Hadapi Informasi di Era Digital, Diskerpus Badung Gelar Bimtek Literasi Informasi

BALIEXPRESS.ID - Di tengah derasnya arus informasi di era digital, kemampuan memilah dan mengevaluasi informasi menjadi semakin penting.
Untuk memperkuat kemampuan tersebut, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskerpus) Kabupaten Badung menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi bagi Pustakawan, Guru, dan Pegiat Literasi, Senin (10/8).
Kegiatan yang mendapat dukungan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik Bidang Perpustakaan ini berlangsung di Gedung Layanan Baca Sastra Mangutama, Diskerpus Badung.
Baca Juga: Truk Parkir Bikin Macet, Badung Harus Memiliki Terminal Angkutan Barang
Bimtek tersebut resmi dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Badung, Luh Suryaniti mewakili Bupati Badung.
Dalam sambutan tertulis Bupati Badung, yang dibacakan Luh Suryaniti menyampaikan, apresiasi kepada Diskerpus Badung yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut serta kepada Perpusnas RI atas dukungan yang diberikan.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Badung, saya menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Badung atas penyelenggaraan kegiatan ini, serta kepada Perpustakaan Nasional Republik Indonesia atas dukungannya melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik Bidang Perpustakaan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik," ujarnya.
Pihaknya menyatakan, perkembangan teknologi informasi telah membuat masyarakat semakin mudah mengakses berbagai informasi.
Namun, kemudahan tersebut juga membawa tantangan karena tidak seluruh informasi yang beredar dapat dipertanggungjawabkan.
"Oleh karena itu, literasi informasi menjadi kemampuan yang sangat penting agar masyarakat mampu menemukan, memahami, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi secara bijaksana," ungkapnya.
Menurutnya, pustakawan, guru, dan pegiat literasi memiliki peran penting dalam menghadapi kondisi tersebut.



