
BALIEXPRESS.ID – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia (ESDM RI) Bahlil Lahadalia menyatakan cadangan bahan bakar minyak (BBM) di Bali mulai membaik setelah penambahan armada kapal pengangkut dari Jawa.
Dari sebelumnya hanya tiga kapal, kini tujuh kapal dikerahkan untuk mempercepat distribusi BBM ke Pulau Dewata.
Demikian dikatakannya dalam konferensi pers yang digelar di Depot Pertamina Sanggaran, Denpasar, Senin (19/10).
Bahlil menyampaikan, berdasarkan hasil koordinasi dengan PT Pertamina, cadangan BBM di Bali saat ini rata-rata telah mencapai 11 hingga 12 hari.
Baca Juga: 110 Dokter dari 19 Negara Bertemu di Bali, CGBIO Bahas Perkembangan Estetika Regeneratif
Angka tersebut meningkat setelah sebelumnya terjadi penurunan stok akibat keterlambatan kedatangan kapal pengangkut BBM dari Jawa.
“Untuk cadangan di wilayah Bali itu rata-rata sudah mencapai 11 sampai 12 hari. Jadi alhamdulillah puji Tuhan untuk di sini sudah bisa teratasi,” ujar Bahlil.
Ia menjelaskan, keterlambatan distribusi dalam beberapa hari sebelumnya sempat menyebabkan cadangan BBM di Bali berkurang sekitar tiga hingga empat hari.
Kondisi tersebut berkaitan dengan kendala teknis pada manajemen arus logistik internal Pertamina.



