Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pengakuan Dua Remaja dalam Kasus Kematian Pengendara Motor di Depan Grapari Renon

I
Penulis: I Gede Paramasutha❯
Kapolsek Denpasar Timur AKP I Gusti Ngurah Udiana (tengah) membeberkan beberkan secara lengkap kasus kekerasan dua remaja akibatkan pengendara motor tewas, Sabtu (31/10/2026). (I Gede Paramasutha/Bali Express)
Kapolsek Denpasar Timur AKP I Gusti Ngurah Udiana (tengah) membeberkan beberkan secara lengkap kasus kekerasan dua remaja akibatkan pengendara motor tewas, Sabtu (31/10/2026). (I Gede Paramasutha/Bali Express)

Advertisement

BALIEXPRESS.ID - Pengakuan baru terungkap dalam kasus tewasnya pengendara sepeda motor berinisial ESCS, 23, di depan Grapari, Jalan Raya Puputan Renon, Desa Sumerta Kelod, Denpasar pada Sabtu (24/10) dini hari.

Kepada polisi, dua remaja di bawah umur yang telah ditetapkan sebagai tersangka, yakni IKASS, 17, dan IPKPP, 16, mengaku melakukan pengejaran bukan hanya karena saling pandang, tetapi juga merasa sepeda motor mereka lebih dulu ditabrak korban.

Kapolsek Denpasar Timur AKP I Gusti Ngurah Udiana menjelaskan, peristiwa bermula ketika kedua remaja tersebut berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Vario Techno warna putih DK 5735 AAL.

"Mereka diketahui baru saja selesai berkeliling bersama rombongan teman-temannya yang juga mengendarai sepeda motor," ujar Udiana dalam konferensi pers pada Sabtu (31/10/2026).

Saat melintas di depan Plaza Renon, kedua pelaku merasa sepeda motor yang mereka tumpangi ditabrak dari belakang oleh korban.

Advertisement

Setelah itu, korban disebut langsung menyalip kendaraan mereka. Merasa tidak terima, kedua remaja tersebut kemudian mengejar ESCS.

Saat posisi kendaraan beriringan dan sejajar, terjadi saling pandang yang berlanjut dengan cekcok mulut.

Situasi semakin memanas ketika salah satu pelaku menendang korban satu kali. Korban tetap melanjutkan perjalanan dengan sepeda motornya.

Pelaku terus membuntuti dan memepet kendaraan korban. Sepanjang pengejaran, IKASS beberapa kali berusaha menendang ESCS yang masih berupaya mempertahankan kendali sepeda motornya.

Aksi kekerasan kembali terjadi ketika mereka melintas setelah lampu merah Bank BPD Renon.

Advertisement

Artikel Terkait

Final Brilian Sportartcular Bulu Tangkis Meriah, BO Denpasar Gatot Subroto Raih Gelar Juara

Final Brilian Sportartcular Bulu Tangkis Meriah, BO Denpasar Gatot Subroto Raih Gelar Juara

Ajang Brilian Sportartcular cabang olahraga (cabor) bulu tangkis Regional Office BRI Region 17 Denpasar berlangsung meriah, pertandingan ini mempertemukan para perwakilan Branch Office terbaik sebelumnya.

Pemkot Denpasar Catat 23 Bangunan Melanggar Tata Ruang, Beri Sanksi Denda

Pemkot Denpasar Catat 23 Bangunan Melanggar Tata Ruang, Beri Sanksi Denda

Sepanjang tahun 2026 ini, setidaknya telah ada 23 pelanggaran tata ruang yang ada di Kota Denpasar. Pelanggaran yang dlakukan pun lantaran melakukan pembangunan di kawasan LP2B.

Daihatsu Kumpul Sahabat Denpasar 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Beragam Keseruan

Daihatsu Kumpul Sahabat Denpasar 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Beragam Keseruan

Daihatsu menyapa masyarakat Bali melalui gelaran Daihatsu Kumpul Sahabat Denpasar 2026 yang resmi dibuka pada Rabu (28/10)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer