alexametrics
30.4 C
Denpasar
Monday, May 16, 2022

Disperindag Karangasem Bangun Los Pedagang Ternak

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Sejumlah pedagang hewan ternak terlihat masih berjualan di sekitar jalan masuk menuju Pasar Amlapura Barat, Karangasem. Melihat kondisi itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Karangasem berencana memanfaatkan lahan kosong di belakang pasar untuk para pedagang hewan ternak.

Lahan seluas 1 hektare yang sebelumnya ditempati pedagang sarana upacara dan pakaian itu akan dibangun los sederhana pada tahun 2021. “Kalau pedagang ternak diarahkan ke Pasar Amlapura Barat nggak bagus. Harus ditempatkan di luar. Lahan ini cocok,” kata Kepala Disperindag Karangasem I Wayan Sutrisna, Selasa (28/7).

Dia mengakui, penataan ini cukup penting dilakukan. Selain untuk mengakomodasi pedagang ternak yang tak kebagian tempat, juga untuk meningkatkan pendapatan daerah. Disperindag pun mengaku siap mengelolanya secara maksimal.

Dikatakan, jenis hewan ternak yang dijual di antaranya ayam dan babi. Juga pelaku usaha selip daging, dan sebagainya yang akan dibuatkan los sederhana. Penataan dilakukan bertahap, dan tahun depan bisa dimulai menggunakan dana APBD kabupaten.

“Sebagian pedagangnya sudah di lokasi. Yang belum, sisa-sisanya kami bakal tata rencana tahun depan. Semoga nanti ada anggaran untuk pembangunan fisik,” harap mantan kepala Bagian Ekonomi Setda Karangasem ini.


AMLAPURA, BALI EXPRESS – Sejumlah pedagang hewan ternak terlihat masih berjualan di sekitar jalan masuk menuju Pasar Amlapura Barat, Karangasem. Melihat kondisi itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Karangasem berencana memanfaatkan lahan kosong di belakang pasar untuk para pedagang hewan ternak.

Lahan seluas 1 hektare yang sebelumnya ditempati pedagang sarana upacara dan pakaian itu akan dibangun los sederhana pada tahun 2021. “Kalau pedagang ternak diarahkan ke Pasar Amlapura Barat nggak bagus. Harus ditempatkan di luar. Lahan ini cocok,” kata Kepala Disperindag Karangasem I Wayan Sutrisna, Selasa (28/7).

Dia mengakui, penataan ini cukup penting dilakukan. Selain untuk mengakomodasi pedagang ternak yang tak kebagian tempat, juga untuk meningkatkan pendapatan daerah. Disperindag pun mengaku siap mengelolanya secara maksimal.

Dikatakan, jenis hewan ternak yang dijual di antaranya ayam dan babi. Juga pelaku usaha selip daging, dan sebagainya yang akan dibuatkan los sederhana. Penataan dilakukan bertahap, dan tahun depan bisa dimulai menggunakan dana APBD kabupaten.

“Sebagian pedagangnya sudah di lokasi. Yang belum, sisa-sisanya kami bakal tata rencana tahun depan. Semoga nanti ada anggaran untuk pembangunan fisik,” harap mantan kepala Bagian Ekonomi Setda Karangasem ini.


Most Read

Artikel Terbaru

/