Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

3 Nelayan Bali Terombang-ambing di Laut Selatan, Diselamatkan Nelayan Puger

I
Penulis: I Putu Suyatra❯
DITOLONG NELAYAN: Tiga selayan asal Bali yang berhadil ditolong nelayan Puger serelah jukungnya terombang ambing karena kehabisan bahan bakar. (SATPOLAIR POLRES JEMBER)
DITOLONG NELAYAN: Tiga selayan asal Bali yang berhadil ditolong nelayan Puger serelah jukungnya terombang ambing karena kehabisan bahan bakar. (SATPOLAIR POLRES JEMBER) 

Advertisement

BALIEXPRESS.ID — Tiga nelayan asal Bali mengalami situasi menegangkan setelah jukung yang mereka gunakan kehabisan bahan bakar di tengah laut. Mereka ditemukan terombang-ambing di perairan laut selatan, sekitar 42 mil dari Pantai Puger, Kecamatan Puger, Jember, sebelum akhirnya diselamatkan nelayan setempat.

Ketiga nelayan tersebut ditemukan berada di atas jukung jenis speed oleh dua nelayan asal Puger yang sedang melaut. Keduanya melihat jukung dengan tiga orang di atasnya dalam kondisi terombang-ambing di tengah perairan.

Ketiga nelayan itu yakni I Nyoman Budiana, 49, warga Tanjung Benoa, Bali; Keristino Sahreza, 17, warga Jalan Pettarani Blok GA/8, Bali; dan Niko Demios Landena, 48, warga Jalan Imam Bonjol Gang Rejeki 27, Banjar Monang Maning, Bali.

Advertisement

Terombang-ambing karena Kehabisan BBM

KBO Satpolair Polres Jember Aiptu Agus Rianto mengatakan, ketiga nelayan Bali tersebut ditemukan oleh Arisandi dan Ahmad Dikrillah, nelayan asal Puger. Saat itu, keduanya sedang menuju rumpon yang berada di tengah laut.

"Ketika melintas, mereka melihat jukung dengan tiga orang yang terlihat terombang-ambing. Setelah didekati, ternyata mereka mengaku kehabisan bahan bakar," kata Agus.

Advertisement

Melihat kondisi tersebut, kedua nelayan Puger langsung memberikan pertolongan. Ketiganya kemudian dibawa menuju daratan menggunakan jukung milik Arisandi, warga Puger Wetan.

Berhari-hari Terombang-ambing di Laut

Berdasarkan keterangan ketiga nelayan, mereka berlayar pada Rabu (9/9) sekitar pukul 09.00 WITA dengan tujuan Nusa Penida.

Namun, dalam perjalanan, bahan bakar jukung yang mereka gunakan habis. Kondisi tersebut membuat jukung mereka tidak dapat melanjutkan perjalanan dan akhirnya terombang-ambing di tengah laut selama beberapa hari.

"Pada Rabu (16/9) sekitar pukul 21.00 WIB, mereka akhirnya ditemukan oleh nelayan Puger," ujar Agus.

Penemuan tersebut mengakhiri perjalanan ketiga nelayan yang sebelumnya terombang-ambing tanpa bahan bakar di tengah perairan laut selatan.

Advertisement
Editor : I Putu Suyatra
Sumber : Radar Jember

Artikel Terkait

YILI dan Joyday Dukung Gaya Hidup Sehat melalui Self-Care AMRun 5K 2026 di Bali

YILI dan Joyday Dukung Gaya Hidup Sehat melalui Self-Care AMRun 5K 2026 di Bali

PT Yili Indonesia Dairy (YILI) bersama merek es krim Joyday turut berpartisipasi dalam kegiatan Self-Care Antimicrobial Resistance Awareness Run (AMRun) 5K 2026 yang diselenggarakan di kawasan Sanur, Bali awal November

Giri Prasta Turun ke Lokasi Longsor Pelaga, Dua Korban Masih Dicari

Giri Prasta Turun ke Lokasi Longsor Pelaga, Dua Korban Masih Dicari

Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan anggota DPRD Badung Made Bima Nata meninjau lokasi longsor pada Senin (2/11).

Gelar Seminar, Women’s World Banking Ungkap 23 Persen Usaha Perempuan Bertahan Lebih dari 5 Tahun

Gelar Seminar, Women’s World Banking Ungkap 23 Persen Usaha Perempuan Bertahan Lebih dari 5 Tahun

Riset tersebut menemukan hanya 44 persen pengusaha perempuan yang mampu mempertahankan usahanya selama tiga hingga lima tahun. Sementara itu, hanya 23 persen yang dapat bertahan lebih dari lima tahun.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer