alexametrics
30.4 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Korban Jatuh di Jembatan Laplapan, Ketua DPRD Gianyar Kirimkan Doa

GIANYAR, BALI EXPRESS – Peristiwa jatuhnya satu keluarga yang terdiri dari ibu, anak, dan nenek di jembatan sungai petanu Banjar Laplapan, Desa Petulu, Kecamatan Ubud, Gianyar menarik perhatian banyak orang. Termasuk sejumlah wakil rakyat di Gianyar.

 

Seperti halnya Ketua DPRD Gianyar, I Wayan Tagel Winarta, didampingi anggota DPRD Gianyar, Ni Luh Suciningsih yang menyempatkan diri datang ke lokasi untuk mendoakan agar korban Ni Komang Ayu Ardani, 37, bisa segera ditemukan.

 

Ditemui di lokasi kejadian, ipar korban, I Wayan Sumirat, menyampaikan bahwa meskipun tim gabungan menghentikan pencarian, namun pihak keluarga terus melakukan pencarian secara mandiri. “Kami akan terus melakukan pencarian sampai adik ipar saya ditemukan,” ujarnya Senin (29/3).

 

Ditambahkannya jika ada informasi baru yang diperoleh di lapangan, dimana  salah satu warga yang melihat kejadian tersebut mengatakan jika sebelum jatuh ke sungai, sepeda motor yang dikendarai korban sempat tersenggol mobil yang kebetulan melintas ketika itu. Kebetulan saat itu cuaca sedang hujan dan situasi di TKP gelap. “Ada informasi jika ipar saya sempat karena tersenggol mobil, korban tidak bisa mengendalikan kendaraannya dan akhirnya jatuh ke jurang,” imbuhnya.

 

Sementara itu, Ketua DPRD Gianyar, I Wayan Tagel Winarta, menyebutkan jika kedatangannya ke lokasi kejadian adalah untuk mendoakan agar korban bisa segera ditemukan dalam kondisi apapun.

 

Selain itu ia juga memberikan support kepada keluarga korban yang hingga saag ini masih terus melakukan pencarian dibantu relawan. “Mari kita mendoakan agar korban bisa secepatnya ditemukan dalam kondisi apapun, dan keluarga korban diberikan ketabahan,” ungkapnya.

 

Politisi PDIP tersebut juga meminta pihak keluarga agar memaklumi jika pencarian oleh tim gabungan dihentikan. Karena hal tersebut memang sesuai dengan protap yang ada. “Memang protapnya seperti itu sehingga tim SAR menghentikan pencarian. Tapi kalau memang ditemukan tanda-tanda tim SAR pasti akan turun lagi,” sebutnya.

 

Sementara mengenai adanya informasi jika korban jatuh karena tersenggol mobil, menurut Tagel jika hal itu terbukti maka semestinya korban bisa mendapatkan asuransi Jasa Raharja. “Jadi saya akan minta agar pihak terkait bisa memfasilitasi keluarga korban untuk bisa mendapatkan asuransi Jasa Raharja,” pungkasnya.


GIANYAR, BALI EXPRESS – Peristiwa jatuhnya satu keluarga yang terdiri dari ibu, anak, dan nenek di jembatan sungai petanu Banjar Laplapan, Desa Petulu, Kecamatan Ubud, Gianyar menarik perhatian banyak orang. Termasuk sejumlah wakil rakyat di Gianyar.

 

Seperti halnya Ketua DPRD Gianyar, I Wayan Tagel Winarta, didampingi anggota DPRD Gianyar, Ni Luh Suciningsih yang menyempatkan diri datang ke lokasi untuk mendoakan agar korban Ni Komang Ayu Ardani, 37, bisa segera ditemukan.

 

Ditemui di lokasi kejadian, ipar korban, I Wayan Sumirat, menyampaikan bahwa meskipun tim gabungan menghentikan pencarian, namun pihak keluarga terus melakukan pencarian secara mandiri. “Kami akan terus melakukan pencarian sampai adik ipar saya ditemukan,” ujarnya Senin (29/3).

 

Ditambahkannya jika ada informasi baru yang diperoleh di lapangan, dimana  salah satu warga yang melihat kejadian tersebut mengatakan jika sebelum jatuh ke sungai, sepeda motor yang dikendarai korban sempat tersenggol mobil yang kebetulan melintas ketika itu. Kebetulan saat itu cuaca sedang hujan dan situasi di TKP gelap. “Ada informasi jika ipar saya sempat karena tersenggol mobil, korban tidak bisa mengendalikan kendaraannya dan akhirnya jatuh ke jurang,” imbuhnya.

 

Sementara itu, Ketua DPRD Gianyar, I Wayan Tagel Winarta, menyebutkan jika kedatangannya ke lokasi kejadian adalah untuk mendoakan agar korban bisa segera ditemukan dalam kondisi apapun.

 

Selain itu ia juga memberikan support kepada keluarga korban yang hingga saag ini masih terus melakukan pencarian dibantu relawan. “Mari kita mendoakan agar korban bisa secepatnya ditemukan dalam kondisi apapun, dan keluarga korban diberikan ketabahan,” ungkapnya.

 

Politisi PDIP tersebut juga meminta pihak keluarga agar memaklumi jika pencarian oleh tim gabungan dihentikan. Karena hal tersebut memang sesuai dengan protap yang ada. “Memang protapnya seperti itu sehingga tim SAR menghentikan pencarian. Tapi kalau memang ditemukan tanda-tanda tim SAR pasti akan turun lagi,” sebutnya.

 

Sementara mengenai adanya informasi jika korban jatuh karena tersenggol mobil, menurut Tagel jika hal itu terbukti maka semestinya korban bisa mendapatkan asuransi Jasa Raharja. “Jadi saya akan minta agar pihak terkait bisa memfasilitasi keluarga korban untuk bisa mendapatkan asuransi Jasa Raharja,” pungkasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/