alexametrics
27.6 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Jelang Turun Rekomendasi, Kembang Hartawan Urus SKCK 

NEGARA, BALI EXPRESS – Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Jembrana, Kamis siang (27/8) datang ke Mapolres Jembrana. Kembang yang datang bersama ajudannya, mengaku mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Detemui di ruang sidik jari, Kembang mengatakan SKCK sebagai kelengkapan administrasi keperluan Pilkada Serentak 2020. “”Ya, ini untuk persiapan. Saya kesini (Polres Jembrana) untuk mengurus kelengkapan administrasi pendaftaran calon kepala daerah,” ujarnya.

Jika tidak ada halangan, lanjut Kembang, pendaftaran ke KPU Jembrana akan direncanakan tanggal 4 September mendatang. Namun tentunya melalui rapat terlebih dulu. “Terkait persiapan, tentu sudah dilakukan. Persiapan diri juga sudah. Kalau target, belum bicara target,” jelasnya.

Baca Juga :  KIP Bali Apresiasi Pelaporan Bantuan APP Gunung Agung

Saat disinggung beredarnya isu pengkondisian dukungan seperti dalam video oleh sejumlah kepala lingkungan (Kaling) dan Kelian Dusun (Kadus) terhadap dirinya yang tersebar masif di media sosial facebook, Kembang yang digadang-gadang bersanding dengan I Ketut Sugiasa sebagai calon wakilnya, menepis hal tersebut.

Bahkan, Kembang menegaskan kalau dirinya justru melarang tindakan seperti itu, walaupun belum ada calon dan dirinya juga belum menjadi calon.

“Justru saya larang, walaupun menurut saya sah-sah saja mereka, karena saya belum menjadi calon, tetapi saya larang. Ada bukti kok saya larang,” tegasnya.

Kalaupun mau mendukung, sambung Kembang, lakukan sesuai dengan mekanisme dan aturan yang ada. “Justru saya tegur, Pak kelian jangan begitu, jangan menyusahkan saya. Kalau dukung, sesuai mekanisme saja,” imbuhnya.

Baca Juga :  Inspektorat Bali Minta Sumbangan Pandemi Covid-19 Wajib Dicatat

Sementara itu, terkait isu dukungan dari sejumlah Kaling dan Kadus ini, Ketua Bawaslu Jembrana, Pande Made Ady Muliawan, saat dikonfirmasi, Kamis (27/8) sore, mengatakan, masih melakukan penelusuran, kendati belum ada laporan resmi ke Bawaslu Jembrana. “Laporan belum ada, tapi isu ini kami pakai sebagai informasi awal untuk melakukan penelusuran,” ujarnya. 


NEGARA, BALI EXPRESS – Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Jembrana, Kamis siang (27/8) datang ke Mapolres Jembrana. Kembang yang datang bersama ajudannya, mengaku mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Detemui di ruang sidik jari, Kembang mengatakan SKCK sebagai kelengkapan administrasi keperluan Pilkada Serentak 2020. “”Ya, ini untuk persiapan. Saya kesini (Polres Jembrana) untuk mengurus kelengkapan administrasi pendaftaran calon kepala daerah,” ujarnya.

Jika tidak ada halangan, lanjut Kembang, pendaftaran ke KPU Jembrana akan direncanakan tanggal 4 September mendatang. Namun tentunya melalui rapat terlebih dulu. “Terkait persiapan, tentu sudah dilakukan. Persiapan diri juga sudah. Kalau target, belum bicara target,” jelasnya.

Baca Juga :  Tiga SD Di Tabanan Digelontor Dana Pembangunan Perpustakaan

Saat disinggung beredarnya isu pengkondisian dukungan seperti dalam video oleh sejumlah kepala lingkungan (Kaling) dan Kelian Dusun (Kadus) terhadap dirinya yang tersebar masif di media sosial facebook, Kembang yang digadang-gadang bersanding dengan I Ketut Sugiasa sebagai calon wakilnya, menepis hal tersebut.

Bahkan, Kembang menegaskan kalau dirinya justru melarang tindakan seperti itu, walaupun belum ada calon dan dirinya juga belum menjadi calon.

“Justru saya larang, walaupun menurut saya sah-sah saja mereka, karena saya belum menjadi calon, tetapi saya larang. Ada bukti kok saya larang,” tegasnya.

Kalaupun mau mendukung, sambung Kembang, lakukan sesuai dengan mekanisme dan aturan yang ada. “Justru saya tegur, Pak kelian jangan begitu, jangan menyusahkan saya. Kalau dukung, sesuai mekanisme saja,” imbuhnya.

Baca Juga :  KIP Bali Apresiasi Pelaporan Bantuan APP Gunung Agung

Sementara itu, terkait isu dukungan dari sejumlah Kaling dan Kadus ini, Ketua Bawaslu Jembrana, Pande Made Ady Muliawan, saat dikonfirmasi, Kamis (27/8) sore, mengatakan, masih melakukan penelusuran, kendati belum ada laporan resmi ke Bawaslu Jembrana. “Laporan belum ada, tapi isu ini kami pakai sebagai informasi awal untuk melakukan penelusuran,” ujarnya. 


Most Read

Artikel Terbaru

/