alexametrics
26.5 C
Denpasar
Friday, May 20, 2022

Ketua Bawaslu Tabanan Meninggal Dunia, Rekan Kerja Ngaku Kaget

BALI EXPRESS, TABANAN – Kabar duka datang dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tabanan.

 

Ketuanya, I Made Rumada, meninggal dunia pada Jumat (29/4) sore di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tabanan.

 

Informasinya, mendiang meninggal dunia sakitar pukul 15.00. Saat ini jenazahnya telah disemayamkam di rumah duka. Di Desa Kuwum, Kecamatan Marga.

 

Kabar duka itu dibenarkan Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Tabanan, I Ketut Narta. Dia mengaku kaget mendengar kabar koleganya telah berpulang. Sebabnya, sehari sebelumnya dia sempat membesuk dan kondisi mendiang tidak terlihat ada keluhan sakit.

 

Narta sendiri mengetahui kabar duka itu setelah menerima kabar dari Koordinator Sekretariat Bawaslu Tabanan, I Ketut Winasa, melalui telepon.

 

“Sempat tidak percaya juga. Karena baru kemarin, Kamis (28/4) saya membesuknya. Sempat bercanda juga. Waktu itu dia mengatakan tidak ada keluhan sakit,” tutur  Narta.

 

Soal sakitnya, Narta mengaku hanya mengetahui mendiang sempat mengaku punya asam urat. Akhir Maret 2022 lalu, mendiang menghadiri rapat di Nusa Dua, Badung.

 

Saat itu dia sudah mengeluhkan kakinya bengkak sehingga tidak bisa memakai sepatu.

 

“Pulang dari rapat itu kakinya tambah bengkak. Sempat pingsan di kantor kemudian dibawa ke Rumah Sakit Wisma Prasanti,” tuturnya.

 

Menurutnya, usai dibawa ke rumah sakit dan dilakukan pemeriksaan, mendiang diizinkan pulang.

 

“Tetapi baru sehari pulang sudah dibawa lagi ke rumah sakit karena pingsan lagi,” jelasnya.

 

Pun demikian saat dibawa ke rumah sakit untuk kedua kalinya, hasil pemeriksaan terhadap organ tubuh tidak ditemukan adanya gejala penyakit lainnya.

 

“Makanya saya kaget. Karena kemarinnya saya dan beliau masih sempat guyon waktu membesuk,” pungkasnya.






Reporter: Chairul Amri Simabur

BALI EXPRESS, TABANAN – Kabar duka datang dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tabanan.

 

Ketuanya, I Made Rumada, meninggal dunia pada Jumat (29/4) sore di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tabanan.

 

Informasinya, mendiang meninggal dunia sakitar pukul 15.00. Saat ini jenazahnya telah disemayamkam di rumah duka. Di Desa Kuwum, Kecamatan Marga.

 

Kabar duka itu dibenarkan Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Tabanan, I Ketut Narta. Dia mengaku kaget mendengar kabar koleganya telah berpulang. Sebabnya, sehari sebelumnya dia sempat membesuk dan kondisi mendiang tidak terlihat ada keluhan sakit.

 

Narta sendiri mengetahui kabar duka itu setelah menerima kabar dari Koordinator Sekretariat Bawaslu Tabanan, I Ketut Winasa, melalui telepon.

 

“Sempat tidak percaya juga. Karena baru kemarin, Kamis (28/4) saya membesuknya. Sempat bercanda juga. Waktu itu dia mengatakan tidak ada keluhan sakit,” tutur  Narta.

 

Soal sakitnya, Narta mengaku hanya mengetahui mendiang sempat mengaku punya asam urat. Akhir Maret 2022 lalu, mendiang menghadiri rapat di Nusa Dua, Badung.

 

Saat itu dia sudah mengeluhkan kakinya bengkak sehingga tidak bisa memakai sepatu.

 

“Pulang dari rapat itu kakinya tambah bengkak. Sempat pingsan di kantor kemudian dibawa ke Rumah Sakit Wisma Prasanti,” tuturnya.

 

Menurutnya, usai dibawa ke rumah sakit dan dilakukan pemeriksaan, mendiang diizinkan pulang.

 

“Tetapi baru sehari pulang sudah dibawa lagi ke rumah sakit karena pingsan lagi,” jelasnya.

 

Pun demikian saat dibawa ke rumah sakit untuk kedua kalinya, hasil pemeriksaan terhadap organ tubuh tidak ditemukan adanya gejala penyakit lainnya.

 

“Makanya saya kaget. Karena kemarinnya saya dan beliau masih sempat guyon waktu membesuk,” pungkasnya.






Reporter: Chairul Amri Simabur

Most Read

Artikel Terbaru

/