alexametrics
27.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Masih Jadi PR, Perbaikan Jalan Direncanakan Sepanjang 23 Kilometer

TABANAN, BALI EXPRESS – Program perbaikan jalan di Kabupaten Tabanan pada tahun ini masih akan menjadi pekerjaan rumah atau PR bagi pemerintah daerah setempat.

Kendati di 2021, program ini sudah dilaksanakan terhadap 21 paket ruas jalan bermodal pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Data Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Tabanan mencatat, total ruas jalan yang memperoleh perbaikan sepanjang 2021 sepanjang 93 kilometer.

Ruas sepanjang itu sebelumnya masuk ke dalam kategori rusak berat dari total Panjang jalan di Tabanan yang mencapai 863 kilometer.

“Dengan perbaikan tersebut, terjadi peningkatan kualitas jalan sebesar sembilan persen. Dari sebelumnya, di awal 2021, yang hanya 80 persen. Di akhir 2021 lalu menjadi 89 persen,” jelas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPRPKP Tabanan, I Gusti Ngurah Oka Kamasan, Jumat (28/1).

Dia menjelaskan, peningkatan kualitas jalan yang hanya sembilan persen tersebut disebabkan potensi pergeseran status kualitas jalan.

Artinya, dalam satu tahun, jalan yang tadinya masuk kategori rusak ringan bisa bergeser menjadi rusak sedang. Begitu juga dengan kategori rusak sedang bisa bergeser menjadi berat.


TABANAN, BALI EXPRESS – Program perbaikan jalan di Kabupaten Tabanan pada tahun ini masih akan menjadi pekerjaan rumah atau PR bagi pemerintah daerah setempat.

Kendati di 2021, program ini sudah dilaksanakan terhadap 21 paket ruas jalan bermodal pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Data Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Tabanan mencatat, total ruas jalan yang memperoleh perbaikan sepanjang 2021 sepanjang 93 kilometer.

Ruas sepanjang itu sebelumnya masuk ke dalam kategori rusak berat dari total Panjang jalan di Tabanan yang mencapai 863 kilometer.

“Dengan perbaikan tersebut, terjadi peningkatan kualitas jalan sebesar sembilan persen. Dari sebelumnya, di awal 2021, yang hanya 80 persen. Di akhir 2021 lalu menjadi 89 persen,” jelas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPRPKP Tabanan, I Gusti Ngurah Oka Kamasan, Jumat (28/1).

Dia menjelaskan, peningkatan kualitas jalan yang hanya sembilan persen tersebut disebabkan potensi pergeseran status kualitas jalan.

Artinya, dalam satu tahun, jalan yang tadinya masuk kategori rusak ringan bisa bergeser menjadi rusak sedang. Begitu juga dengan kategori rusak sedang bisa bergeser menjadi berat.


Most Read

Artikel Terbaru

/