Pemkab Badung dan PPBI Sukses Gelar Kontes Bonsai Skala Nasional

BALIEXPRESS.ID - Pelaksanaan Kontes sekaligus Pameran Nasional Pesona Bonsai dan Suiseki Badung 2026 menjadi langkah nyata dalam memadukan pelestarian lingkungan, pengembangan seni, serta penguatan daya tarik pariwisata daerah.
Kegiatan yang mengusung tema Seni Alam dan Tradisi ini dibuka secara resmi oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di Lapangan Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Rabu (21/10).
Pameran berskala nasional yang digelar Pemkab Badung bersama Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Badung, melibatkan sedikitnya 850 peserta dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Narkotika Mendominasi, Kejari Bangli Musnahkan Barang Bukti dari 28 Perkara
Kehadiran ratusan penghobi dan kolektor ini menjadikan Puspem Badung sebagai pusat perhatian para pecinta seni tanaman kerdil tingkat nasional sepanjang pekan ini.
Bupati Adi Arnawa menyampaikan, apresiasi yang tinggi atas konsistensi penyelenggaraan pameran tersebut.
Menurutnya, pameran ini tidak sekedar menjadi ajang perlombaan keindahan tanaman, namun memiliki nilai edukasi lingkungan yang tinggi serta potensi ekonomi kreatif yang menjanjikan lewat kehadiran peserta dari berbagai wilayah Nusantara.
Seni bonsai dinilai sebagai medium pelestarian yang efektif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap kekayaan hayati.
“Bapak dan Ibu yang selama ini merawat pohon-pohon ini merupakan pahlawan lingkungan. Bonsai menjadi bagian dari pelestarian sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat untuk mengenal berbagai jenis pohon yang ada di alam kita,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PPBI Cabang Badung, I Gede Hariantana menyampaikan, partisipasi 850 peserta pada tahun ini mencerminkan tingginya antusiasme komunitas bonsai dan suiseki di tanah air.
Kunjungan para peserta dari luar daerah ini diyakini memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata lokal, terutama dalam meningkatkan tingkat hunian akomodasi perhotelan serta menggerakkan aktivitas ekonomi UMKM di Kabupaten Badung.



