alexametrics
27.6 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

Nginap di Gubuk Reyot Warga, Bupati Gede Dana Janji Bantu Rumah

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Keluarga I Wayan Murdika, warga kurang mampu di Banjar Dinas Poh, Desa Buanagiri, Kecamatan Bebandem, Karangasem, Jumat (24/6) dikagetkan dengan kedatangan Bupati Karangasem, I Gede Dana.

Bagaimana tidak, kedatangan Bupati bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Karangasem sangat tiba-tiba. Bahkan tak hanya berkunjung, Bupati I Gede Dana menginap di gubuk warga yang sangat sederhana dengan sarana apa adanya.

Pada kesempatan itu, Bupati Gede Dana juga didampingi Camat Bebandem bersama Sekcam Bebandem, serta sejumlah tokoh diantaranya I Made Ruspita, I Wayan Sudira, Kepala Dusun dan Bendesa Adat Buanagiri.

Kegiatan menyambangi rumah warga dan langsung menginap di tempat yang dikunjungi, bukanlah baru pertamakali dilakukan Gede Dana. Kegiatan serupa sudah dilakukannya sejak menjadi Anggota DPRD hingga empat periode. Politisi PDIP ini sering mengajak kader dan pengurus partainya untuk menginap di rumah warga.

Dalam kegiatan menyambangi warga desa sekaligus menginap ini, Bupati asal Desa Datah, Kecamatan Abang ini menyebut, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno, bagaimana meneladani nilai-nilai yang diajarkan oleh Bung Karno, yang dikenal sangat dekat dengan kaum Marhaenis.

Baca Juga :  Norwegia Dukung Upaya Pemprov Bali Atasi Sampah Plastik

“Sangat menyenangkan, bisa menikmati suasana desa, berdialog dengan masyarakat sekaligus menyerap berbagai aspirasi dari warga,” ungkap Gede Dana.

Menginap di rumah Wayan Murdika, Gede Dana disuguhkan menu tradisional sederhana khas warga pegunungan, yakni urap ubi, dimana ubi sela (ketela) rebus yang disajikan dengan parutan kelapa.

“Sebelum menginap, kami bersama Bendesa dan Kepala Dusun sempat berdiskusi santai dengan warga. Ada banyak hal yang disampaikan warga, utamanya soal perbaikan infrastruktur dan program bedah rumah,” ucap Gede Dana.

Dalam lawatannya ke Banjar Poh, Desa Buanagiri ini, warga setempat menyampaikan sangat terbantu dengan adanya program mobil layanan Antar Jemput Pasien (AJP). Dengan layanan ini warga yang sakit segera bisa diantar ke Puskesmas atau ke Rumah Sakit.

Baca Juga :  Tahanan Kabur, Kapolresta Sebut Kelalaian Petugas Jaga

Selain itu, dikatakan Bupati Gede Dana, warga juga bisa mengakses berbagai program yang diluncurkan pemerintah, seperti Jana Kerthi, Atma Kerti, dan program lainnya yang menyentuh langsung masyarakat.

Sementara itu, Wayan Murdika mengaku sangat senang dengan datangnya orang nomot satu di Gumi Lahar tersebut ke rumahnya. Dirinya samasekali tidak menyangka kalau Bupati Gede Dana mau menginap di gubuknya. “Tidak menyangka, saya senang Pak Bupati menginap. Ya beginilah kehidupan saya, hanya bisa menyuguhkan apa adanya yang saya punya,” ujar Murdika.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan bantuan berupa beras 20 kilogram, minyak goreng 2 kilogram, kopi 2 kilogram, gula 2 kiligram, serta memberikan bantuan uang untuk keluarga Murdika. “Melihat kondisi rumah Pak Wayan Murdika yang tidak layak huni, saya sudah berkoordinasi dengan dinas terkait, dan nantinya akan dibantu program bedah rumah, karena memenuhi persyaratan,” imbuhnya. (dir)

 

 

 

 


AMLAPURA, BALI EXPRESS – Keluarga I Wayan Murdika, warga kurang mampu di Banjar Dinas Poh, Desa Buanagiri, Kecamatan Bebandem, Karangasem, Jumat (24/6) dikagetkan dengan kedatangan Bupati Karangasem, I Gede Dana.

Bagaimana tidak, kedatangan Bupati bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Karangasem sangat tiba-tiba. Bahkan tak hanya berkunjung, Bupati I Gede Dana menginap di gubuk warga yang sangat sederhana dengan sarana apa adanya.

Pada kesempatan itu, Bupati Gede Dana juga didampingi Camat Bebandem bersama Sekcam Bebandem, serta sejumlah tokoh diantaranya I Made Ruspita, I Wayan Sudira, Kepala Dusun dan Bendesa Adat Buanagiri.

Kegiatan menyambangi rumah warga dan langsung menginap di tempat yang dikunjungi, bukanlah baru pertamakali dilakukan Gede Dana. Kegiatan serupa sudah dilakukannya sejak menjadi Anggota DPRD hingga empat periode. Politisi PDIP ini sering mengajak kader dan pengurus partainya untuk menginap di rumah warga.

Dalam kegiatan menyambangi warga desa sekaligus menginap ini, Bupati asal Desa Datah, Kecamatan Abang ini menyebut, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno, bagaimana meneladani nilai-nilai yang diajarkan oleh Bung Karno, yang dikenal sangat dekat dengan kaum Marhaenis.

Baca Juga :  Dupa Sisa Sembahyang Hanguskan Rumah di Batuagung

“Sangat menyenangkan, bisa menikmati suasana desa, berdialog dengan masyarakat sekaligus menyerap berbagai aspirasi dari warga,” ungkap Gede Dana.

Menginap di rumah Wayan Murdika, Gede Dana disuguhkan menu tradisional sederhana khas warga pegunungan, yakni urap ubi, dimana ubi sela (ketela) rebus yang disajikan dengan parutan kelapa.

“Sebelum menginap, kami bersama Bendesa dan Kepala Dusun sempat berdiskusi santai dengan warga. Ada banyak hal yang disampaikan warga, utamanya soal perbaikan infrastruktur dan program bedah rumah,” ucap Gede Dana.

Dalam lawatannya ke Banjar Poh, Desa Buanagiri ini, warga setempat menyampaikan sangat terbantu dengan adanya program mobil layanan Antar Jemput Pasien (AJP). Dengan layanan ini warga yang sakit segera bisa diantar ke Puskesmas atau ke Rumah Sakit.

Baca Juga :  Bupati Tamba Serahkan Santunan Kematian BPJS Ketenagakerjaan

Selain itu, dikatakan Bupati Gede Dana, warga juga bisa mengakses berbagai program yang diluncurkan pemerintah, seperti Jana Kerthi, Atma Kerti, dan program lainnya yang menyentuh langsung masyarakat.

Sementara itu, Wayan Murdika mengaku sangat senang dengan datangnya orang nomot satu di Gumi Lahar tersebut ke rumahnya. Dirinya samasekali tidak menyangka kalau Bupati Gede Dana mau menginap di gubuknya. “Tidak menyangka, saya senang Pak Bupati menginap. Ya beginilah kehidupan saya, hanya bisa menyuguhkan apa adanya yang saya punya,” ujar Murdika.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan bantuan berupa beras 20 kilogram, minyak goreng 2 kilogram, kopi 2 kilogram, gula 2 kiligram, serta memberikan bantuan uang untuk keluarga Murdika. “Melihat kondisi rumah Pak Wayan Murdika yang tidak layak huni, saya sudah berkoordinasi dengan dinas terkait, dan nantinya akan dibantu program bedah rumah, karena memenuhi persyaratan,” imbuhnya. (dir)

 

 

 

 


Most Read

Artikel Terbaru

/