alexametrics
25.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Ular Mangsa Hewan Ternak, Damkar Evakuasi di Dua Tempat

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Borju Hatigoran, warga asal Banjar Jungsri, Desa Bebandem, Bebandem dikagetkan dengan adanya ular piton yang masuk ke tempat peternakannya pada Senin (28/3) malam. Akibatnya, kandang yang berisi 40 ekor ayam menjadi berkurang akibat dimangsa oleh reptil tersebut.

 

Syukurnya ia cepat melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Pemadam Kebakaran Karangasem. Alhasil, hanya satu ekor saja yang berhasil dimangsa oleh ular sepanjang dua meter tersebut.

 

Kadis Pemadam Kebakaran Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah, membenarkan hal tersebut. Bahkan, selain melakukan penanganan di kandang ternak milik Borju, pihaknya juga melakukan evakuasi ular di rumah I Made Dresta, yang beralamat di BTN Kecicang Indah, Desa Bungaya, Bebandem.

 

“Yang di jungsri satu ekor ayam ditelan, 39 ekor dapat diselamatkan oleh pasukan. Sedangkan di BTN, kejadian tengah malam saat tuan rumah mau keluar kamar menuju kamar mandi. Diruangan melintas ular dan masuk ke bawah kulkas,” ujar Siki saat dikonfirmasi Selasa (29/3).

 

Untuk penanganan, mengingat waktunya berbeda, dilakukan oleh satu regu yang berjumlah empat orang. Penanganannya pun tidak membutuhkan waktu lama, karena para petugas telah dilatih untuk bisa dengan cepat menangani kejadian. “Eksekutor lapangan I Nengah Wardika, dia sudah kami latih di Basarnas,” lanjutnya.

 

Pihaknya pun menghimbau masyarakat supaya lebih waspada, karena selain ada di persawahan, ular juga bisa memasuki areal rumah. “Dihimbau masyarakat berhati-hati, apalagi ular piton ukuran besar bisa memangsa ternak, ular juga sampai masuk rumah ini yang berbahaya,” pungkasnya. (dir)

 


AMLAPURA, BALI EXPRESS – Borju Hatigoran, warga asal Banjar Jungsri, Desa Bebandem, Bebandem dikagetkan dengan adanya ular piton yang masuk ke tempat peternakannya pada Senin (28/3) malam. Akibatnya, kandang yang berisi 40 ekor ayam menjadi berkurang akibat dimangsa oleh reptil tersebut.

 

Syukurnya ia cepat melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Pemadam Kebakaran Karangasem. Alhasil, hanya satu ekor saja yang berhasil dimangsa oleh ular sepanjang dua meter tersebut.

 

Kadis Pemadam Kebakaran Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah, membenarkan hal tersebut. Bahkan, selain melakukan penanganan di kandang ternak milik Borju, pihaknya juga melakukan evakuasi ular di rumah I Made Dresta, yang beralamat di BTN Kecicang Indah, Desa Bungaya, Bebandem.

 

“Yang di jungsri satu ekor ayam ditelan, 39 ekor dapat diselamatkan oleh pasukan. Sedangkan di BTN, kejadian tengah malam saat tuan rumah mau keluar kamar menuju kamar mandi. Diruangan melintas ular dan masuk ke bawah kulkas,” ujar Siki saat dikonfirmasi Selasa (29/3).

 

Untuk penanganan, mengingat waktunya berbeda, dilakukan oleh satu regu yang berjumlah empat orang. Penanganannya pun tidak membutuhkan waktu lama, karena para petugas telah dilatih untuk bisa dengan cepat menangani kejadian. “Eksekutor lapangan I Nengah Wardika, dia sudah kami latih di Basarnas,” lanjutnya.

 

Pihaknya pun menghimbau masyarakat supaya lebih waspada, karena selain ada di persawahan, ular juga bisa memasuki areal rumah. “Dihimbau masyarakat berhati-hati, apalagi ular piton ukuran besar bisa memangsa ternak, ular juga sampai masuk rumah ini yang berbahaya,” pungkasnya. (dir)

 


Most Read

Artikel Terbaru

/