi ini melengkapi sinergi yang selama ini telah dibangun bersama unsur keamanan di lapangan.
"Sebagai desa pariwisata, faktor keamanan dan ketertiban menjadi perhatian utama. Selama ini kami sudah berkolaborasi dengan Linmas, Pecalang, petugas keamanan usaha, kepolisian, hingga TNI. Sekarang kami maksimalkan lagi dengan dukungan teknologi melalui pemasangan CCTV," ujar Kamajaya, Selasa (4/8).
Pihaknya menyebutkan, sebanyak 69 kamera dipasang di 28 lokasi yang dinilai memiliki tingkat aktivitas tinggi maupun berpotensi rawan.
Titik pemasangan meliputi persimpangan jalan, akses menuju pantai, kawasan dengan mobilitas yang padat, hingga area di sekitar tempat hiburan malam.
"Semua sudah mulai dipasang sejak Maret lalu. Sekarang tinggal tahap merapikan jaringan dan menghubungkan seluruh kamera ke server. Targetnya akhir Agustus ini sistem sudah bisa dipantau," ungkapnya.
Baca Juga: Komisi I DPRD Bali Tinjau Bea Cukai Ngurah Rai, Soroti Transparansi Pengelolaan Barang Sitaan
Kamajaya menerangkan, keberadaan CCTV diharapkan dapat membantu memantau aktivitas di berbagai titik strategis sekaligus mempermudah proses penelusuran apabila terjadi tindak kriminal atau gangguan keamanan lainnya.



