alexametrics
25.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Patut Dicontoh, Urban Farming saat Pandemi, Lanal Denpasar Panen Lele

DENPASAR, BALI EXPRESS – Demi mengatasi ancaman bagi ketahanan pangan saat merebaknya pandemi Covid-19, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Denpasar menyiasati dengan aktivitas pertanian urban atau urban farming, salah satunya budi daya ikan lele. Upaya ini untuk memeberikan contoh kepada masyarakat sekitar agar bisa menciptakan ketahanan pangan di masa ini.

Untuk diketahui, Lanal Denpasar sudah setahun lebih berhasil menerpakan system ketahanan pangan yang dilakukan secara mandiri. Dengan memanfaatkan lahan yang kosong sebagai lahan yang produktif. Terutama membuat kolam budidaya ikan lele di depan Mako Lanal Denpasar Jalan Raya Sesetan Nomor 331, Denpasar. 

Bahkan hasil itu telah bisa dinikmati walaupun di masa sulit. Tepatnya pada Rabu (28/7), Ketua Cabang 10 Korcab V DJA II Ny Citra I Komang Teguh Ardana dan Segenap pengurus Jalasenastri Cabang 10 serta Pabinhar Jalasenastri melaksanakan panen hasil budidaya lele program ketahanan pangan Lanal Denpasar sebanyak kurang lebih 3000 ekor. 

”Dari hasil dari panen lele hasil budi daya ini akan dibagikan kepada keluarga besar Lanal Denpasar, sehingga apa yang dapat dihasilkan dari budi daya lele tersebut akan dinikmati bersama,” ujar Ny Citra I Komang Teguh Ardana dalam panen itu. Diterangkan, panen ikan lele kali ini merupakan hasil panen untuk kesekian kalinya yang berhasil dilaksanakan selama kurang lebih masa 40 hari sebelumnya.

Mulai dari pertama kali bibit ikan lele ditebar. Adapun panen kali ini tercatat kurang lebih mencapai 3000 ekor ikan lele atau sekitar 2,5 kwintal siap konsumsi. Pihaknya mewanti, hasil panen ini tidak hanya dinikmati saat ini saja. Melainkan seluruh program ketahanan pangan yang telah dikerjakan saat ini harus dapat terus berlanjut serta dapat dikembangkan lagi kedepannya.

Sehingga nantinya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan prajurit dan keluarganya apabila terdampak kekurangan bahan pangan selama masa Pandemi Covid-19. “Ketahanan panganan ini ditujukan untuk menanggulangi ketimpangan permasalahan pangan di Kota Denpasar melalui pemanfaatan pekarangan atau lahan yang ada dengan berkebun untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga sendiri,” bebernya.

Selain memanen lele Lanal Denpasar juga memanen sayuran hidroponik. Sayuran tersebut dihasilkan dari 10 module tempat penanaman hidroponik, yang ditanami diantaranya sayur sawi hijau, bayam merah, kangkung dan pokcai. Diharapkan melalui program ketahanan pangan dapat membantu kebutuhan pangan anggota Lanal Denpasar disaat pandemi Covid-19 ini. (ges)


DENPASAR, BALI EXPRESS – Demi mengatasi ancaman bagi ketahanan pangan saat merebaknya pandemi Covid-19, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Denpasar menyiasati dengan aktivitas pertanian urban atau urban farming, salah satunya budi daya ikan lele. Upaya ini untuk memeberikan contoh kepada masyarakat sekitar agar bisa menciptakan ketahanan pangan di masa ini.

Untuk diketahui, Lanal Denpasar sudah setahun lebih berhasil menerpakan system ketahanan pangan yang dilakukan secara mandiri. Dengan memanfaatkan lahan yang kosong sebagai lahan yang produktif. Terutama membuat kolam budidaya ikan lele di depan Mako Lanal Denpasar Jalan Raya Sesetan Nomor 331, Denpasar. 

Bahkan hasil itu telah bisa dinikmati walaupun di masa sulit. Tepatnya pada Rabu (28/7), Ketua Cabang 10 Korcab V DJA II Ny Citra I Komang Teguh Ardana dan Segenap pengurus Jalasenastri Cabang 10 serta Pabinhar Jalasenastri melaksanakan panen hasil budidaya lele program ketahanan pangan Lanal Denpasar sebanyak kurang lebih 3000 ekor. 

”Dari hasil dari panen lele hasil budi daya ini akan dibagikan kepada keluarga besar Lanal Denpasar, sehingga apa yang dapat dihasilkan dari budi daya lele tersebut akan dinikmati bersama,” ujar Ny Citra I Komang Teguh Ardana dalam panen itu. Diterangkan, panen ikan lele kali ini merupakan hasil panen untuk kesekian kalinya yang berhasil dilaksanakan selama kurang lebih masa 40 hari sebelumnya.

Mulai dari pertama kali bibit ikan lele ditebar. Adapun panen kali ini tercatat kurang lebih mencapai 3000 ekor ikan lele atau sekitar 2,5 kwintal siap konsumsi. Pihaknya mewanti, hasil panen ini tidak hanya dinikmati saat ini saja. Melainkan seluruh program ketahanan pangan yang telah dikerjakan saat ini harus dapat terus berlanjut serta dapat dikembangkan lagi kedepannya.

Sehingga nantinya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan prajurit dan keluarganya apabila terdampak kekurangan bahan pangan selama masa Pandemi Covid-19. “Ketahanan panganan ini ditujukan untuk menanggulangi ketimpangan permasalahan pangan di Kota Denpasar melalui pemanfaatan pekarangan atau lahan yang ada dengan berkebun untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga sendiri,” bebernya.

Selain memanen lele Lanal Denpasar juga memanen sayuran hidroponik. Sayuran tersebut dihasilkan dari 10 module tempat penanaman hidroponik, yang ditanami diantaranya sayur sawi hijau, bayam merah, kangkung dan pokcai. Diharapkan melalui program ketahanan pangan dapat membantu kebutuhan pangan anggota Lanal Denpasar disaat pandemi Covid-19 ini. (ges)


Most Read

Artikel Terbaru

/