alexametrics
26.5 C
Denpasar
Saturday, May 21, 2022

Setelah Bebas dari Lapas, WN Amerika Dideportasi

DENPASAR, BALI EXPRESS – Rumah Detensi Imigrasi Denpasar mendeportasi satu orang warga Amerika Serikat atas nama Daniel B.H, Jumat (27/8). Kepala Kanwil Kemenkumham Bali Jamaruli Manihuruk dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (28/8) menyatakan, Daniel diperortasi karena melanggar pasal 75 UU RI Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian jo pasal 406 ayat (1) KUHP.

“Sebelumnya yang bersangkutan menjalani penahanan di LP Kerobokan kasus perusakan,” terang Jamaruli Manihuruk. Bule yang datang ke Indonesia sekitar Maret 2020 tersebut bebas dari lapas tanggal 9 Maret 2021. Dikarenakan Daniel tidak memiliki paspor dan izin tinggal yang berlaku di Indonesia maka  dikenakan Tindakan Administratif Keimigrasian Pasal 75 UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Dari berkas yang diterima di Lapas Kelas II A Kerobokan, yang bersangkutan

ternyata memiliki identitas atas nama David Smith Warga Negara Kanada. Setelah dilakukan pemeriksaan di Rudenim Denpasar, yang bersangkutan mengakui

identitas diri yang sebenarnya adalah Daniel B.H asal Amerika Serikat.

Pihak Rudenim Denpasar langsung berkoordinasi dengan kedutaan terkait. Akhirnya diketahui Daniel memang benar warga Amerika Serikat. “Yang bersangkutan berangkat  Jumat 27 Agustus 2021 pukul 13.15 wita

menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta  dikawal 2 orang petugas Rumah

Detensi Imigrasi Denpasar,” beber Jamaruli Manihuruk.

Dari Bandara Soekarno Hatta, Daniel diterbangkan  dengan penerbangan Turkish Airlines TK0057 dan TK 3 pada pukul 21.05 WIB dengan tujuan Jakarta – Instanbul – New York.  “Yang bersangkutan telah diusulkan untuk dimasukan kedalam daftar penangkalan / cekal ke Direktorat Jenderal Imigrasi sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian,” tegasnya.


DENPASAR, BALI EXPRESS – Rumah Detensi Imigrasi Denpasar mendeportasi satu orang warga Amerika Serikat atas nama Daniel B.H, Jumat (27/8). Kepala Kanwil Kemenkumham Bali Jamaruli Manihuruk dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (28/8) menyatakan, Daniel diperortasi karena melanggar pasal 75 UU RI Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian jo pasal 406 ayat (1) KUHP.

“Sebelumnya yang bersangkutan menjalani penahanan di LP Kerobokan kasus perusakan,” terang Jamaruli Manihuruk. Bule yang datang ke Indonesia sekitar Maret 2020 tersebut bebas dari lapas tanggal 9 Maret 2021. Dikarenakan Daniel tidak memiliki paspor dan izin tinggal yang berlaku di Indonesia maka  dikenakan Tindakan Administratif Keimigrasian Pasal 75 UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Dari berkas yang diterima di Lapas Kelas II A Kerobokan, yang bersangkutan

ternyata memiliki identitas atas nama David Smith Warga Negara Kanada. Setelah dilakukan pemeriksaan di Rudenim Denpasar, yang bersangkutan mengakui

identitas diri yang sebenarnya adalah Daniel B.H asal Amerika Serikat.

Pihak Rudenim Denpasar langsung berkoordinasi dengan kedutaan terkait. Akhirnya diketahui Daniel memang benar warga Amerika Serikat. “Yang bersangkutan berangkat  Jumat 27 Agustus 2021 pukul 13.15 wita

menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta  dikawal 2 orang petugas Rumah

Detensi Imigrasi Denpasar,” beber Jamaruli Manihuruk.

Dari Bandara Soekarno Hatta, Daniel diterbangkan  dengan penerbangan Turkish Airlines TK0057 dan TK 3 pada pukul 21.05 WIB dengan tujuan Jakarta – Instanbul – New York.  “Yang bersangkutan telah diusulkan untuk dimasukan kedalam daftar penangkalan / cekal ke Direktorat Jenderal Imigrasi sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian,” tegasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/