alexametrics
27.8 C
Denpasar
Sunday, June 26, 2022

8 Tahun Yayasan Tapak Dara, Tak Surut Gelar Aksi Sosial

GIANYAR, BALI EXPRESS – Berlandaskan konsep ajaran Tri Hita Karana, Yayasan Tapak Dara terus menjaga hubungan harmonis berketuhanan, sesama manusia, dan lingkungan. 

Di hari jadi yang ke delapan tahun, Yayasan Tapak Dara kembali melakukan aksi kemanusiaan donor darah di Balai Banjar Pande Desa Sumita, Kecamatan Gianyar. Bahkan, selama 8 tahun berdiri Yayasan tersebut telah menyumbangkan 975 kantong darah.

Ketua panitia penyelenggara kegiatan, Nyoman Wira Sugiarta menjelaskan, hubungan harmonis antarsesama manusia diciptakan dengan saling menjaga tali persaudaraan. Salah satunya dengan tetap melakukan kegiatan kemanusiaan seperti donor darah.

“Bagian dari menjaga keharmonisan dengan sesama, saling mengasihi, kami di sini lakukan dengan donor darah,” terangnya, Minggu (27/12).

Donor darah dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Tapak Dara yang ke-8 kali ini, berhasil terkumpul 46 kantong darah. “Setiap tahun peringatan HUT Tapak Dara diisi dengan kegiatan donor darah. Jika dihitung, sampai tahun ini, Yayasan Tapak Dara telah menyumbangkan setidaknya 975 kantong darah bagi yang memerlukan,” terangnya.

Sebagai bukti komitmen untuk terus membantu dan melakukan aksi sosial, sebanyak 27 orang anggota Yayasan Tapak Dara menerima penghargaan. 

“Kali ini juga ada pemberian semacam penghargaan dari PMI kepada 27 anggota kami yang telah melakukan beberapa kali aksi donor darah. Ada yang sudah melakukan  10 hingga 30 kali melakukan donor darah,”sambung Wira Sugiarta.

Harapannya, dengan dilaksanakan donor darah dapat membantu masyarakat yang sedang membutuhkan darah. Ditambahkannya, Yayasan Tapak Dara juga memberikan minyak ‘Nirwana Oil’ kepada 100 lansia yang ada di Desa Sumita.

Selain aksi kemanusiaan, Yayasan Tapak Dara juga menanam pohon kelapa Daksina di areal Pura Dalem desa setempat. “Kami juga menanam pohon kelapa Daksina, tujuannya nanti untuk kebutuhan upakara, khususnya kelapa, agar   tidak mendatangkan lagi dari luar karena di sini sudah ada,”tandasnya. 

Tanaman upakara lainnya yang ditanam adalah pisang seribu karena keunggulannya yang memiliki buah banyak, sehingga sangat cocok digunakan sebagai sarana upakara.

Wira Sugiarta juga mengucapkan banyak terimakasih kepada PMI Kabupaten Gianyar yang telah membantu dalam menyukseskan acara donor darah. ” Kami  berharap kegiatan yang dilaksanakan Yayasan Tapak Dara kedepannya dapat berjalan dengan baik dan terus melaksanakan aksi kemanusiaan,” pungkasnya. 


GIANYAR, BALI EXPRESS – Berlandaskan konsep ajaran Tri Hita Karana, Yayasan Tapak Dara terus menjaga hubungan harmonis berketuhanan, sesama manusia, dan lingkungan. 

Di hari jadi yang ke delapan tahun, Yayasan Tapak Dara kembali melakukan aksi kemanusiaan donor darah di Balai Banjar Pande Desa Sumita, Kecamatan Gianyar. Bahkan, selama 8 tahun berdiri Yayasan tersebut telah menyumbangkan 975 kantong darah.

Ketua panitia penyelenggara kegiatan, Nyoman Wira Sugiarta menjelaskan, hubungan harmonis antarsesama manusia diciptakan dengan saling menjaga tali persaudaraan. Salah satunya dengan tetap melakukan kegiatan kemanusiaan seperti donor darah.

“Bagian dari menjaga keharmonisan dengan sesama, saling mengasihi, kami di sini lakukan dengan donor darah,” terangnya, Minggu (27/12).

Donor darah dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Tapak Dara yang ke-8 kali ini, berhasil terkumpul 46 kantong darah. “Setiap tahun peringatan HUT Tapak Dara diisi dengan kegiatan donor darah. Jika dihitung, sampai tahun ini, Yayasan Tapak Dara telah menyumbangkan setidaknya 975 kantong darah bagi yang memerlukan,” terangnya.

Sebagai bukti komitmen untuk terus membantu dan melakukan aksi sosial, sebanyak 27 orang anggota Yayasan Tapak Dara menerima penghargaan. 

“Kali ini juga ada pemberian semacam penghargaan dari PMI kepada 27 anggota kami yang telah melakukan beberapa kali aksi donor darah. Ada yang sudah melakukan  10 hingga 30 kali melakukan donor darah,”sambung Wira Sugiarta.

Harapannya, dengan dilaksanakan donor darah dapat membantu masyarakat yang sedang membutuhkan darah. Ditambahkannya, Yayasan Tapak Dara juga memberikan minyak ‘Nirwana Oil’ kepada 100 lansia yang ada di Desa Sumita.

Selain aksi kemanusiaan, Yayasan Tapak Dara juga menanam pohon kelapa Daksina di areal Pura Dalem desa setempat. “Kami juga menanam pohon kelapa Daksina, tujuannya nanti untuk kebutuhan upakara, khususnya kelapa, agar   tidak mendatangkan lagi dari luar karena di sini sudah ada,”tandasnya. 

Tanaman upakara lainnya yang ditanam adalah pisang seribu karena keunggulannya yang memiliki buah banyak, sehingga sangat cocok digunakan sebagai sarana upakara.

Wira Sugiarta juga mengucapkan banyak terimakasih kepada PMI Kabupaten Gianyar yang telah membantu dalam menyukseskan acara donor darah. ” Kami  berharap kegiatan yang dilaksanakan Yayasan Tapak Dara kedepannya dapat berjalan dengan baik dan terus melaksanakan aksi kemanusiaan,” pungkasnya. 


Most Read

Artikel Terbaru

/