alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

Kejari Terima Tersangka Kasus Perpajakan yang Rugikan Negara 

DENPASAR,BALI EXPRESS-Penyidik Polda Bali melimpahkan tersangka kasus tindak pidana perpajakan berinisial IK ke Kejari Denpasar, Rabu (28/4). 

Menurut Kasi Intel dan Humas Kejari Denpasar, Kadek Hari Supriyadi, tersangka IK diduga telah melakukan tindak pidana di bidang perpajakan, yaitu dengan sengaja menyampaikan  surat pemberitahuan (SPT) tahunan pajak penghasilan (PPH) wajib pajak orang pribadi dan atau keterangan, yang isinya tidak benar atau tidak lengkap. 

Perbuatan tersebut dilakukan pada tanggal 30 maret 2016 untuk tahun pajak 2015.  Atas perbuatan tersangka itulah mengakibatkan  kerugiaan pada pendapatan negara sebesar Rp. 2.280.921.952,00 ( dua miliar dua ratus delapan puluh juta sembilan ratus dua puluh satu ribu sembilan ratus lima puluh dua rupiah). 

Baca Juga :  Bupati Artha Ajak Terus Sosialisasikan Protokol Normal Baru Desa

“Tersangka dalam perkara ini disangka melanggar pasal 39 ayat (1) huruf d Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2009 dari PPNS (Penyidik Pegawai Negeri sipil) Direktorat Jendral Pajak Kanwil Bali,”ujar Kadek Hari Supriyadi, sembari menambahkan saat ini tersangka ditahan di Polda Bali. 


DENPASAR,BALI EXPRESS-Penyidik Polda Bali melimpahkan tersangka kasus tindak pidana perpajakan berinisial IK ke Kejari Denpasar, Rabu (28/4). 

Menurut Kasi Intel dan Humas Kejari Denpasar, Kadek Hari Supriyadi, tersangka IK diduga telah melakukan tindak pidana di bidang perpajakan, yaitu dengan sengaja menyampaikan  surat pemberitahuan (SPT) tahunan pajak penghasilan (PPH) wajib pajak orang pribadi dan atau keterangan, yang isinya tidak benar atau tidak lengkap. 

Perbuatan tersebut dilakukan pada tanggal 30 maret 2016 untuk tahun pajak 2015.  Atas perbuatan tersangka itulah mengakibatkan  kerugiaan pada pendapatan negara sebesar Rp. 2.280.921.952,00 ( dua miliar dua ratus delapan puluh juta sembilan ratus dua puluh satu ribu sembilan ratus lima puluh dua rupiah). 

Baca Juga :  Lomba Reong HUT Kota Singaraja, Satu Peserta Tidak Hadir

“Tersangka dalam perkara ini disangka melanggar pasal 39 ayat (1) huruf d Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2009 dari PPNS (Penyidik Pegawai Negeri sipil) Direktorat Jendral Pajak Kanwil Bali,”ujar Kadek Hari Supriyadi, sembari menambahkan saat ini tersangka ditahan di Polda Bali. 


Most Read

Artikel Terbaru

/