alexametrics
26.5 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Populasi Sapi Meningkat Drastis Selama Pandemi Covid-19

GIANYAR, BALI EXPRESS – Populasi sapi di Kabupaten Gianyar meningkat drastis selama pandemi Covid-19. Hal itu terjadi akibat banyak warga yang terjun kembali ke sektor pertanian dan mencoba memelihara sapi.

Kabid Perbibitan dan Produksi Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, drh. Ngakan Putu Readi mengatakan bahwa sejak tahun 2020, populasi sapi di Gianyar mulai meningkat drastis. Dimana pada tahun 2019, populasi sapi di Gianyar tercatat sekitar 47.200 ekor, kemudian meningkat menjadi 49.100 di Tahun 2020 dan kini sudah menembus 50.000 ekor lebih. “Jadi bisa dikatakannya peningkatannya sangat drastis,” ujarnya Selasa (27/7).

Ditambahkannya jika peningkatan jumlah ternak sapi terjadi hampir merata di seluruh Kecamatan di Kabupaten Gianyar. Namun ada dua kecamatan dengan peningkatan terbanyak, yakni Kecamatan Payangan dan Tegallalang. 

Meskipun ada saat Idul Adha kemarin banyak sapi yang dijual, namun jumlahnya kembali normal karena peternak kembali meningkatkan jumlah sapi peliharaannya. “Walau pada saat Idul Adha beberapa waktu lalu banyak sapi yang dijual, namun peternak kembali membeli bibit sapi untuk dikembangkan,” imbuhnya.

Saat ini kata dia, untuk bibit sapi Bali, rata-rata dengan dibeli peternak dengan harga Rp 7,5 Juta dan sapi yang sudah dewasa dijual dengan berat 300 kg mencapai Rp 21 Juta. Kemudian sapi dengan berat 400 kg bisa mencapai harga Rp 26 Juta. “Selain karena masyarakat banyak yang terjun ke pertanian, prospek memelihara sapi ini juga sangat bagus,” pungkasnya. 


GIANYAR, BALI EXPRESS – Populasi sapi di Kabupaten Gianyar meningkat drastis selama pandemi Covid-19. Hal itu terjadi akibat banyak warga yang terjun kembali ke sektor pertanian dan mencoba memelihara sapi.

Kabid Perbibitan dan Produksi Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, drh. Ngakan Putu Readi mengatakan bahwa sejak tahun 2020, populasi sapi di Gianyar mulai meningkat drastis. Dimana pada tahun 2019, populasi sapi di Gianyar tercatat sekitar 47.200 ekor, kemudian meningkat menjadi 49.100 di Tahun 2020 dan kini sudah menembus 50.000 ekor lebih. “Jadi bisa dikatakannya peningkatannya sangat drastis,” ujarnya Selasa (27/7).

Ditambahkannya jika peningkatan jumlah ternak sapi terjadi hampir merata di seluruh Kecamatan di Kabupaten Gianyar. Namun ada dua kecamatan dengan peningkatan terbanyak, yakni Kecamatan Payangan dan Tegallalang. 

Meskipun ada saat Idul Adha kemarin banyak sapi yang dijual, namun jumlahnya kembali normal karena peternak kembali meningkatkan jumlah sapi peliharaannya. “Walau pada saat Idul Adha beberapa waktu lalu banyak sapi yang dijual, namun peternak kembali membeli bibit sapi untuk dikembangkan,” imbuhnya.

Saat ini kata dia, untuk bibit sapi Bali, rata-rata dengan dibeli peternak dengan harga Rp 7,5 Juta dan sapi yang sudah dewasa dijual dengan berat 300 kg mencapai Rp 21 Juta. Kemudian sapi dengan berat 400 kg bisa mencapai harga Rp 26 Juta. “Selain karena masyarakat banyak yang terjun ke pertanian, prospek memelihara sapi ini juga sangat bagus,” pungkasnya. 


Most Read

Artikel Terbaru

/