alexametrics
28.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Dua Buruh Tepergok Maling Kucit Majikan

BANGLI, BALI EXPRESS- Dua orang buruh, yaitu Elyas Fanggi,26, dan Leonardus Pendi,22, mendekam di balik jeruji besi. Itu setelah keduanya terpergok mencuri tiga ekor kucit (anak babi) milik majikannya, I Nyoman Sucitra,39, asal Desa Abuan, Kecamatan Kintamani, Bangli.

Informasi yang didapat Bali Express (Jawa Pos Group), pencurian terjadi Sabtu (27/3) sekitar pukul 22.30. Aksi pencurian tersebut diketahui oleh Sucitra berawal dari kecurigannya. Tak biasanya, buruh asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menetap di rumah miliknya belum pulang dari kandang babi hingga larut malam. Kemudian, Sucitra berinisiatif mengecek ke kandang babi. Ia mengintip aktivitas kedua buruhnya di sana. Terlihat mereka bersekongkol mengambil tiga ekor kucit, dimasukkan ke karung putih. Lalu dinaikan ke sepeda motor Honda Beat DK 5396 DG.

Melihat kejadian itu, Sucitra berteriak sambil mengejar pelaku, hingga menarik pehatian warga sekitarnya. Pelaku berhasil diamankan malam itu. Lanjut dilaporkan ke Polsek Kintamani. Akibat kejadian itu, Sucitra mengalami kerugian sekitar Rp 3 juta.

Kapolsek Kintamani Kompol I Made Sutarjana membenarkan kejadian itu. Kedua pelaku sudah ditahan di Mapolsek Kintamani. Mereka ditetapkan sebagai tersangka Pasal 363 KUHP. Kepada polisi, keduanya mengaku nekat mencuri karena butuh uang untuk kebutuhan sehari-hari. “Alasannya himpitan ekonomi,” terang Sutarjana, Minggu (28/3).


BANGLI, BALI EXPRESS- Dua orang buruh, yaitu Elyas Fanggi,26, dan Leonardus Pendi,22, mendekam di balik jeruji besi. Itu setelah keduanya terpergok mencuri tiga ekor kucit (anak babi) milik majikannya, I Nyoman Sucitra,39, asal Desa Abuan, Kecamatan Kintamani, Bangli.

Informasi yang didapat Bali Express (Jawa Pos Group), pencurian terjadi Sabtu (27/3) sekitar pukul 22.30. Aksi pencurian tersebut diketahui oleh Sucitra berawal dari kecurigannya. Tak biasanya, buruh asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menetap di rumah miliknya belum pulang dari kandang babi hingga larut malam. Kemudian, Sucitra berinisiatif mengecek ke kandang babi. Ia mengintip aktivitas kedua buruhnya di sana. Terlihat mereka bersekongkol mengambil tiga ekor kucit, dimasukkan ke karung putih. Lalu dinaikan ke sepeda motor Honda Beat DK 5396 DG.

Melihat kejadian itu, Sucitra berteriak sambil mengejar pelaku, hingga menarik pehatian warga sekitarnya. Pelaku berhasil diamankan malam itu. Lanjut dilaporkan ke Polsek Kintamani. Akibat kejadian itu, Sucitra mengalami kerugian sekitar Rp 3 juta.

Kapolsek Kintamani Kompol I Made Sutarjana membenarkan kejadian itu. Kedua pelaku sudah ditahan di Mapolsek Kintamani. Mereka ditetapkan sebagai tersangka Pasal 363 KUHP. Kepada polisi, keduanya mengaku nekat mencuri karena butuh uang untuk kebutuhan sehari-hari. “Alasannya himpitan ekonomi,” terang Sutarjana, Minggu (28/3).


Most Read

Artikel Terbaru

/