alexametrics
27.6 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Tersangka Korupsi LPD Gulingan Dilimpahkan

BADUNG, BALI EXPRESS – Berkas perkara kasus korupsi Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Adat Gulingan, Mengwi, Badung akhirnya lengkap. Terbaru, Penyidik Unit Tipikor Satuan Reserse Kriminal Polres Badung sudah melaksanakan pelimpahan tahap II (Tersangka dan Barang Bukti) ke Kejaksaan Negeri Badung.

 

Hal itu disampaikan Kasatreskrim Polres Badung AKP I Putu Ika Prabawa Kartima Utama saat dikonfirmasi pada Kamis (28/7). “Pelimpahan tersangka serta barang bukti seperti dokumen, bukti transfer uang dan berkas lainnya sudah kami lakukan sekitar seminggu lalu,” tandasnya.

 

Sebagaimana diketahui, pihaknya telah menetapkan mantan Ketua LPD Gulingan Ketut Rai Darta sebagai tersangka melalui gelar perkara pada Kamis (10/2). Lantaran, pria asal Banjar Munggu, Gulingan, Mengwi itu disinyalir bersekongkol dengan mantan Bendesa Adat Gulingan almarhum I Nyoman Dhanu dalam melakukan kesalahan pengelolaan.

Baca Juga :  Kasus Ngaben Sudaji Dilimpahkan ke Kejari

 

Seperti membuat kredit fiktif dan deposito yang dicairkan tanpa sepengetahuan nasabah. Tindakan tersebut mengakibatkan LPD merugi sekitar Rp 30 miliar. Setelah itu, polisi pun menggeledah rumah tersangka dan almarhum I Nyoman Dhanu di Banjar Angkeb Canging, Gulingan, Senin (4/4).

 

“Dari penggeledahan di kedua tempat itu, kami mengamankan beberapa berkas hingga uang tunai yang kami jadikan sebagai barang bukti,” ujar Ika. Ternyata setelah melimpahkan kasus LPD Gulingan ini, Polres Badung masih akan menelusuri adanya dugaan pelanggaran pada LPD lainnya yang ada di wilayah hukum Polres Badung.

 

Disebut ada lima LPD yang menjadi sasaran kali ini. Hanya saja, Perwira Balok Tiga di pundak itu enggan membeberkannya secara detail. “Menyelidiki kasus Tipikor ini membutuhkan waktu dan kehati-hatian, prosesnya masih panjang,” tutupnya.

Baca Juga :  SHM Dibatalkan BPN, Perbekel Bungkulan Pasang Spanduk di Lahan Fasum





Reporter: I Gede Paramasutha

BADUNG, BALI EXPRESS – Berkas perkara kasus korupsi Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Adat Gulingan, Mengwi, Badung akhirnya lengkap. Terbaru, Penyidik Unit Tipikor Satuan Reserse Kriminal Polres Badung sudah melaksanakan pelimpahan tahap II (Tersangka dan Barang Bukti) ke Kejaksaan Negeri Badung.

 

Hal itu disampaikan Kasatreskrim Polres Badung AKP I Putu Ika Prabawa Kartima Utama saat dikonfirmasi pada Kamis (28/7). “Pelimpahan tersangka serta barang bukti seperti dokumen, bukti transfer uang dan berkas lainnya sudah kami lakukan sekitar seminggu lalu,” tandasnya.

 

Sebagaimana diketahui, pihaknya telah menetapkan mantan Ketua LPD Gulingan Ketut Rai Darta sebagai tersangka melalui gelar perkara pada Kamis (10/2). Lantaran, pria asal Banjar Munggu, Gulingan, Mengwi itu disinyalir bersekongkol dengan mantan Bendesa Adat Gulingan almarhum I Nyoman Dhanu dalam melakukan kesalahan pengelolaan.

Baca Juga :  Operasi Cegah Mudik, Polres Badung Pantau Jalur Tikus

 

Seperti membuat kredit fiktif dan deposito yang dicairkan tanpa sepengetahuan nasabah. Tindakan tersebut mengakibatkan LPD merugi sekitar Rp 30 miliar. Setelah itu, polisi pun menggeledah rumah tersangka dan almarhum I Nyoman Dhanu di Banjar Angkeb Canging, Gulingan, Senin (4/4).

 

“Dari penggeledahan di kedua tempat itu, kami mengamankan beberapa berkas hingga uang tunai yang kami jadikan sebagai barang bukti,” ujar Ika. Ternyata setelah melimpahkan kasus LPD Gulingan ini, Polres Badung masih akan menelusuri adanya dugaan pelanggaran pada LPD lainnya yang ada di wilayah hukum Polres Badung.

 

Disebut ada lima LPD yang menjadi sasaran kali ini. Hanya saja, Perwira Balok Tiga di pundak itu enggan membeberkannya secara detail. “Menyelidiki kasus Tipikor ini membutuhkan waktu dan kehati-hatian, prosesnya masih panjang,” tutupnya.

Baca Juga :  Kasus Ngaben Sudaji Dilimpahkan ke Kejari





Reporter: I Gede Paramasutha

Most Read

Artikel Terbaru

/