alexametrics
24.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Satpol PP Kota Denpasar Amankan Bule Denmark Mengamuk 

DENPASAR, BALI EXPRESS – Entah apa yang membuat pria bernama Nicholas mengamuk di Jalan Duyung Pantai Sanur, Senin (29/3). Akibat perbuatannya yang membuat gaduh, pria yang berasal dari Denmark ini akhirnya diamakan oleh SatPol PP Kota Denpasar.

Kasatpol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan, setelah diperiksa, bule ini mengaku dari Demark, namun apa yang menyebabkan ia bertindak seperti itu, masih didalami pihaknya. 

“Yang bersangkutan saat ini masih diamaknkan di Kantor Satpol PP Kota Denpasar. Sembari menunggu tenaga medis untuk memeriksa kesehatannya, apakah benar-benar ada kelainan kejiwaanya atau hanya berpura-pura,” kata Sayoga.

Lanjutnya, jika nantinya hasil kesehatannya memang ada gangguan, pihaknya akan berkoordinasi dengan  konsulat Negara Denmark, apakah dibawa ke rumah sakit jiwa di Bali atau seperti apa. 

Menurut Sayoga, pihaknya berusaha berkoordinasi dengan konsulat negara-negara asing yang berada di Bali untuk mengantisipasi terjadinya masalah pada warga negaranya. Terutama di masa pandemi seperti sekarang, sehingga bisa melakukan penanganan dengan segera.

Diluar hal itu, tim yustisi Kota Denpasar saat melakukan sidak prokes di Jalan Pulau Bungin, Pedungan, Denpasar Selatan, terjaring 16 orang pelanggar. Dari 16 orang pelanggar, sebanyak 11 orang didenda di tempat dan lima orang diberikan pembinaan karena menggunakan masker tidak pada tempatnya. 

Tidak hanya itu, pelanggar juga diberikan sanksi push-up di tempat dan harus mendatangani surat pernyataan tidak melanggar kembali.  “Jika suatu hari orang tersebut kembali ditemukan melanggar, maka mereka siap menerima tindakan lebih tegas,” jelas Sayoga.

Sayoga mengaku pihaknya setiap hari telah memberikan sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat, namun nyatanya masih saja ditemukan pelanggaran. 

 


DENPASAR, BALI EXPRESS – Entah apa yang membuat pria bernama Nicholas mengamuk di Jalan Duyung Pantai Sanur, Senin (29/3). Akibat perbuatannya yang membuat gaduh, pria yang berasal dari Denmark ini akhirnya diamakan oleh SatPol PP Kota Denpasar.

Kasatpol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan, setelah diperiksa, bule ini mengaku dari Demark, namun apa yang menyebabkan ia bertindak seperti itu, masih didalami pihaknya. 

“Yang bersangkutan saat ini masih diamaknkan di Kantor Satpol PP Kota Denpasar. Sembari menunggu tenaga medis untuk memeriksa kesehatannya, apakah benar-benar ada kelainan kejiwaanya atau hanya berpura-pura,” kata Sayoga.

Lanjutnya, jika nantinya hasil kesehatannya memang ada gangguan, pihaknya akan berkoordinasi dengan  konsulat Negara Denmark, apakah dibawa ke rumah sakit jiwa di Bali atau seperti apa. 

Menurut Sayoga, pihaknya berusaha berkoordinasi dengan konsulat negara-negara asing yang berada di Bali untuk mengantisipasi terjadinya masalah pada warga negaranya. Terutama di masa pandemi seperti sekarang, sehingga bisa melakukan penanganan dengan segera.

Diluar hal itu, tim yustisi Kota Denpasar saat melakukan sidak prokes di Jalan Pulau Bungin, Pedungan, Denpasar Selatan, terjaring 16 orang pelanggar. Dari 16 orang pelanggar, sebanyak 11 orang didenda di tempat dan lima orang diberikan pembinaan karena menggunakan masker tidak pada tempatnya. 

Tidak hanya itu, pelanggar juga diberikan sanksi push-up di tempat dan harus mendatangani surat pernyataan tidak melanggar kembali.  “Jika suatu hari orang tersebut kembali ditemukan melanggar, maka mereka siap menerima tindakan lebih tegas,” jelas Sayoga.

Sayoga mengaku pihaknya setiap hari telah memberikan sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat, namun nyatanya masih saja ditemukan pelanggaran. 

 


Most Read

Artikel Terbaru

/