alexametrics
28.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Melonjak, Bandara Ngurah Rai Catat 15.748 Penumpang Kedatangan Jelang Lebaran

BADUNG, BALI EXPRESS – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, mencatat adanya lonjakan penumpang jelang libur Lebaran. Berdasarkan data yang dirilis, per Rabu (27/4) domestik kedatangan tercatat sebanyak 7.575 penumpang, kemudian tercatat naik per Kamis (28/4) sebanyak 11.644 penumpang, pada Jumat (29/4), melonjak menjadi 15.748 penumpang. Sedangkan untuk keberangkatan domestik, tampak belum ada kenaikan yang signifikan yang mana per Rabu (27/4) tercatat sebanyak 7.812 penumpang dan Kamis (28/4) sebanyak 7.877 penumpang.

 

Dikonfirmasi Stakeholder Relations Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Taufan Yudhistira mengatakan, kemungkinan pada Jumat (29/4) ini merupakan puncak kedatangan penumpang jelang Lebaran. Dari planning pax yang dikantonginya, diperkirakan akan ada sekitar 16 ribuan kedatangan domestik. Kedatangan penumpang ini pun didominasi wilayah asal Jakarta, Surabaya, dan Makassar. Namun ia mengaku, tak tahu pasti apakah penumpang yang datang ini merupakan wisatawan yang hendak menghabiskan waktu libur Lebaran di Bali atau merupakan masyarakat Bali sendiri yang hendak pulang kampung.

 

“Kami tidak tahu pasti (tujuan ke Bali). Kami selalu membahasakan penumpang,” katanya.

 

Sementara itu untuk penerbangan internasional, tercatat kian hari kian meningkat. Sejak kembali beroperasinya rute penerbangan internasional reguler di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada 3 Februari silam, tercatat hingga Kamis (28/4) sebanyak 859 pergerakan pesawat dan 133.083 penumpang terlayani. Jika dirinci, terdapat sebanyak 79.326 penumpang dan 435 pergerakan pesawat yang datang ke Bali, serta 53.757 penumpang dan 424 pergerakan pesawat yang berangkat meninggalkan Bali.

 

Rute internasional reguler yang dilayani oleh Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pun kembali bertambah dengan beroperasinya kembali rute penerbangan Ho Chi Minch City-Bali pp. Rute ini resmi kembali dilayani oleh maskapai penerbangan asal Vietnam, VietJet Air, pada Kamis (28/4) siang. Penerbangan perdana rute ini dilayani dengan nomor penerbangan VJ893 dengan mengangkut 201 penumpang, serta mendarat di runway Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada pukul 13.38 Wita, serta kemudian menerima prosesi seremonial water salute dari kendaraan PK-PPK milik PT Angkasa Pura I. Pesawat yang sama kemudian kembali terbang ke Ho Chi Minh City pada pukul 14.33 Wita dengan mengangkut 72 penumpang dengan menggunakan nomor penerbangan VJ894.

 

Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi menyambut hal ini dengan positif. Ia menyambut baik kembalinya maskapai VietJet, yang sebelumnya telah menghubungkan Bali dengan Vietnam. Sebelumnya, kata dia, maskapai ini telah melayani rute Ho Chi Minh City-Bali pp sejak Mei 2019 hingga awal pandemi. Kembali beroperasinya maskapai ini membuktikan bahwa Bali merupakan rute tujuan internasional yang masih sangat dinanti bagi warga dunia.

 

“Kami optimistis pembukaan kembali rute ini akan dapat menunjang pertumbuhan penumpang rute internasional di Bali, serta secara langsung berkontribusi positif terhadap perekonomian Bali,” tuturnya.

 

Dengan beroperasinya maskapai VietJet Air, kini Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai melayani 10 rute penerbangan internasional reguler. Diantaranya, Singapura, Melbourne, Sydney, Tokyo, Kuala Lumpur, Doha, Istanbul, Perth, Bangkok, dan Ho Chi Minh City. VietJet Air juga resmi menjadi maskapai penerbangan ke-13 yang menghubungkan Bali dengan kota-kota di dunia, setelah Garuda Indonesia, Singapore Airlines, Jetstar Asia, KLM Royal Dutch, Scoot, Malaysia Airlines, Jetstar Airways, Qatar Airways, AirAsia, Turkish Airlines, Thai AirAsia, dan Qantas.






Reporter: Rika Riyanti

BADUNG, BALI EXPRESS – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, mencatat adanya lonjakan penumpang jelang libur Lebaran. Berdasarkan data yang dirilis, per Rabu (27/4) domestik kedatangan tercatat sebanyak 7.575 penumpang, kemudian tercatat naik per Kamis (28/4) sebanyak 11.644 penumpang, pada Jumat (29/4), melonjak menjadi 15.748 penumpang. Sedangkan untuk keberangkatan domestik, tampak belum ada kenaikan yang signifikan yang mana per Rabu (27/4) tercatat sebanyak 7.812 penumpang dan Kamis (28/4) sebanyak 7.877 penumpang.

 

Dikonfirmasi Stakeholder Relations Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Taufan Yudhistira mengatakan, kemungkinan pada Jumat (29/4) ini merupakan puncak kedatangan penumpang jelang Lebaran. Dari planning pax yang dikantonginya, diperkirakan akan ada sekitar 16 ribuan kedatangan domestik. Kedatangan penumpang ini pun didominasi wilayah asal Jakarta, Surabaya, dan Makassar. Namun ia mengaku, tak tahu pasti apakah penumpang yang datang ini merupakan wisatawan yang hendak menghabiskan waktu libur Lebaran di Bali atau merupakan masyarakat Bali sendiri yang hendak pulang kampung.

 

“Kami tidak tahu pasti (tujuan ke Bali). Kami selalu membahasakan penumpang,” katanya.

 

Sementara itu untuk penerbangan internasional, tercatat kian hari kian meningkat. Sejak kembali beroperasinya rute penerbangan internasional reguler di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada 3 Februari silam, tercatat hingga Kamis (28/4) sebanyak 859 pergerakan pesawat dan 133.083 penumpang terlayani. Jika dirinci, terdapat sebanyak 79.326 penumpang dan 435 pergerakan pesawat yang datang ke Bali, serta 53.757 penumpang dan 424 pergerakan pesawat yang berangkat meninggalkan Bali.

 

Rute internasional reguler yang dilayani oleh Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pun kembali bertambah dengan beroperasinya kembali rute penerbangan Ho Chi Minch City-Bali pp. Rute ini resmi kembali dilayani oleh maskapai penerbangan asal Vietnam, VietJet Air, pada Kamis (28/4) siang. Penerbangan perdana rute ini dilayani dengan nomor penerbangan VJ893 dengan mengangkut 201 penumpang, serta mendarat di runway Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada pukul 13.38 Wita, serta kemudian menerima prosesi seremonial water salute dari kendaraan PK-PPK milik PT Angkasa Pura I. Pesawat yang sama kemudian kembali terbang ke Ho Chi Minh City pada pukul 14.33 Wita dengan mengangkut 72 penumpang dengan menggunakan nomor penerbangan VJ894.

 

Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi menyambut hal ini dengan positif. Ia menyambut baik kembalinya maskapai VietJet, yang sebelumnya telah menghubungkan Bali dengan Vietnam. Sebelumnya, kata dia, maskapai ini telah melayani rute Ho Chi Minh City-Bali pp sejak Mei 2019 hingga awal pandemi. Kembali beroperasinya maskapai ini membuktikan bahwa Bali merupakan rute tujuan internasional yang masih sangat dinanti bagi warga dunia.

 

“Kami optimistis pembukaan kembali rute ini akan dapat menunjang pertumbuhan penumpang rute internasional di Bali, serta secara langsung berkontribusi positif terhadap perekonomian Bali,” tuturnya.

 

Dengan beroperasinya maskapai VietJet Air, kini Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai melayani 10 rute penerbangan internasional reguler. Diantaranya, Singapura, Melbourne, Sydney, Tokyo, Kuala Lumpur, Doha, Istanbul, Perth, Bangkok, dan Ho Chi Minh City. VietJet Air juga resmi menjadi maskapai penerbangan ke-13 yang menghubungkan Bali dengan kota-kota di dunia, setelah Garuda Indonesia, Singapore Airlines, Jetstar Asia, KLM Royal Dutch, Scoot, Malaysia Airlines, Jetstar Airways, Qatar Airways, AirAsia, Turkish Airlines, Thai AirAsia, dan Qantas.






Reporter: Rika Riyanti

Most Read

Artikel Terbaru

/