alexametrics
28.7 C
Denpasar
Thursday, August 11, 2022

Bule Ukraina Ditemukan Tewas Mengenaskan Di Apartemen

DENPASAR, BALI EXPRESS – Dua warga negara asing (WNA) asal Ukraina Andrey, 54, dan Tamata, 53, ditemukan tewas mengenaskan, Selasa (28/4) pukul 18.20 di apartemen Bali See Jalan Kedonganan, Kuta.

Dari informasi yang dihimpun, awalnya kedua korban melakukan chek in di apartemen tersebut, Rabu (22/4) dan menempati kamar No. 5. Korban sebelumnya diketahui menginap Denayes Guest House Jalan Kedonganan, Badung.

“Dari keterangan pegawai apartemen tersebut, sejak menginap di sana, keduanya terlihat jarang beraktivitas di luar kamar. Keduanya terlihat keluar kamar pada Minggu (26/4). Mereka terlihat mengobrol dengan tamu lain di depan kamarnya. Terakhir, pada Senin (27/4) sekitar pukul 19.30, salah satu korban bernama Tamara terlihat merokok di depan kamarnya,”  ungkap sumber tersebut.

Baca Juga :  Warung Blaster, Nyaman untuk Nongkrong dan Meeting

Karena tidak keluar dari dalam kamarnya, Rabu (28/4) tamu kamar No. 6 mengetuk pintu kamar No. 5, tetapi tidak ada jawaban. Merasa curiga, tamu yang sebelumnya sempat mengobrol dengan korban, meminta karyawan yang mengurus apartemen membuka kamar  tersebut.

“Karena tidak kunjung mendapat respon dari dalam, setelah dibuatkan kunci kamar, akhirnya pintu berhasil dibuka. Tamu kamar No. 6 tersebut kemudian masuk dan melihat kedua WNA sudah meninggal dunia. Tamu tersebut memberitahukan kepada karyawan apartemen yang berada di depan pintu,” beber sumber.

Pihak apartemen kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke pecalang Kedonganan. Oleh pecalang diarahkan melapor ke Polsek Kuta dan Satgas Covid-19 Badung.

Kabid Darurat BPBD Badung dr. ErmySetiari saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah mengevakuasi kedua korban. “Kami mengevakuasi korban ke RSUP Sanglah, seorang laki-laki dan perempuan,” jelasnya.

Baca Juga :  Suasana Beda dalam Tiap Outlet Kober Mie Setan

Dari pemeriksaan awal petugas di TKP, diperkirakan kematian kedua korban dikarenakan sakit. Mewaspadai kemungkinan yang terjadi di tengah pandemi Covid-19, korban dievakuasi tim berpakaian APD lengkap standar Covid-19.

Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi membenarkan peristiwa tersebut dan mengatakan kedua korban masih dalam penganan di RSUP Sanglah.


DENPASAR, BALI EXPRESS – Dua warga negara asing (WNA) asal Ukraina Andrey, 54, dan Tamata, 53, ditemukan tewas mengenaskan, Selasa (28/4) pukul 18.20 di apartemen Bali See Jalan Kedonganan, Kuta.

Dari informasi yang dihimpun, awalnya kedua korban melakukan chek in di apartemen tersebut, Rabu (22/4) dan menempati kamar No. 5. Korban sebelumnya diketahui menginap Denayes Guest House Jalan Kedonganan, Badung.

“Dari keterangan pegawai apartemen tersebut, sejak menginap di sana, keduanya terlihat jarang beraktivitas di luar kamar. Keduanya terlihat keluar kamar pada Minggu (26/4). Mereka terlihat mengobrol dengan tamu lain di depan kamarnya. Terakhir, pada Senin (27/4) sekitar pukul 19.30, salah satu korban bernama Tamara terlihat merokok di depan kamarnya,”  ungkap sumber tersebut.

Baca Juga :  Menang 92 Persen, Koster Upayakan Jokowi Hadiri Pembukaan PKB

Karena tidak keluar dari dalam kamarnya, Rabu (28/4) tamu kamar No. 6 mengetuk pintu kamar No. 5, tetapi tidak ada jawaban. Merasa curiga, tamu yang sebelumnya sempat mengobrol dengan korban, meminta karyawan yang mengurus apartemen membuka kamar  tersebut.

“Karena tidak kunjung mendapat respon dari dalam, setelah dibuatkan kunci kamar, akhirnya pintu berhasil dibuka. Tamu kamar No. 6 tersebut kemudian masuk dan melihat kedua WNA sudah meninggal dunia. Tamu tersebut memberitahukan kepada karyawan apartemen yang berada di depan pintu,” beber sumber.

Pihak apartemen kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke pecalang Kedonganan. Oleh pecalang diarahkan melapor ke Polsek Kuta dan Satgas Covid-19 Badung.

Kabid Darurat BPBD Badung dr. ErmySetiari saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah mengevakuasi kedua korban. “Kami mengevakuasi korban ke RSUP Sanglah, seorang laki-laki dan perempuan,” jelasnya.

Baca Juga :  Gang Beji Jadi Sentra Kuliner Kawasan Heritage Jalan Gajah Mada

Dari pemeriksaan awal petugas di TKP, diperkirakan kematian kedua korban dikarenakan sakit. Mewaspadai kemungkinan yang terjadi di tengah pandemi Covid-19, korban dievakuasi tim berpakaian APD lengkap standar Covid-19.

Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi membenarkan peristiwa tersebut dan mengatakan kedua korban masih dalam penganan di RSUP Sanglah.


Most Read

Artikel Terbaru

/