alexametrics
27.8 C
Denpasar
Saturday, June 25, 2022

Pemkot Denpasar Perketat Izin Cuti Pegawai untuk Libur Bersama  

DENPASAR, BALI EXPRESS – Sebagai upaya berkelanjutan untuk mendukung pencegahan dan memutus rantai penyebaran Covid-19, beragam langkah terus dioptimalkan Pemkot Denpasar. 

Kali ini, sebagai langkah antisipasi adanya penyebaran lewat pelaku perjalanan, Pemkot Denpasar melaksanakan pembatasan kegiatan bepergian ke luar daerah dan pengetatan pemberian cuti bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) selama libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2021 dalam masa pandemi Covid-19.

Hal itu ditegaskan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Jumat (25/13). Ia mengatakan bahwa kebijakan ini dilaksanakan dengan mempedomani Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020, Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2020, dan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 72 Tahun 2020.

Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan mampu menekan penyebaran Covid-19 pasca libur dan cuti bersama Nataru.

“Jika sangat mendesak untuk keluar daerah atau pulang kampung, wajib memperhatikan beberapa hal penting,” ujar Dewa Rai.

Hal penting yang dimaksud, yakni  pertama, selalu memperhatikan peta zonasi risiko penyebaran Covid-19 yang ditetapkan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19. Kedua, memperhatikan peraturan atau kebijakan pemerintah daerah asal dan tujuan perjalanan mengenai pembatasan keluar dan masuk orang. 

Ketiga, memperhatikan kriteria, persyaratan dan protokol perjalanan yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19. Dan, yang keempat yakni menerapkan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. “Sebisa mungkin untuk tidak keluar daerah, namun jika mendesak empat poin tersebut wajib diterapkan,” tegas Dewa Rai.

Selain pengetatan perjalanan keluar daerah, Pemkot Denpasar juga melaksanakan pengetatan pemberian cuti bagi ASN dan pegawai selama libur dan cuti bersama ini.

“Selain memenuhi persyaratan, pengajuan cuti, juga wajib mempertimbangkan kepentingan ASN atau pegawai yang hendak cuti. Jika sangat mendesak akan diizinkan. Namun jika tidak, sebisa mungkin agar menunda dulu,” ujarnya.

Dewa Rai menegaskan bahwa ASN dan pegawai, khususnya di Pemkot Denpasar juga akan dilaksanakan pemantauan lewat aplikasi absensi online. Sehingga dapat diketahui secara real time posisi pegawai dan ASN saat libur dan cuti bersama.

Bahkan, jika ada pelanggaran, akan diberikan sanksi hukuman disiplin sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomr 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dan Peraturan Pemerintah Nomor 49 tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja.

“Untuk menjadi perhatian bersama, bahwa SE ini berlaku sejak 22 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021 mendatang. Jadi, bagi para ASN dan pegawai di lingkungan Pemkot Denpasar agar dapat mengindahkan dan melaksanakan imbauan ini. Sehingga percepatan penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 dapat dimaksimalkan saat libur dan cuti bersama,”  pungkasnya


DENPASAR, BALI EXPRESS – Sebagai upaya berkelanjutan untuk mendukung pencegahan dan memutus rantai penyebaran Covid-19, beragam langkah terus dioptimalkan Pemkot Denpasar. 

Kali ini, sebagai langkah antisipasi adanya penyebaran lewat pelaku perjalanan, Pemkot Denpasar melaksanakan pembatasan kegiatan bepergian ke luar daerah dan pengetatan pemberian cuti bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) selama libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2021 dalam masa pandemi Covid-19.

Hal itu ditegaskan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Jumat (25/13). Ia mengatakan bahwa kebijakan ini dilaksanakan dengan mempedomani Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020, Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2020, dan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 72 Tahun 2020.

Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan mampu menekan penyebaran Covid-19 pasca libur dan cuti bersama Nataru.

“Jika sangat mendesak untuk keluar daerah atau pulang kampung, wajib memperhatikan beberapa hal penting,” ujar Dewa Rai.

Hal penting yang dimaksud, yakni  pertama, selalu memperhatikan peta zonasi risiko penyebaran Covid-19 yang ditetapkan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19. Kedua, memperhatikan peraturan atau kebijakan pemerintah daerah asal dan tujuan perjalanan mengenai pembatasan keluar dan masuk orang. 

Ketiga, memperhatikan kriteria, persyaratan dan protokol perjalanan yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19. Dan, yang keempat yakni menerapkan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. “Sebisa mungkin untuk tidak keluar daerah, namun jika mendesak empat poin tersebut wajib diterapkan,” tegas Dewa Rai.

Selain pengetatan perjalanan keluar daerah, Pemkot Denpasar juga melaksanakan pengetatan pemberian cuti bagi ASN dan pegawai selama libur dan cuti bersama ini.

“Selain memenuhi persyaratan, pengajuan cuti, juga wajib mempertimbangkan kepentingan ASN atau pegawai yang hendak cuti. Jika sangat mendesak akan diizinkan. Namun jika tidak, sebisa mungkin agar menunda dulu,” ujarnya.

Dewa Rai menegaskan bahwa ASN dan pegawai, khususnya di Pemkot Denpasar juga akan dilaksanakan pemantauan lewat aplikasi absensi online. Sehingga dapat diketahui secara real time posisi pegawai dan ASN saat libur dan cuti bersama.

Bahkan, jika ada pelanggaran, akan diberikan sanksi hukuman disiplin sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomr 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dan Peraturan Pemerintah Nomor 49 tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja.

“Untuk menjadi perhatian bersama, bahwa SE ini berlaku sejak 22 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021 mendatang. Jadi, bagi para ASN dan pegawai di lingkungan Pemkot Denpasar agar dapat mengindahkan dan melaksanakan imbauan ini. Sehingga percepatan penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 dapat dimaksimalkan saat libur dan cuti bersama,”  pungkasnya


Most Read

Artikel Terbaru

/