Minggu, 24 Oct 2021
Bali Express
Home / Bali
icon featured
Bali

Kejari Buru Aktor Lain Kasus Bedah Rumah di Karangasem

27 September 2021, 20: 01: 31 WIB | editor : I Putu Suyatra

Kejari Buru Aktor Lain Kasus Bedah Rumah di Karangasem

Kasintel Kejari Karangasem I Dewa Gede Semara Putra (DOK. BALI EXPRESS)

Share this      

AMLAPURA, BALI EXPRESS - Sidang kasus dugaan korupsi bedah rumah di Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, Karangasem memang tengah berjalan di Pengadilan Negeri Tipikor Denpasar. Namun, Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem tampaknya sudah ancang-ancang untuk mengembangkan kasus tersebut.

Perburuan aktor-aktor lain dalam perkara yang menelan dana Rp 20,25 miliar tersebut bakal dilakukan. Untuk mengarah ke sana, Kejari Karangasem masih perlu mengamati fakta-fakta persidangan. Artinya, pengembangan terhadap pihak-pihak lainnya bisa saja dilakukan setelah ada pertimbangan dalam putusan majelis hakim.

"Kita lihat bagaimana pertimbangan dalam putusan hakim terhadap pihak-pihak yang terlibat. Penyidik tentu siap menindaklanjuti," tegas Kasintel Kejari Karangasem I Dewa Gede Semara Putra seizin Kepala Kejari Aji Kalbu Pribadi, Senin (27/9) malam.

Baca juga: Kasus Dugaan Korupsi LPD Anturan, Penyidik Tunggu Audit Inspektorat

Pihak Kejari Karangasem juga menegaskan berupaya percepat penyelesaian kasus itu. Mengingat kasus itu tengah menjadi atensi publik. Perkara dugaan korupsi pengadaan 512 ribu masker scuba oleh Dinas Sosial Karangasem juga tak kalah heboh di masyarakat.

Terkait itu, Kejari Karangasem juga tengah berupaya agar kasus masker dapat menemui titik terang. Penetapan tersangka bisa dilakukan segera untuk kemudian dilimpahkan ke PN Tipikor Denpasar. Kini tinggal menunggu hasil penghitungan nilai kerugian negara yang dimunculkan pengadaan masker tersebut.

Kata Semara Putra, pihaknya kembali akan melakukan ekpose perkara lanjutan dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Bali. Sebelumnya, dirinya menyebut penanganan perkara sudah 95 persen.

Untuk diketahui, pengadaan masker scuba di Dinas Sosial Karangasem didalami Kejari Karangasem sejak beberapa bulan lalu. Perkara pengadaan masker pada pertengahan 2020 itu diduga terdapat penyimpangan. Anggaran yang dikucurkan mencapai Rp 2,9 miliar.

(bx/aka/yes/JPR)

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia