alexametrics
25.4 C
Denpasar
Friday, May 20, 2022

Bantu Difabel, Capiyot, Ray Peni dan Keris Bali Gelar Malam Amal

GIANYAR, BALI EXPRESS – Di tengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir, bantuan sekecil apapun sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan. Terutama para penyandang disabilitas yang berasal dari keluarga kurang mampu. Sekumpulan artis Bali asal Gianyar ini pun tak mau berdiam diri, mereka tetap mengulurkan tangan membantu penyandang disabilitas meskipun keterpurukan ekonomi dialami oleh berbagai pihak akibat pandemi Covid-19. Diantaranya dengan menggelar malam amal.
Penyanyi sekaligus influencer asal Gianyar, I Wayan Wira Saputra atau yang lebih dikenal dengan Capiyot menjelaskan bahwa malam amal untuk penyandang disabilitas itu ia rancang sejak lama bersama musisi Bali, Ray Peni. Maka dari itu, ia pun turut menggandeng yayasan sosial dalam kegiatan tersebut. “Dan akhirnya saya bersama Ray Peni dan Yayasan Keris Bali telah menggelar malam amal untuk penyandang disabilitas di Green Kubu, Jalan Cinta, Banjar Pejengaji, Tegalalang, Gianyar, Minggu lalu (27/3),” tegasnya Selasa (29/3).
Pihaknya pun tidak menyangka jika kegiatan itu akan mendapatkan respon positif hingga berhasil meraup Rp 11.700.000 lebih yang langsung diberikan kepada salah seorang penyandang disabilitas yakni Ni Komang Suaryanti yang menderita epilepsi. “Kami tidak menyangka jika masih banyak orang yang peduli dan memberikan uluran tangan,” imbuhnya.
Lebih lanjut dirinya mengatakan jika menurutnya Ni Komang Suaryanti berhak mendapatkan uluran tangan karena melihat kondisi dan situasi yang dialaminya. Dan hal tersebut juga sudah berdasarkan survey yang ketat. “Adik Komang Suaryanti ini membutuhkan biaya hingga Rp 1 Juta perbulannya, karena menderita epilepsi akut. Dan imbas dari penyakitnya itu adik Komang mengalami gangguan kejiwaan. Dan orang tuanya pun hanya bekerja sebagai buruh serabutan,” paparnya.
Dirinya menambahkan jika dalam penggalian dana pihaknya bekerjasama dengan Yayasan Keris Bali dan Green Kubu. Dan atas keberhasilannya dalam menggugah kepedulian masyarakat, kedepannya pihaknya akan terus melakukan penggalian dana dengan tag line “Kubu Peduli” yang nantinya di Green Kubu sendiri akan dijadikan sebagai wadah rutinitas acara amal. “Karena masih banyak juga saudara-saudara yang membutuhkan uluran tangan kita,” pungkasnya.
Sementara itu Founder Green Kubu, Made Arya, mendukung penuh acara penggalian amal yang memilih tempatnya sebagai lokasi pelaksanaan. Apalagi acara amal tersebut diberikan kepada keluarga yang tidak mampu tanpa ada potongan apapun. “Kita punya tempat silahkan dipakai untuk hal yang positif, seperti acara amal. Bahkan kita siap kalau memang acara malam amal diadakan secara rutin setiap bulannya, ini saatnya kita saling support,” tegasnya.
Tidak hanya sebagai wadah saja, kedepan Green Kubu pun juga akan mempersiapkan CSR. Karena walaupun dalam situasi sulit pihaknya akan tetap konsisten untuk pengalokasian dana CSR. “Saya harap dengan adanya kegiatan amal seperti ini, semakin banyak masyarakat Bali yang tergugah hatinya untuk peduli kepada sesama,” imbuhnya.
Hal serupa disampaikan oleh Pendiri Yayasan Keris Bali, Ketut Ismaya Jaya. Menurutnya acara amal tersebut merupakan inisiatif bersama dalam membantu penyandang disabilitas yang menghabiskan banyak biaya pengobatan. “Kita bersama seniman Bali yang peduli dengan penyandang disabilitas berinisiatif menggali dana, untuk bisa berbuat membantu sesama nyama Bali, kami memang tidak bisa mengeluarkan uang besar tapi kami yakin bisa mengetuk hati para darmawan untuk memberikan sumbangsihnya,” ungkapnya.
Dan dalam kegiatan tersebut, banyak artis Bali hingga artis FTV yang ikut terlibat yaitu Johan Morgan yang juga merupakan  model. Kemudian ada juga pebisnis dan masih banyak elemen lain yang terlibat.  “Jadi acara ini sangat bagus, malam amal yang dilakukan dengan hati yang ikhlas membantu banyak orang. Kalau bisa artis-artis lain juga ikut serta mengikuti kegiatan ini,” tandasnya.

GIANYAR, BALI EXPRESS – Di tengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir, bantuan sekecil apapun sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan. Terutama para penyandang disabilitas yang berasal dari keluarga kurang mampu. Sekumpulan artis Bali asal Gianyar ini pun tak mau berdiam diri, mereka tetap mengulurkan tangan membantu penyandang disabilitas meskipun keterpurukan ekonomi dialami oleh berbagai pihak akibat pandemi Covid-19. Diantaranya dengan menggelar malam amal.
Penyanyi sekaligus influencer asal Gianyar, I Wayan Wira Saputra atau yang lebih dikenal dengan Capiyot menjelaskan bahwa malam amal untuk penyandang disabilitas itu ia rancang sejak lama bersama musisi Bali, Ray Peni. Maka dari itu, ia pun turut menggandeng yayasan sosial dalam kegiatan tersebut. “Dan akhirnya saya bersama Ray Peni dan Yayasan Keris Bali telah menggelar malam amal untuk penyandang disabilitas di Green Kubu, Jalan Cinta, Banjar Pejengaji, Tegalalang, Gianyar, Minggu lalu (27/3),” tegasnya Selasa (29/3).
Pihaknya pun tidak menyangka jika kegiatan itu akan mendapatkan respon positif hingga berhasil meraup Rp 11.700.000 lebih yang langsung diberikan kepada salah seorang penyandang disabilitas yakni Ni Komang Suaryanti yang menderita epilepsi. “Kami tidak menyangka jika masih banyak orang yang peduli dan memberikan uluran tangan,” imbuhnya.
Lebih lanjut dirinya mengatakan jika menurutnya Ni Komang Suaryanti berhak mendapatkan uluran tangan karena melihat kondisi dan situasi yang dialaminya. Dan hal tersebut juga sudah berdasarkan survey yang ketat. “Adik Komang Suaryanti ini membutuhkan biaya hingga Rp 1 Juta perbulannya, karena menderita epilepsi akut. Dan imbas dari penyakitnya itu adik Komang mengalami gangguan kejiwaan. Dan orang tuanya pun hanya bekerja sebagai buruh serabutan,” paparnya.
Dirinya menambahkan jika dalam penggalian dana pihaknya bekerjasama dengan Yayasan Keris Bali dan Green Kubu. Dan atas keberhasilannya dalam menggugah kepedulian masyarakat, kedepannya pihaknya akan terus melakukan penggalian dana dengan tag line “Kubu Peduli” yang nantinya di Green Kubu sendiri akan dijadikan sebagai wadah rutinitas acara amal. “Karena masih banyak juga saudara-saudara yang membutuhkan uluran tangan kita,” pungkasnya.
Sementara itu Founder Green Kubu, Made Arya, mendukung penuh acara penggalian amal yang memilih tempatnya sebagai lokasi pelaksanaan. Apalagi acara amal tersebut diberikan kepada keluarga yang tidak mampu tanpa ada potongan apapun. “Kita punya tempat silahkan dipakai untuk hal yang positif, seperti acara amal. Bahkan kita siap kalau memang acara malam amal diadakan secara rutin setiap bulannya, ini saatnya kita saling support,” tegasnya.
Tidak hanya sebagai wadah saja, kedepan Green Kubu pun juga akan mempersiapkan CSR. Karena walaupun dalam situasi sulit pihaknya akan tetap konsisten untuk pengalokasian dana CSR. “Saya harap dengan adanya kegiatan amal seperti ini, semakin banyak masyarakat Bali yang tergugah hatinya untuk peduli kepada sesama,” imbuhnya.
Hal serupa disampaikan oleh Pendiri Yayasan Keris Bali, Ketut Ismaya Jaya. Menurutnya acara amal tersebut merupakan inisiatif bersama dalam membantu penyandang disabilitas yang menghabiskan banyak biaya pengobatan. “Kita bersama seniman Bali yang peduli dengan penyandang disabilitas berinisiatif menggali dana, untuk bisa berbuat membantu sesama nyama Bali, kami memang tidak bisa mengeluarkan uang besar tapi kami yakin bisa mengetuk hati para darmawan untuk memberikan sumbangsihnya,” ungkapnya.
Dan dalam kegiatan tersebut, banyak artis Bali hingga artis FTV yang ikut terlibat yaitu Johan Morgan yang juga merupakan  model. Kemudian ada juga pebisnis dan masih banyak elemen lain yang terlibat.  “Jadi acara ini sangat bagus, malam amal yang dilakukan dengan hati yang ikhlas membantu banyak orang. Kalau bisa artis-artis lain juga ikut serta mengikuti kegiatan ini,” tandasnya.

Most Read

Artikel Terbaru

/