alexametrics
24.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Percepat Pencairan BLT, Badung Terapkan Pembayaran dengan QR Code

 MANGUPURA, BALI EXPRESS – Untuk mencegah kerumunan saat pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) selama PPKM, Pemkab Badung merancang Quick Response Code (QR Code) dengan menggandeng BPD Bali. Masyarakat yang datanya tercatat dalam QR Code dipastikan segera mendapatkan BLT. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyampaikan, saat ini Badung telah memiliki QR Code guna memudahkan proses pencairan BLT, sekaligus untuk menghindari terjadinya kerumunan  masyarakat penerima bantuan. “Dengan kami telah melakukan cleansing data saat ini, kami telah memiliki quick response code, yaitu suatu barcode yang kita padukan dengan sistem yang ada di BPD Bali, inilah yang menjadi alat bayar sehingga masyarakat tidak perlu lagi mengisi blanko, cukup dengan barcode itu sudah selesai,” ujar Giri Prasta, Selasa (27/7).

Untuk mempercepat pencairan BLT dengan sistem barcode tersebut, Bupati asal Pelaga ini akan mengajak perbekel, lurah, sekdes, ketua BPD, klian dinas dan kaling untuk rapat melalui zoom meeting. Dalam rapat tersebut akan membahas mekanisme pendistribusian BLT kepada masyarakat. “BPD sudah siap dengan tenaganya, cukup dengan barcode tersebut bisa membayarkan BLT kepada seluruh masyarakat yang menerima bantuan dampak pandemi Covid-19 ini, sehingga kita bisa mengurangi kerumunan masyarakat. Serta nanti kaling lah yang mengantar langsung ke masyarakat dengan sistem door to door,” jelas orang nomor satu di Badung tersebut.

Terkait adanya miss informasi mengenai penyaluran BLT yang terjadi di tengah masyarakat, Giri Prasta menjelaskan, bahwa melalui QR Code semua masyarakat sudah terdata dan memiliki barcode. “Tinggal besok itu kami memberikan sosialisasi dengan menjadikan sekdes dan seklur itu sebagai duta yang kita sebut dengan agen. Nah jadi mereka ini yang akan berkoordinasi penuh dengan klian dinas atau kaling, untuk diberikan data dan semua data itu akan diberikan dana cash dengan barcode sebagai wujud dari persyaratan dalam melaksanakan ini,” terangnya.

Lebih lanjut, Ketua DPC PDIP Badung ini menambahkan, ke depannya pencairan BLT akan dilakukan melalui sistem door to door. Contoh bila kelian dinas di Br A sudah bawa data, maka akan langsung dibayarkan BPD pada hari itu, dan akan langsung dibawakan ke rumah rumah sehingga datanya valid. “Jadi data yang kami miliki dengan data yang ada di BPD Bali nyambung,” tambahnya. (esa)


 MANGUPURA, BALI EXPRESS – Untuk mencegah kerumunan saat pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) selama PPKM, Pemkab Badung merancang Quick Response Code (QR Code) dengan menggandeng BPD Bali. Masyarakat yang datanya tercatat dalam QR Code dipastikan segera mendapatkan BLT. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyampaikan, saat ini Badung telah memiliki QR Code guna memudahkan proses pencairan BLT, sekaligus untuk menghindari terjadinya kerumunan  masyarakat penerima bantuan. “Dengan kami telah melakukan cleansing data saat ini, kami telah memiliki quick response code, yaitu suatu barcode yang kita padukan dengan sistem yang ada di BPD Bali, inilah yang menjadi alat bayar sehingga masyarakat tidak perlu lagi mengisi blanko, cukup dengan barcode itu sudah selesai,” ujar Giri Prasta, Selasa (27/7).

Untuk mempercepat pencairan BLT dengan sistem barcode tersebut, Bupati asal Pelaga ini akan mengajak perbekel, lurah, sekdes, ketua BPD, klian dinas dan kaling untuk rapat melalui zoom meeting. Dalam rapat tersebut akan membahas mekanisme pendistribusian BLT kepada masyarakat. “BPD sudah siap dengan tenaganya, cukup dengan barcode tersebut bisa membayarkan BLT kepada seluruh masyarakat yang menerima bantuan dampak pandemi Covid-19 ini, sehingga kita bisa mengurangi kerumunan masyarakat. Serta nanti kaling lah yang mengantar langsung ke masyarakat dengan sistem door to door,” jelas orang nomor satu di Badung tersebut.

Terkait adanya miss informasi mengenai penyaluran BLT yang terjadi di tengah masyarakat, Giri Prasta menjelaskan, bahwa melalui QR Code semua masyarakat sudah terdata dan memiliki barcode. “Tinggal besok itu kami memberikan sosialisasi dengan menjadikan sekdes dan seklur itu sebagai duta yang kita sebut dengan agen. Nah jadi mereka ini yang akan berkoordinasi penuh dengan klian dinas atau kaling, untuk diberikan data dan semua data itu akan diberikan dana cash dengan barcode sebagai wujud dari persyaratan dalam melaksanakan ini,” terangnya.

Lebih lanjut, Ketua DPC PDIP Badung ini menambahkan, ke depannya pencairan BLT akan dilakukan melalui sistem door to door. Contoh bila kelian dinas di Br A sudah bawa data, maka akan langsung dibayarkan BPD pada hari itu, dan akan langsung dibawakan ke rumah rumah sehingga datanya valid. “Jadi data yang kami miliki dengan data yang ada di BPD Bali nyambung,” tambahnya. (esa)


Most Read

Artikel Terbaru

/