alexametrics
29.8 C
Denpasar
Wednesday, May 25, 2022

Potong Dahan, Waktu Tewas Terjatuh dari Pohon

BANGLI, BALI EXPRESS – I Nyoman Waktu, 46, warga Dusun Sulahan, Desa Sulahan, Kecamatan Susut, Bangli tewas jatuh dari pohon albasia, Senin (27/7) sekitar pukul 10.30. Hasil pemeriksaan medis RSU Bangli, dia mengalami  luka benjol di dahi kiri dan patah tulang leher.

Kasubbag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi menerangkan, korban awalnya hendak menebang pohon albasia di tegalan milik Sang Nyoman Puriawan di sebelah utara Pura Dalem Banjar Adat Juukbali, Desa Susut. Korban ke sana bersama I Ketut Sudarsana, 38, dan I Made Giri Apriana,18, warga Desa Susut, Bangli.

Sebelum menebang pohon tersebut, korban terlebih dulu memotong dahannya. Ia memanjat pohon tersebut. Celaka, saat berada di ketinggian sekitar 20 meter, korban jatuh. Diduga akibat terkena dahan yang dipotongnya. Dua rekannya yang kaget dengan kejadian itu, langsung berupaya melakukan pertolongan. Apriana menghubungi orangtua korban, menyampaikan korban jatuh dan agar segera dibawakan mobil untuk ke  rumah sakit.

Sayangnya, setelah tiba di RSU Bangli, dokter menyatakan korban telah meninggal dunia. “Kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Susut guna penanganan lebih lanjut,” ungkap Sulhadi.


BANGLI, BALI EXPRESS – I Nyoman Waktu, 46, warga Dusun Sulahan, Desa Sulahan, Kecamatan Susut, Bangli tewas jatuh dari pohon albasia, Senin (27/7) sekitar pukul 10.30. Hasil pemeriksaan medis RSU Bangli, dia mengalami  luka benjol di dahi kiri dan patah tulang leher.

Kasubbag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi menerangkan, korban awalnya hendak menebang pohon albasia di tegalan milik Sang Nyoman Puriawan di sebelah utara Pura Dalem Banjar Adat Juukbali, Desa Susut. Korban ke sana bersama I Ketut Sudarsana, 38, dan I Made Giri Apriana,18, warga Desa Susut, Bangli.

Sebelum menebang pohon tersebut, korban terlebih dulu memotong dahannya. Ia memanjat pohon tersebut. Celaka, saat berada di ketinggian sekitar 20 meter, korban jatuh. Diduga akibat terkena dahan yang dipotongnya. Dua rekannya yang kaget dengan kejadian itu, langsung berupaya melakukan pertolongan. Apriana menghubungi orangtua korban, menyampaikan korban jatuh dan agar segera dibawakan mobil untuk ke  rumah sakit.

Sayangnya, setelah tiba di RSU Bangli, dokter menyatakan korban telah meninggal dunia. “Kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Susut guna penanganan lebih lanjut,” ungkap Sulhadi.


Most Read

Artikel Terbaru

/