
BALIEXPRESS.ID — Perhelatan Beautiverse 2026 mulai memperluas ekosistemnya dengan meluncurkan aplikasi digital yang menghubungkan pelaku industri beauty, wellness, dan sustainability.
Platform tersebut diperkenalkan dalam The Road to Beautiverse kedua di The Meru Sanur, Bali, Sabtu (26/9).
Peluncuran aplikasi menjadi bagian dari rangkaian menuju acara utama Beautiverse yang dijadwalkan berlangsung pada 18-20 Desember 2026.
Hingga kini, penyelenggara menyebut sekitar 50 brand nasional telah mengonfirmasi keikutsertaan, sementara partisipasi brand lokal masih terus bertambah.
Founder & Project Director Beautiverse, Dr. Paulus Herry Arianto, M.A., mengatakan aplikasi tersebut dikembangkan berdasarkan kebutuhan untuk menjaga koneksi yang telah terbentuk dalam rangkaian Road to Beautiverse.
Platform ini nantinya mempertemukan brand, professionals, creators, communities, dan consumers dalam ekosistem Beauty, Wellness, dan Sustainability.
“Dari pertemuan pertama, kami mendapatkan banyak insight dari berbagai pihak. Kami melihat ada kebutuhan untuk membuat koneksi ini terus berjalan, tidak hanya ketika kita bertemu secara langsung. Aplikasi ini menjadi salah satu cara untuk membawa percakapan tersebut ke ruang yang lebih luas,” ujar Paulus.
Menurut Paulus, rangkaian menuju acara utama tidak hanya diisi kegiatan yang berkaitan dengan beauty, tetapi juga wellness.
Pada kegiatan di Sanur tersebut, peserta mengikuti sejumlah aktivitas seperti sound bath healing dan yoga bersama Julia Batubara.



