alexametrics
26.5 C
Denpasar
Sunday, August 14, 2022

Seorang Ibu Terluka, Diduga Kena Peluru Nyasar Senapan Angin

GIANYAR, BALI EXPRESS – Seorang warga Banjar Bayad, Desa Melinggih Kelod, Kecamatan Payangan, Gianyar, diduga terkena peluru nyasar dari senapan angin, Selasa (26/7).

 

Peluru senapan angin tersebut mengenai bagian kepala NWS, 43. Akibatnya kepala korban pun terluka dan mendapatkan dua jahitan.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, sekitar pukul 15.30 WITA korban yang sedang kurang enak badan tidur di dapur dengan posisi kepala menghadap ke timur. Namun beberapa saat kemudian ada benda yang membentur kepalanya. “Saat itu juga korban langsung pusing dan meraba kepalanya, ternyata darah telah mengucur sehingga korban berteriak memanggil suaminya,” ujar salah seorang sumber yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga :  Bangkitkan Ekonomi Rakyat, Hanura Dukung Lomba Layangan

 

Pada saat bersamaan, suami korban MS, usai meminum kopi di dapur langsung menuju gudang pakan babi dan hendak memakai sepatu boot. Namun tiba-tiba terdengar suara senapan angin dan benturan benda di seng. “Selanjutnya terdengar suara teriakan korban sehingga suami korban berlari menuju dapur,” imbuh sumber.

 

Sesampainya di dapur, ia sudah mendapati kepala bagian kiri korban mengeluarkan darah segar yang mengucur hingga ke leher. Korban kemudian dilarikan ke RSU Payangan guna mendapatkan penanganan medis. Dan ternyata korban mengalami luka terbuka bagian kepala depan sebelah kiri sehingga harus mendapatkan dua jaritan. Sayangnya, hingga saat ini benda yang diduga proyektil senapan angin tersebut belum ditemukan.

Baca Juga :  Bangunan Berdiri di Jalur Hijau Marak di Gianyar

 

Peristiwa itu pun sempat dibagikan pada grup WhatsApp warga setempat sampai akhirnya diunggah ke akun-akun berbagi informasi baik di Facebook maupun Instagram.

 

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Payangan, AKP I Putu Agus Ady Wijaya mengatakan jika peristiwa itu tidak dilaporkan kepada pihak kepolisian. “Yang bersangkutan tidak melapor,” ujarnya Rabu (27/7).

 

Kendatipun demikian pihaknya akan tetap melakukan penyelidikan mengenai hal tersebut. Ia pun mengatakan jika peluru senapan angin yang mengenai orang lain maka pelaku bisa dikenakan hukuman pidana. “Sehingga kami imbau kepada siapapun yang memiliki senapan angin agar tidak menembak sembarangan, apalagi sampai mengenai orang,” tandasnya.


GIANYAR, BALI EXPRESS – Seorang warga Banjar Bayad, Desa Melinggih Kelod, Kecamatan Payangan, Gianyar, diduga terkena peluru nyasar dari senapan angin, Selasa (26/7).

 

Peluru senapan angin tersebut mengenai bagian kepala NWS, 43. Akibatnya kepala korban pun terluka dan mendapatkan dua jahitan.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, sekitar pukul 15.30 WITA korban yang sedang kurang enak badan tidur di dapur dengan posisi kepala menghadap ke timur. Namun beberapa saat kemudian ada benda yang membentur kepalanya. “Saat itu juga korban langsung pusing dan meraba kepalanya, ternyata darah telah mengucur sehingga korban berteriak memanggil suaminya,” ujar salah seorang sumber yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga :  Emosi dan Mabuk, Residivis Hajar Bapak Tiri

 

Pada saat bersamaan, suami korban MS, usai meminum kopi di dapur langsung menuju gudang pakan babi dan hendak memakai sepatu boot. Namun tiba-tiba terdengar suara senapan angin dan benturan benda di seng. “Selanjutnya terdengar suara teriakan korban sehingga suami korban berlari menuju dapur,” imbuh sumber.

 

Sesampainya di dapur, ia sudah mendapati kepala bagian kiri korban mengeluarkan darah segar yang mengucur hingga ke leher. Korban kemudian dilarikan ke RSU Payangan guna mendapatkan penanganan medis. Dan ternyata korban mengalami luka terbuka bagian kepala depan sebelah kiri sehingga harus mendapatkan dua jaritan. Sayangnya, hingga saat ini benda yang diduga proyektil senapan angin tersebut belum ditemukan.

Baca Juga :  Tembus Pasar Nasional, Kue Iku-iku Tulikup Terus Dikembangkan

 

Peristiwa itu pun sempat dibagikan pada grup WhatsApp warga setempat sampai akhirnya diunggah ke akun-akun berbagi informasi baik di Facebook maupun Instagram.

 

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Payangan, AKP I Putu Agus Ady Wijaya mengatakan jika peristiwa itu tidak dilaporkan kepada pihak kepolisian. “Yang bersangkutan tidak melapor,” ujarnya Rabu (27/7).

 

Kendatipun demikian pihaknya akan tetap melakukan penyelidikan mengenai hal tersebut. Ia pun mengatakan jika peluru senapan angin yang mengenai orang lain maka pelaku bisa dikenakan hukuman pidana. “Sehingga kami imbau kepada siapapun yang memiliki senapan angin agar tidak menembak sembarangan, apalagi sampai mengenai orang,” tandasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/