BSSN Bersurat, Data Belasan Ribu Pegawai Pemkab Badung Diduga Diretas

BALIEXPRESS.ID - Data belasan ribu pegawai di lingkungan Pemkab Badung diduga telah diretas oleh oknum tak bertanggung jawab.
Bahkan data dalam Sistem Informasi Manajerial Pegawai (Simpeg) tersebut dikabarkan telah diperjualbelikan oleh peretas di situs dark web.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dilaporkan telah melayangkan surat pemberitahuan resmi kepada Pemkab Badung agar langkah mitigasi serta penanganan teknis segera dilakukan.
Baca Juga: Tujuh Orang Tergigit Anjing di Cemagi, Dinkes Badung Pastikan Telah Tertangani
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Badung, I Ketut Gede Arta pun tak menampik adanya informasi tersebut.
Pihaknya menyatakan, server penyimpanan data utama Pemkab Badung pada dasarnya memang berada di Diskominfo Badung.
Kendati demikian, pengembangan, pengoperasian, serta gerbang akses (gateway) aplikasi Simpeg berada di bawah kewenangan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Badung yang bekerja sama dengan pihak ketiga (vendor).
"Data memang tersimpan di Diskominfo, tetapi pintu masuk dan pengelolaannya ada di BKPSDM. Ibarat rumah, kuncinya ada di sana," ujar Gede Arta saat dikonfirmasi Rabu (9/9).
Pihaknya juga membenarkan adanya surat yang dilayangkan BSSN.
Meski demikian telah dilakukan tindakan cepat dengan melakukan penanganan awal.
"Langkah mitigasi sudah langsung dilakukan pada hari itu juga. Tim teknis di bidang persandian dan keamanan informasi sudah melakukan tindakan pencegahan serta koordinasi," ungkapnya.



