alexametrics
27.8 C
Denpasar
Saturday, June 25, 2022

Jumlah Penumpang Turun, Kapal Pelabuhan Padangbai Pindah Lintasan

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Jumlah penumpang dan angkutan yang menyeberang dari Bali melalui Pelabuhan Padangbai, Kecamatan Manggis, Karangasem menuju Pelabuhan Lembar, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dilaporkan menurun. Aktivitas penyeberangan berbeda dari biasanya. Dulu, menjelang Natal dan Tahun Baru penyeberangan biasanya padat.

Penurunan terjadi hingga 50 persen. Biasanya rata-rata ada 200-300 unit kendaraan setiap hari, tapi belakangan jumlahnya hanya sekitar 100 unit per hari. Selain karena pandemi yang mengakibatkan minimnya jumlah penumpang, faktor lain juga karena ada rute penyeberangan baru dari Banyuwangi langsung menuju Lembar, Lombok.

Karena itu juga, beberapa perusahaan kapal feri yang semula melayani penyeberangan Pelabuhan Padangbai ke Lembar, kabarnya bakal beralih lintasan. Kepala KSOP Padangbai Ni Luh Putu Eka Suyasmin mengakui, ada lima kapal yang berencana alih lintasan. Namun baru dua feri yang memperoleh izin. Sisanya berproses.

Minimnya penumpang, ditengarai membuat beberapa perusahaan kapal memilih beralih ke rute baru tersebut. “Penurunan ini termasuk penumpang pejalan kaki dan kendaraan pribadi seperti sepeda motor dan mobil. Selain karena Covid-19 yang membuat masyarakat enggan bepergian ke luar daerah, juga karena syarat dokumen yang harus disiapkan,” imbuh Eka Suyasmin.

Suyasmin menjelaskan, jumlah trip mencapai 14 hingga 17 kali. Ada 20 lebih kapal yang masih melayani penyeberangan Bali tujuan Lombok. Hanya saja situasi di pelabuhan kini sepi. Tidak ada antrean panjang seperti biasanya.

Terkait rute penyeberangan baru, Suyasmin menyebut kemungkinan kendaraan, seperti bus dan kendaraan logistik dari Jawa ke NTB dan sekitarnya memilih bongkar muat di Banyuwangi. Ini sekaligus menghemat biaya dan waktu tempuh.

Di samping itu, otoritas pelabuhan juga masih memperketat pemeriksaan dokumen syarat menyeberang seperti surat keterangan hasil tes negatif Covid-19. Ini tetap dilakukan untuk pastikan semua penumpang masuk Bali atau keluar tidak terjangkit virus.


AMLAPURA, BALI EXPRESS – Jumlah penumpang dan angkutan yang menyeberang dari Bali melalui Pelabuhan Padangbai, Kecamatan Manggis, Karangasem menuju Pelabuhan Lembar, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dilaporkan menurun. Aktivitas penyeberangan berbeda dari biasanya. Dulu, menjelang Natal dan Tahun Baru penyeberangan biasanya padat.

Penurunan terjadi hingga 50 persen. Biasanya rata-rata ada 200-300 unit kendaraan setiap hari, tapi belakangan jumlahnya hanya sekitar 100 unit per hari. Selain karena pandemi yang mengakibatkan minimnya jumlah penumpang, faktor lain juga karena ada rute penyeberangan baru dari Banyuwangi langsung menuju Lembar, Lombok.

Karena itu juga, beberapa perusahaan kapal feri yang semula melayani penyeberangan Pelabuhan Padangbai ke Lembar, kabarnya bakal beralih lintasan. Kepala KSOP Padangbai Ni Luh Putu Eka Suyasmin mengakui, ada lima kapal yang berencana alih lintasan. Namun baru dua feri yang memperoleh izin. Sisanya berproses.

Minimnya penumpang, ditengarai membuat beberapa perusahaan kapal memilih beralih ke rute baru tersebut. “Penurunan ini termasuk penumpang pejalan kaki dan kendaraan pribadi seperti sepeda motor dan mobil. Selain karena Covid-19 yang membuat masyarakat enggan bepergian ke luar daerah, juga karena syarat dokumen yang harus disiapkan,” imbuh Eka Suyasmin.

Suyasmin menjelaskan, jumlah trip mencapai 14 hingga 17 kali. Ada 20 lebih kapal yang masih melayani penyeberangan Bali tujuan Lombok. Hanya saja situasi di pelabuhan kini sepi. Tidak ada antrean panjang seperti biasanya.

Terkait rute penyeberangan baru, Suyasmin menyebut kemungkinan kendaraan, seperti bus dan kendaraan logistik dari Jawa ke NTB dan sekitarnya memilih bongkar muat di Banyuwangi. Ini sekaligus menghemat biaya dan waktu tempuh.

Di samping itu, otoritas pelabuhan juga masih memperketat pemeriksaan dokumen syarat menyeberang seperti surat keterangan hasil tes negatif Covid-19. Ini tetap dilakukan untuk pastikan semua penumpang masuk Bali atau keluar tidak terjangkit virus.


Most Read

Artikel Terbaru

/