alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Kejari Karangasem Geledah Kantor Perbekel Tianyar Barat

KARANGASEM, BALI EXPRESS- Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem terus bergerak untuk menuntaskan kasus dugaan tindak pidana korupsi 405 unit bantuan bedah rumah di Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, Karangasem. Terbaru, kejaksaan menggeledah kantor Perbekel Tianyar Barat, Senin (29/3).

Berdasarkan hasil penggeledahan, tim penyidik yang dipimpin Kepala Kejari Karangasem Aji Kalbu Pribadi menemukan setidaknya 14 item bukti baru yang sebelumnyabelum ditemukan dalam pemeriksaan sejumlah saksi.  Penggeledahan yang berlangsung dua jam, mulai sekitar pukul 10.30 itu mendapat pengamanan dari Polsek Kubu. “Tim menemukan bukti-bukti yang terkait dengan dugaan tipikor bedah rumah. Bukti-bukti tersebut belum diperoleh saat pemeriksaan saksi-saksi sebelumnya,” kata Aji Kalbu.

Dari 14 bukti yang ditemukan saat penggeledahan, salah satunya merupakan dua karung dokumen laporan penggunaan anggaran bedah rumah yang sumbernya dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten Badung. Beberapa di antaranya ditemukan ratusan buku tabungan rekening para penerima bantuan.

Selain itu, tim penyidik juga menemukan catatan kecil atau slip pengeluaran belanja bedah rumah. Seluruh barang tersebut tengah dikumpulkan. “Dokumen yang berkaitan dengan bedah rumah,” tambah Aji Kalbu. Belum ada konfirmasi dari Perbekel Tianyar Barat I Gede Agung Pasrisak Juliawan terkait temuan 14 item bukti  baru itu.

Sebelumnya diberitakan, dugaan kasus korupsi bedah rumah di Tianyar Barat ini telah masuk dalam penyidikan umum. Yang mana, Kejari Karangasem telah melakukan pemeriksaan beberapa saksi terkait. Pun kronologis singkat awal dugaan kasus korupsi BKK untuk bedah rumah ini ditemukan beberapa kejanggalan. Beberapa di antaranya merupakan tidak selesainya proyek bedah rumah sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Laporan masyarakat lainnya, yakni banyak penerima bantuan yang mengeluhkan pengadaan bahan yang kurang hingga adanya biaya tambahan.


KARANGASEM, BALI EXPRESS- Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem terus bergerak untuk menuntaskan kasus dugaan tindak pidana korupsi 405 unit bantuan bedah rumah di Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, Karangasem. Terbaru, kejaksaan menggeledah kantor Perbekel Tianyar Barat, Senin (29/3).

Berdasarkan hasil penggeledahan, tim penyidik yang dipimpin Kepala Kejari Karangasem Aji Kalbu Pribadi menemukan setidaknya 14 item bukti baru yang sebelumnyabelum ditemukan dalam pemeriksaan sejumlah saksi.  Penggeledahan yang berlangsung dua jam, mulai sekitar pukul 10.30 itu mendapat pengamanan dari Polsek Kubu. “Tim menemukan bukti-bukti yang terkait dengan dugaan tipikor bedah rumah. Bukti-bukti tersebut belum diperoleh saat pemeriksaan saksi-saksi sebelumnya,” kata Aji Kalbu.

Dari 14 bukti yang ditemukan saat penggeledahan, salah satunya merupakan dua karung dokumen laporan penggunaan anggaran bedah rumah yang sumbernya dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten Badung. Beberapa di antaranya ditemukan ratusan buku tabungan rekening para penerima bantuan.

Selain itu, tim penyidik juga menemukan catatan kecil atau slip pengeluaran belanja bedah rumah. Seluruh barang tersebut tengah dikumpulkan. “Dokumen yang berkaitan dengan bedah rumah,” tambah Aji Kalbu. Belum ada konfirmasi dari Perbekel Tianyar Barat I Gede Agung Pasrisak Juliawan terkait temuan 14 item bukti  baru itu.

Sebelumnya diberitakan, dugaan kasus korupsi bedah rumah di Tianyar Barat ini telah masuk dalam penyidikan umum. Yang mana, Kejari Karangasem telah melakukan pemeriksaan beberapa saksi terkait. Pun kronologis singkat awal dugaan kasus korupsi BKK untuk bedah rumah ini ditemukan beberapa kejanggalan. Beberapa di antaranya merupakan tidak selesainya proyek bedah rumah sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Laporan masyarakat lainnya, yakni banyak penerima bantuan yang mengeluhkan pengadaan bahan yang kurang hingga adanya biaya tambahan.


Most Read

Artikel Terbaru

/