
BALIEXPRESS.ID - Pemkab Badung kini merancang membuat sistem pembayaran parkir secara online.
Bahkan rencananya seluruh petugas parkir akan dilengkapi dengan barcode untuk pembayaran.
Hal ini pun berkaca dari daerah lain yang telah menerapkan sistem tersebut untuk mempermudah pembayaran dan memastikan penambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Baca Juga: Percantik Kawasan Pantai Kuta, Pemkab Badung Bangun Trotoar Selebar 3,5 meter
Sekretaris Daerah (Sekda) Badung, Ida Bagus Surya Suamba mengatakan, rencananya pembayaran parkir akan dilakukan digitalisasi.
Untuk memperbarui sistem pembayaran tersebut, Dinas Perhubungan pun telah ditugaskan untuk melakukan studi banding.
“Pemkot Surabaya sudah memakai sistem barcode dalam proses pengambilan parkir yang ada di pinggir jalan. Nah, sehingga ini yang rencananya akan kita bisa adopsi,” ujar Surya Suamba.
Pihaknya menyebutkan, nantinya di Kabupaten Badung para petugas parkir pun akan menggunakan barcode untuk pembayaran.
Rencanaya petugas di lapangan akan diberikan jaket atau rompi yang telah dilengkapi lembaran yang dapat discan masyarakat saat melakukan pembayaran.
“Masing-masing tukang parkir itu memakai jaket yang ada kode barcode-nya, dan dibekali alat,” ungkapnya.
Baca Juga: Peringatan Kemerdekaan RI, Bupati Adi Arnawa Ajak Jajaran Fokus Menuju Indonesia Emas 2045
Dari studi banding yang dilakukan, Surya Suamba menerangkan, dalam pembayaran secara digital juga telah ada pembagian pemasukan.



