alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

Kodam IX/Udayana Gencarkan Isoter dan Terjunkan Seribu Tracer

DENPASAR, BALI EXPRESS – Berbagai upaya terus dilakukan Kodam IX/Udayana bersama instansi terkait dalam menekan penyebaran Covid-19. Seperti dengan menggencarkan Tracing dan Isolasi terpusat (Isoter) bagi warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 163/Wira Satya, Mayor Arm Ida Bagus Putu Diana Sukertia menuturkan, Kodam IX/Udayana menjelaskan, menggencarkan Isoter salah satunya dengan TNI/Polri dan instansi terkait lainnya melakukan penjemputan terhadap pasien yang menjalani isolasi mandiri agar mengikuti isoter di tempat yang sudah disediakan. 

Sehingga tidak lagi ada warga isoman yang malah menularkan Covid-19 kepada keluarga atau kerabat terdekatnya. “Penjemputan setiap hari dilakukan, bagusnya lagi jika ada masyarakat yang terpapar, tau dirinya terpapar dan melapor diri, Satgas akan siap menjemput mereka untuk ke tempat isoter,” tandasnya pada Jumat (27/8).

Selain itu, tidak perlu khawatir terkait tempat yang disediakan pemerintah. Sebab dari awal sudah menyediakan tempat yang memadai. “Dari menu makanan disiapkan, pola prilaku diatur bagaimana bangun pagi sampai istirahat, kemudaian obat dan vitaminnya juga disiapkan,” tambahnya.

Setiap harinya, petugas gabungan dapat melakukan penjemputan terhadap 400 hingga 500 Pasien isoman menuju Isoter. Sementara itu Kodam IX/Udayana juga telah menurunkan sebanyak seribu personil yang bertindak sebagai tracer. Mereka tersebar di setiap wilayah yang ada di Bali.

“Kami mencari dan mencari sampai ke wilayah-wilayah, untuk melihat bagaimana kondisi masyarakat, jika ditemukan yang positif, kami sampaikan dan sosialisasikan penanganan yang tepat,” ujarnya. Sehingga, warga yang terdeteksi oleh tracer terkonfirmasi positif Covid-19, baru akan dijemput oleh TNI/Polri dan instansi terkait untuk melakukan isolasi terpusat.

Upaya yang telah dilakukan dan sedang digencarkan ini, disebutnya memberikan dampak positif yakni menurunkan trend kasus positif Covid-19. “Dari progres yang kami lihat, dari data yang ada selama sekarang yang sudah diketahui, menunjukan trend penurunan kasus Covid-19 di Bali,” tuturnya.

Pihaknya pun tetap mengingatkan pentingnya penerapan prokes. Mayor Ida Bagus berucap, jika orang sudah berprdoman pada prokes tentunya akan menghindarkan mereka dari terpapar Covid-19. Selain itu alangkah bagusnya masyarakat kembali hidup sehat dan hidup bersih. “Jangan sampailah harus diisolasi, kan lebih baik sehat, caranya jaga imun dan pola hidup sehat serta bersih. Termasuk kedepankan protokol kesehatan,” tutupnya. (ges)


DENPASAR, BALI EXPRESS – Berbagai upaya terus dilakukan Kodam IX/Udayana bersama instansi terkait dalam menekan penyebaran Covid-19. Seperti dengan menggencarkan Tracing dan Isolasi terpusat (Isoter) bagi warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 163/Wira Satya, Mayor Arm Ida Bagus Putu Diana Sukertia menuturkan, Kodam IX/Udayana menjelaskan, menggencarkan Isoter salah satunya dengan TNI/Polri dan instansi terkait lainnya melakukan penjemputan terhadap pasien yang menjalani isolasi mandiri agar mengikuti isoter di tempat yang sudah disediakan. 

Sehingga tidak lagi ada warga isoman yang malah menularkan Covid-19 kepada keluarga atau kerabat terdekatnya. “Penjemputan setiap hari dilakukan, bagusnya lagi jika ada masyarakat yang terpapar, tau dirinya terpapar dan melapor diri, Satgas akan siap menjemput mereka untuk ke tempat isoter,” tandasnya pada Jumat (27/8).

Selain itu, tidak perlu khawatir terkait tempat yang disediakan pemerintah. Sebab dari awal sudah menyediakan tempat yang memadai. “Dari menu makanan disiapkan, pola prilaku diatur bagaimana bangun pagi sampai istirahat, kemudaian obat dan vitaminnya juga disiapkan,” tambahnya.

Setiap harinya, petugas gabungan dapat melakukan penjemputan terhadap 400 hingga 500 Pasien isoman menuju Isoter. Sementara itu Kodam IX/Udayana juga telah menurunkan sebanyak seribu personil yang bertindak sebagai tracer. Mereka tersebar di setiap wilayah yang ada di Bali.

“Kami mencari dan mencari sampai ke wilayah-wilayah, untuk melihat bagaimana kondisi masyarakat, jika ditemukan yang positif, kami sampaikan dan sosialisasikan penanganan yang tepat,” ujarnya. Sehingga, warga yang terdeteksi oleh tracer terkonfirmasi positif Covid-19, baru akan dijemput oleh TNI/Polri dan instansi terkait untuk melakukan isolasi terpusat.

Upaya yang telah dilakukan dan sedang digencarkan ini, disebutnya memberikan dampak positif yakni menurunkan trend kasus positif Covid-19. “Dari progres yang kami lihat, dari data yang ada selama sekarang yang sudah diketahui, menunjukan trend penurunan kasus Covid-19 di Bali,” tuturnya.

Pihaknya pun tetap mengingatkan pentingnya penerapan prokes. Mayor Ida Bagus berucap, jika orang sudah berprdoman pada prokes tentunya akan menghindarkan mereka dari terpapar Covid-19. Selain itu alangkah bagusnya masyarakat kembali hidup sehat dan hidup bersih. “Jangan sampailah harus diisolasi, kan lebih baik sehat, caranya jaga imun dan pola hidup sehat serta bersih. Termasuk kedepankan protokol kesehatan,” tutupnya. (ges)


Most Read

Artikel Terbaru

/