alexametrics
27.8 C
Denpasar
Wednesday, June 29, 2022

Laksmi Shari De Neefe Jadi Puteri Indonesia 2022, Ini Harapan Sang Ayah

GIANYAR, BALI EXPRESS – Untuk pertama kali putri perwakilan Bali terpilih menjadi Puteri Indonesia 2022. Penobatan pun dilakukan Jumat malam (27/5) di Jakarta. Ia adalah Laksmi Shari De Neefe Suardana, asal Jalan Bisma, Banjar Ubud Kaja, Kelurahan Ubud, Kecamatan Ubud, Gianyar, dara cantik kelahiran Ubud, 29 Januari 1996.

 

Dengan predikat Puteri Indonesia 2022, putri pasangan I Ketut Suardana dan Janet De Neefe itu pun akan mewakili Indonesia ke ajang Miss Universe.

 

Kepada Bali Express (Jawa Pos Group), ayah Laksmi, I Ketut Suardana mengungkapkan bahwa dirinya sangat terharu sekaligus bangga atas prestasi yang diraih oleh putrinya tersebut. “Ini sangat luat biasa, kami sekeluarga menghaturkan suksma, puja dan puji kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, para leluhur, Bethara, Bethari, Sesuhunan sami atas berkah dan anugerah yang telah diberikan sehingga Laksmi berhasil meraih predikat Puteri Indonesia 2022,” ujarnya saat dikonfirmasi Sabtu (28/5).

 

Pria yang merupakan pengusaha sekaligus Ketua PSSI Bali itu pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung keberhasilan Laksmi. Mulai dari Pemda Bali, Pemda Gianyar, keluarga, sahabat, kerabat dan seluruh masyarakat Bali. “Karena apa yang dicapai Laksmi hari ini juga berkat dukungan segala bentuk dari semua pihak,” imbuhnya.

 

Ia pun menuturkan jika Laksmi merupakan anak ketiga dari empat bersaudara. Laksmi memiliki kakak bernama Pratiwi Dewi De Neefe Suardana, dan Krishna Jovan De Neefe Suardana, dan seorang adik bernama Arjuna Satya De Neefe Suardana. Sehari-hari, Laksmi yang memiliki gelar Bachelor of Business Marketing in Fashion Business (Perancang Busana) dari Politecno Internazionale della Moda (Polimoda) di Kota Florence, Tuscany, Italia, itu dikenal sebagai gadis yang aktif berorganisasi, mengurus bisnis keluarga, dan aktif di yayasan Murda Swari Saraswati yang menaungi event Ubud Writers and Reader Festival. “Dia suka membaca, sastra, seni, olahraga juga suka,” lanjutnya.

 

Mengenai keikutsertaan Laksmi dalam ajang pageant tersebut, Suardana sendiri awalnya tidak mengetahui. Dan baru diberi tahu setelah Laksmi menjalani proses seleksi. “Mungkin dia lebih banyak cerita ke maminya, karena dia orangnya mandiri, kalau dengan saya dia lebih banyak diskusi tentang filsafat, tapi kita berikan dukungan penuh untuk dia menggapai cita-citanya,” paparnya.

 

Menurutnya perjalanan Laksmi sebagai Puteri Indonesia masih sangat panjang sehingga dirinya berharap Laksmi bisa menimba ilmu dan pengetahuan lebih banyak dari panitia penyelenggara dan berbagai pihak yang terlibat dalam kompetisi tersebut. “Kami berharap Laksmi bisa dibina dengan baik, apalagi dia akan mewakili Indonesia ke ajang Miss Universe, jadi harus lebih banyak belajar dan memahami,” sebutnya.

 

Sebab tak hanya mewakili Indonesia ke event Miss Universe, Laksmi juga mendapatkan amanat dari pihak Panitia dan Dewan Juri Pemilihan Puteri Indonesia sebagai duta wisata. Dimana sebagai duta wisata, dituntut bisa memulihkan pariwisata Bali akibat pandemi Covid-19.

“Terutama untuk recovery Bali sebagai destinasi wisata dunia  pasca Pandemi Covid-19. Doa dan dukungan kita untuk Laksmi adalah untuk kesuksesan kita semua,” tandas Suardana.

Laksmi Shari De Neefe Suardana berhasil menyisihkan puluhan putri dari berbagai provinsi di Indonesia pada ajang pemilihan Puteri Indonesia 2022. Keberhasilannya itu tentu tidak terlepas dari Brain, Beauty and Behavior yang dimilikinya.

 

Selain berparas cantik, Laksmi juga aktif dibidang literasi. Kecintaannya terhadap sastra mendorongnya menularkan semangat itu pada generasi muda. Ia pun mengangkat soal edukasi terutama ancaman penurunan literasi atau budaya baca pada generasi muda dalam ajang pemilihan Puteri Indonesia 2022. Disamping itu ia juga aktif diberbagai kegiatan social, mulai dari Book Club untuk Ubud Writers and Readers Festival sejak 2022, Klub Buku Narasi Bookshelf Tour 2021, moderator untuk peluncuran buku di Ubud Writers and Readers Festival 2021 dan Volunteer (sukarelawan) di Hope For Bali dan Yayasan Begawan. Ia juga mengunjungi Lembaga Pembinaan Khusus Anak IIB di Karangasem, Bali untuk mengajar bahasa dan sastra.


GIANYAR, BALI EXPRESS – Untuk pertama kali putri perwakilan Bali terpilih menjadi Puteri Indonesia 2022. Penobatan pun dilakukan Jumat malam (27/5) di Jakarta. Ia adalah Laksmi Shari De Neefe Suardana, asal Jalan Bisma, Banjar Ubud Kaja, Kelurahan Ubud, Kecamatan Ubud, Gianyar, dara cantik kelahiran Ubud, 29 Januari 1996.

 

Dengan predikat Puteri Indonesia 2022, putri pasangan I Ketut Suardana dan Janet De Neefe itu pun akan mewakili Indonesia ke ajang Miss Universe.

 

Kepada Bali Express (Jawa Pos Group), ayah Laksmi, I Ketut Suardana mengungkapkan bahwa dirinya sangat terharu sekaligus bangga atas prestasi yang diraih oleh putrinya tersebut. “Ini sangat luat biasa, kami sekeluarga menghaturkan suksma, puja dan puji kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, para leluhur, Bethara, Bethari, Sesuhunan sami atas berkah dan anugerah yang telah diberikan sehingga Laksmi berhasil meraih predikat Puteri Indonesia 2022,” ujarnya saat dikonfirmasi Sabtu (28/5).

 

Pria yang merupakan pengusaha sekaligus Ketua PSSI Bali itu pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung keberhasilan Laksmi. Mulai dari Pemda Bali, Pemda Gianyar, keluarga, sahabat, kerabat dan seluruh masyarakat Bali. “Karena apa yang dicapai Laksmi hari ini juga berkat dukungan segala bentuk dari semua pihak,” imbuhnya.

 

Ia pun menuturkan jika Laksmi merupakan anak ketiga dari empat bersaudara. Laksmi memiliki kakak bernama Pratiwi Dewi De Neefe Suardana, dan Krishna Jovan De Neefe Suardana, dan seorang adik bernama Arjuna Satya De Neefe Suardana. Sehari-hari, Laksmi yang memiliki gelar Bachelor of Business Marketing in Fashion Business (Perancang Busana) dari Politecno Internazionale della Moda (Polimoda) di Kota Florence, Tuscany, Italia, itu dikenal sebagai gadis yang aktif berorganisasi, mengurus bisnis keluarga, dan aktif di yayasan Murda Swari Saraswati yang menaungi event Ubud Writers and Reader Festival. “Dia suka membaca, sastra, seni, olahraga juga suka,” lanjutnya.

 

Mengenai keikutsertaan Laksmi dalam ajang pageant tersebut, Suardana sendiri awalnya tidak mengetahui. Dan baru diberi tahu setelah Laksmi menjalani proses seleksi. “Mungkin dia lebih banyak cerita ke maminya, karena dia orangnya mandiri, kalau dengan saya dia lebih banyak diskusi tentang filsafat, tapi kita berikan dukungan penuh untuk dia menggapai cita-citanya,” paparnya.

 

Menurutnya perjalanan Laksmi sebagai Puteri Indonesia masih sangat panjang sehingga dirinya berharap Laksmi bisa menimba ilmu dan pengetahuan lebih banyak dari panitia penyelenggara dan berbagai pihak yang terlibat dalam kompetisi tersebut. “Kami berharap Laksmi bisa dibina dengan baik, apalagi dia akan mewakili Indonesia ke ajang Miss Universe, jadi harus lebih banyak belajar dan memahami,” sebutnya.

 

Sebab tak hanya mewakili Indonesia ke event Miss Universe, Laksmi juga mendapatkan amanat dari pihak Panitia dan Dewan Juri Pemilihan Puteri Indonesia sebagai duta wisata. Dimana sebagai duta wisata, dituntut bisa memulihkan pariwisata Bali akibat pandemi Covid-19.

“Terutama untuk recovery Bali sebagai destinasi wisata dunia  pasca Pandemi Covid-19. Doa dan dukungan kita untuk Laksmi adalah untuk kesuksesan kita semua,” tandas Suardana.

Laksmi Shari De Neefe Suardana berhasil menyisihkan puluhan putri dari berbagai provinsi di Indonesia pada ajang pemilihan Puteri Indonesia 2022. Keberhasilannya itu tentu tidak terlepas dari Brain, Beauty and Behavior yang dimilikinya.

 

Selain berparas cantik, Laksmi juga aktif dibidang literasi. Kecintaannya terhadap sastra mendorongnya menularkan semangat itu pada generasi muda. Ia pun mengangkat soal edukasi terutama ancaman penurunan literasi atau budaya baca pada generasi muda dalam ajang pemilihan Puteri Indonesia 2022. Disamping itu ia juga aktif diberbagai kegiatan social, mulai dari Book Club untuk Ubud Writers and Readers Festival sejak 2022, Klub Buku Narasi Bookshelf Tour 2021, moderator untuk peluncuran buku di Ubud Writers and Readers Festival 2021 dan Volunteer (sukarelawan) di Hope For Bali dan Yayasan Begawan. Ia juga mengunjungi Lembaga Pembinaan Khusus Anak IIB di Karangasem, Bali untuk mengajar bahasa dan sastra.


Most Read

Artikel Terbaru

/