alexametrics
29.8 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Akibat Pandemi, Sebelas Paket Pekerjaan Pemkab Klungkung Dibatalkan

SEMARAPURA, BALI EXPRESS –  Pandemi Covid-19 mengharuskan Pemkab Klungkung melakukan refocusing anggaran. Sejumlah pos anggaran dialihkan untuk penanganan Covdi-19. Akibatnya, sejumlah kegiatan pun dibatalkan.

Seperti diungkapkan Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kabupaten Klungkung Ida Bagus Wirawan. Dikatakannya, 11 paket pekerjaan yang harus melalui tender, akhirnya dibatalkan.

Hal tersebut disampaikan saat Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengecek perkembangan paket pekerjaan, Selasa (28/7). Hanya saja, Wirawan tak merinci anggaran dari 11 paket pekerjaan yang dibatalkan itu.  Lebih lanjut Wirawan menyampaikan paket pekerjaan yang telah masuk sistem informasi rencana umum pengadaan (SIRUP). Terdapat 32 paket yang telah masuk. Sepuluh di antaranya tengah proses tender, 1 paket belum proses tender dan 21 paket  sudah selesai tender.  Sedangkan paket pengadaan langsung atau nontender,  ada 5 paket berstatus sedang dalam proses dan 187 paket berstatus selesai proses.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengatakan, pihaknya meninjau Bagian Pengadaan Barang dan Jasa karena terjadi refocusing anggaran yang berimbas terhadap sejumlah kegiatan dibatalkan. Suwirta mengingatkan, paket pekerjaan yang tengah proses tender agar tidak ada penawaran yang terlalu rendah. Karena hal itu biasanya berpengaruh terhadap kualitas pengerjaan. Selain itu, tender diharapkan diikuti warga lokal dengan memanfaatkan tenaga kerja lokal. “Sehingga tujuan dari pembangunan yaitu dari, oleh dan untuk warga dapat terwujud,” kata Suwirta.


SEMARAPURA, BALI EXPRESS –  Pandemi Covid-19 mengharuskan Pemkab Klungkung melakukan refocusing anggaran. Sejumlah pos anggaran dialihkan untuk penanganan Covdi-19. Akibatnya, sejumlah kegiatan pun dibatalkan.

Seperti diungkapkan Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kabupaten Klungkung Ida Bagus Wirawan. Dikatakannya, 11 paket pekerjaan yang harus melalui tender, akhirnya dibatalkan.

Hal tersebut disampaikan saat Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengecek perkembangan paket pekerjaan, Selasa (28/7). Hanya saja, Wirawan tak merinci anggaran dari 11 paket pekerjaan yang dibatalkan itu.  Lebih lanjut Wirawan menyampaikan paket pekerjaan yang telah masuk sistem informasi rencana umum pengadaan (SIRUP). Terdapat 32 paket yang telah masuk. Sepuluh di antaranya tengah proses tender, 1 paket belum proses tender dan 21 paket  sudah selesai tender.  Sedangkan paket pengadaan langsung atau nontender,  ada 5 paket berstatus sedang dalam proses dan 187 paket berstatus selesai proses.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengatakan, pihaknya meninjau Bagian Pengadaan Barang dan Jasa karena terjadi refocusing anggaran yang berimbas terhadap sejumlah kegiatan dibatalkan. Suwirta mengingatkan, paket pekerjaan yang tengah proses tender agar tidak ada penawaran yang terlalu rendah. Karena hal itu biasanya berpengaruh terhadap kualitas pengerjaan. Selain itu, tender diharapkan diikuti warga lokal dengan memanfaatkan tenaga kerja lokal. “Sehingga tujuan dari pembangunan yaitu dari, oleh dan untuk warga dapat terwujud,” kata Suwirta.


Most Read

Artikel Terbaru

/