alexametrics
27.8 C
Denpasar
Saturday, June 25, 2022

Pramuka Jembrana Bedah Dua Kios Cukur Rambut Jadi BarberScout

NEGARA, BALI EXPRESS -Di masa pandemi Covid-19 ini, aktivitas dan kreativitas Pramuka Jembrana tidak pernah surut. Dengan Program Jaring Pengaman Ekonomi Penanggulangan Dampak Covid-19, Pramuka Jembrana melakukan aksi kreatif dengan membedah kios cukur rambut yang sebelumnya sederhana dan agak kumuh, menjadi lebih bersih plus tampilannya menarik.

Bahkan, desain interiornya dirancang ala millenial barbershop, sesuai segmennya yang menyasar anak muda. Dari segi penamaan, mengingatkan program ini dikerjakan oleh Pramuka, namanya disesuaikan menjadi BarberScout yang diresmikan Minggu (27/12).

Peresmian sore dilakukan Waka Kwarda Bali Bidang Usaha Kreatif Inovasi dan Sumberdaya I Gusti Ayu Diah Yuniti mewakili Ka. Kwarda Bali bersama Ketua Kwarcab Jembrana I Made Kembang Hartawan di Banjar Taman, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana.

Ketua Pantia Peresmian IB. Surya Putra menerangkan, ada dua kios cukur rambut yang dibedah. Satu berlokasi di Banjar Taman, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana dan satunya lagi di Lingkungan Ketapang, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara. 

Untuk mendapatkan bedah kios cukur rambut ini, sejumlah persyaratan wajib dipenuhi oleh penerima manfaat, diantaranya ber-KTP Jembrana, tempatnya milik sendiri, dan sudah melakoni pekerjaan sebagai tukang cukur, minimal dua tahun. 

“Kami juga memberikan satu paket peralatan untuk mencukur. Ini bantuan cuma-cuma dari Gerakan Pramuka Kwarcab Jembrana yang anggarannya bersumber dari Alokasi Dana Hibah Tahun 2020,” ujarnya.

Sementara Kakwarcab Jembrana I Made Kembang Hartawan menyebutkan, program bedah kios cukur ini bermula dari diskusi dengan pengurus Kwarcab, agar di masa pandemi ini Kwarcab Jembrana ikut peduli mengatasi dampak Covid-19, baik di sektor kesehatan maupun ekonomi. 

Dari pemikiran itu, salah satu ide yang  muncul dengan membedah kios cukur rambut menjadi BarberScout. Kembang berharap usaha Barbershop nantinya bisa lebih berkembang dan meningkatkan pendapatan. 

“Saat ini yang dicari selain kualitas juga suasananya. Kalau sudah seperti ini, saya yakin akan lebih banyak pelanggannya, apalagi ditambah dengan pelayanan yang baik,” terangnya.

Kembang berharap kedepan Pramuka Jembrana lebih banyak menggali ide-ide kreatif semacam ini. Tentunya melalui program-program yang langsung menyasar masyarakat, sehingga hasilnya dirasakan.

“Tidak hanya Barbershop seperti ini, kedepan kami buat bedah warung, dan coffee shop. Kami tau anak muda sekarang punya selera yang berbeda. Hal ini juga sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah di masa pandemi melalui program berbasis Jaring Pengaman Ekonomi,” imbuhnya.

Di sisi lain, Waka Kwarda Bali, Diah Yuniti menyebutkan, terobosan yang dilakukan Kwarcab Jembrana sangat luar biasa dan akan menginspirasi Kwarcab lainya. Diah Yuniti menilai, kreativitas ini baru satu-satunya di Bali. Pihaknya juga akan mendorong kreativitas Pramuka lainnya di seluruh Bali. 

Tempat cukur rambut Pramuka yang ada di Banjar Taman, Desa Batuagung inu dinamai Otok BarberScout, sedangkan yang di Lingkungan Ketapang, Kelurahan Lelateng bernama Ucup BarberScout. 


NEGARA, BALI EXPRESS -Di masa pandemi Covid-19 ini, aktivitas dan kreativitas Pramuka Jembrana tidak pernah surut. Dengan Program Jaring Pengaman Ekonomi Penanggulangan Dampak Covid-19, Pramuka Jembrana melakukan aksi kreatif dengan membedah kios cukur rambut yang sebelumnya sederhana dan agak kumuh, menjadi lebih bersih plus tampilannya menarik.

Bahkan, desain interiornya dirancang ala millenial barbershop, sesuai segmennya yang menyasar anak muda. Dari segi penamaan, mengingatkan program ini dikerjakan oleh Pramuka, namanya disesuaikan menjadi BarberScout yang diresmikan Minggu (27/12).

Peresmian sore dilakukan Waka Kwarda Bali Bidang Usaha Kreatif Inovasi dan Sumberdaya I Gusti Ayu Diah Yuniti mewakili Ka. Kwarda Bali bersama Ketua Kwarcab Jembrana I Made Kembang Hartawan di Banjar Taman, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana.

Ketua Pantia Peresmian IB. Surya Putra menerangkan, ada dua kios cukur rambut yang dibedah. Satu berlokasi di Banjar Taman, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana dan satunya lagi di Lingkungan Ketapang, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara. 

Untuk mendapatkan bedah kios cukur rambut ini, sejumlah persyaratan wajib dipenuhi oleh penerima manfaat, diantaranya ber-KTP Jembrana, tempatnya milik sendiri, dan sudah melakoni pekerjaan sebagai tukang cukur, minimal dua tahun. 

“Kami juga memberikan satu paket peralatan untuk mencukur. Ini bantuan cuma-cuma dari Gerakan Pramuka Kwarcab Jembrana yang anggarannya bersumber dari Alokasi Dana Hibah Tahun 2020,” ujarnya.

Sementara Kakwarcab Jembrana I Made Kembang Hartawan menyebutkan, program bedah kios cukur ini bermula dari diskusi dengan pengurus Kwarcab, agar di masa pandemi ini Kwarcab Jembrana ikut peduli mengatasi dampak Covid-19, baik di sektor kesehatan maupun ekonomi. 

Dari pemikiran itu, salah satu ide yang  muncul dengan membedah kios cukur rambut menjadi BarberScout. Kembang berharap usaha Barbershop nantinya bisa lebih berkembang dan meningkatkan pendapatan. 

“Saat ini yang dicari selain kualitas juga suasananya. Kalau sudah seperti ini, saya yakin akan lebih banyak pelanggannya, apalagi ditambah dengan pelayanan yang baik,” terangnya.

Kembang berharap kedepan Pramuka Jembrana lebih banyak menggali ide-ide kreatif semacam ini. Tentunya melalui program-program yang langsung menyasar masyarakat, sehingga hasilnya dirasakan.

“Tidak hanya Barbershop seperti ini, kedepan kami buat bedah warung, dan coffee shop. Kami tau anak muda sekarang punya selera yang berbeda. Hal ini juga sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah di masa pandemi melalui program berbasis Jaring Pengaman Ekonomi,” imbuhnya.

Di sisi lain, Waka Kwarda Bali, Diah Yuniti menyebutkan, terobosan yang dilakukan Kwarcab Jembrana sangat luar biasa dan akan menginspirasi Kwarcab lainya. Diah Yuniti menilai, kreativitas ini baru satu-satunya di Bali. Pihaknya juga akan mendorong kreativitas Pramuka lainnya di seluruh Bali. 

Tempat cukur rambut Pramuka yang ada di Banjar Taman, Desa Batuagung inu dinamai Otok BarberScout, sedangkan yang di Lingkungan Ketapang, Kelurahan Lelateng bernama Ucup BarberScout. 


Most Read

Artikel Terbaru

/