alexametrics
26.5 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Satgas BLBI Sita Eks Hotel The Lorin Bali Resort and Spa, Ada Apa?

GIANYAR, BALI EXPRESS – Eks Hotel The Lorin Bali Resort and Spa di Jalan Bay Pass Ida Bagus Mantra, memasuki Banjar Saba, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, dipasangi plang penyitaan oleh Satgas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI0 Rabu (27/7) sekitar pukul 09.00 WITA.

 

Penyitaan aset milik konglomerat dalam kasus BLBI yang kini dikuasai negara itu dipimpin oleh AKBP Yohanes Ricart dan ditandai dengan pemasangan plang aset sitaan/penguasaan fisik atas sebidang tanah dan bangunan eks Hotel The Lorin Bali Resort and SPA Jalan Lintas Denpasar-Saba bay Banjar Saba Desa Saba Kecamatan Blahbatuh Kabupaten Gianyar (PRK-b002874) eks Debitur PT. Tanjung Petanu, eks Bank Pesona Kridayana BBKU oleh Negara/Tim Satgas Gakkum BLBI.

 

Nampak sejumlah personel Polri dan TNI, hingga petugas KPK dan Kemenkeu turut serta mengamankan situasi dalam penyitaan tersebut. Selain itu juga hadir Tenaga Pengkaji Ditjen Kekayaan Negara Janur Indro, Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara an Lelang wilayah Denpasar (KPKNL) Denpasar Untung Sudarwanto, Kabag Ops Polres Gianyar AKBP I Wayan Latra, Kapolsek Blahbatuh Kompol I Ketut Suharto Giri, Kasat Intelkam Polres Gianyar AKP Bagus Nagara Baranacita, Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Ario Seno Wimoko, Kasat Samapta Polres Gianyar AKP I Made Gede Widia Adnyana, Perbekel Saba Ketut Redhana, hingga Kadus Saba Gusti Ngurah Ari Payadnya.

Baca Juga :  Kejari Tabanan Tahan Dua Tersangka Korupsi LPD Belumbang

 

Tenaga Pengkaji Ditjen Kekayaan Negara Janur Indro menjelaskan bahwa aset di jalan lintas Denpasar-Saba adalah aset properti yang sudah diserahkan ke Negara karena sekitar 24 tahun yang lalu negara sudah mengucurkan uang namun belum dalam penguasaan secara penuh. “Sehingga perlu dilakukan langkah-langkah pengambilan untuk dapat digunakan sesuai hak pemanfaatan untuk kepentingan negara,” ujarnya.

 

Adapun luas aset adalah 33.090 M2 dan dalam kegiatan tersebut pihaknya melakukan penegasan kembali bahwa aset tersebut adalah hak negara. “Kita tegakkan haknya negara, masalah nantinya ada gugatan dipersilahkan kepada pihak-pihak yang juga merasa memiliki,” terangnya.

 

Sementara itu, Ketua Tim Satgas BLBI AKBP Yohanes Ricart usai kegiatan menerangkan bahwa sejatinya kegiatan tersebut merupakan penegasan kembali dan bukan merupakan kegiatan penyitaan. Sebab menurutnya aset tersebut merupakan aset milik Negara. Mengingat lokasi tanah ini juga diakui oleh PT. Tanjung Petanu. “Dimana dalam kasus BLBI, intinya perusahaan mempunyai utang dan dibantu oleh Negara sekitar tahun 1998. Namun perusahaan tidak bisa mengembalikan atau membayar sehingga hak ini menjadi hak pemberi bantuan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Anggota TNI Tewas Depan Kantor BPJS

 

Kegiatan itu sendiri dilakukan dengan pembukaan gembok, pembukaan plang milik PT. Tanjung Petanu pada tiga titik yaitu di pintu masuk sebelah utara, lokasi tanah aset dan batas tanah aset sebelah selatan yang juga diisi dengan penandatangan berita acara.


GIANYAR, BALI EXPRESS – Eks Hotel The Lorin Bali Resort and Spa di Jalan Bay Pass Ida Bagus Mantra, memasuki Banjar Saba, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, dipasangi plang penyitaan oleh Satgas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI0 Rabu (27/7) sekitar pukul 09.00 WITA.

 

Penyitaan aset milik konglomerat dalam kasus BLBI yang kini dikuasai negara itu dipimpin oleh AKBP Yohanes Ricart dan ditandai dengan pemasangan plang aset sitaan/penguasaan fisik atas sebidang tanah dan bangunan eks Hotel The Lorin Bali Resort and SPA Jalan Lintas Denpasar-Saba bay Banjar Saba Desa Saba Kecamatan Blahbatuh Kabupaten Gianyar (PRK-b002874) eks Debitur PT. Tanjung Petanu, eks Bank Pesona Kridayana BBKU oleh Negara/Tim Satgas Gakkum BLBI.

 

Nampak sejumlah personel Polri dan TNI, hingga petugas KPK dan Kemenkeu turut serta mengamankan situasi dalam penyitaan tersebut. Selain itu juga hadir Tenaga Pengkaji Ditjen Kekayaan Negara Janur Indro, Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara an Lelang wilayah Denpasar (KPKNL) Denpasar Untung Sudarwanto, Kabag Ops Polres Gianyar AKBP I Wayan Latra, Kapolsek Blahbatuh Kompol I Ketut Suharto Giri, Kasat Intelkam Polres Gianyar AKP Bagus Nagara Baranacita, Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Ario Seno Wimoko, Kasat Samapta Polres Gianyar AKP I Made Gede Widia Adnyana, Perbekel Saba Ketut Redhana, hingga Kadus Saba Gusti Ngurah Ari Payadnya.

Baca Juga :  Dermaga Diperbaiki, Sopir Truk Nginap 24 Jam di Padang Bai

 

Tenaga Pengkaji Ditjen Kekayaan Negara Janur Indro menjelaskan bahwa aset di jalan lintas Denpasar-Saba adalah aset properti yang sudah diserahkan ke Negara karena sekitar 24 tahun yang lalu negara sudah mengucurkan uang namun belum dalam penguasaan secara penuh. “Sehingga perlu dilakukan langkah-langkah pengambilan untuk dapat digunakan sesuai hak pemanfaatan untuk kepentingan negara,” ujarnya.

 

Adapun luas aset adalah 33.090 M2 dan dalam kegiatan tersebut pihaknya melakukan penegasan kembali bahwa aset tersebut adalah hak negara. “Kita tegakkan haknya negara, masalah nantinya ada gugatan dipersilahkan kepada pihak-pihak yang juga merasa memiliki,” terangnya.

 

Sementara itu, Ketua Tim Satgas BLBI AKBP Yohanes Ricart usai kegiatan menerangkan bahwa sejatinya kegiatan tersebut merupakan penegasan kembali dan bukan merupakan kegiatan penyitaan. Sebab menurutnya aset tersebut merupakan aset milik Negara. Mengingat lokasi tanah ini juga diakui oleh PT. Tanjung Petanu. “Dimana dalam kasus BLBI, intinya perusahaan mempunyai utang dan dibantu oleh Negara sekitar tahun 1998. Namun perusahaan tidak bisa mengembalikan atau membayar sehingga hak ini menjadi hak pemberi bantuan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Hasil Swab Negatif, Ratusan Taruna Poltrada Bali Dipulangkan

 

Kegiatan itu sendiri dilakukan dengan pembukaan gembok, pembukaan plang milik PT. Tanjung Petanu pada tiga titik yaitu di pintu masuk sebelah utara, lokasi tanah aset dan batas tanah aset sebelah selatan yang juga diisi dengan penandatangan berita acara.


Most Read

Artikel Terbaru

/