alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

Tabanan Harus Segera Bebas Covid-19 dan Produktif

TABANAN, BALI EXPRESS – Komisi II DPRD Tabanan bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, menggelar rapat kerja terkait Tabanan bebas Covid-19 dan produktif.

Rapay yang juga dihadiri Dinas Pariwisata Tabanan, Dinas Kesehatan Tabanan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Tabanan, plus 5 orang perwakilan Badan Pengelola destinasi wisata ini,  sekaligus melakukan koordinasi jam operasional demi pemulihan ekonomi pariwisata di Tabanan.

Komisi II DPRD Tabanan pada dasarnya sangat mendukung pembukaan kembali daerah tujuan wisata (DTW) Kabupaten Tabanan, serta wajib mengadakan pembenahan dengan protokol kesehatan yang benar-benar bisa diandalkan.

Ketua Komisi II DPRD Tabanan, I Wayan Lara, mengatakan, pihaknya meminta Asisten II agar bisa dikoordinasikan dengan baik mengenai anggaran. Pasalnya, anggaran yang dimiliki Pemkab Tabanan saat ini sangat minim, meskipun DTW sudah ada yang dibuka.  Dalam hal ini, lanjutnya, yang terpenting adalah DTW menerapkan protokol kesehatan, ada juga yang mengawasi. “Kaitan dengan pariwisata tidak berjalan sendiri, sehingga  tidak terjadi saling menyalahkan. Kita berharap agar Kadis Pariwisata bisa berinovasi, dan memberi gebrakan baru dalam pariwisata ini, dan harus bekerja keras bersinergis antara semua pendukung pariwisata,” tegasnya.

Ditambahkannya, meskipun di pusat banyak dana yang belum terserap, namun Pemkab harus berbuat lebih agar dana tersebut bisa terserap di wilayah Tabanan. “Kami harap dapat bekerja dengan sebaik-baiknya kali ini, karena yang sangat lemah di Tabanan komunikasinya yang kurang, kalau sudah terjadi sesuatu kami yang dirong-rong,” pungkasnya.

Hal serupa dikatakan Sekretaris Komisi II DPRD Tabanan, I Gede Putu Desta Kumara. Walaupun saat ini masyarakat Tabanan tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, wajib memakai masker ketika keluar rumah, lanjut Desta Kumara, namun tetap perlu pengawasan dalam tatanan baru new normal.  “Di luar itu tingkat ke rawanannya sangat tinggi. Pariwisata memang harus bertahap pembukaannya. Mari kita saling bekerja sama dalam hal ini, terutama Satgas Covid 19 harus kita libatkan dalam setiap elemen pariwisata untuk meningkatkan PAD,” ujarnya.

Sementara Kadis Pariwisata Tabanan I Gede Sukanada, mengaku ihaknya seakan diterjang perubahan jalur rute jalan yang sangat berpengaruh, seperti rute Bedugul jalanng masih rancu. “Kami berharap jalan rute barat difungsikan dengan baik, sehingga bisa melewati setiap DTW pariwisata kita,” tandasnya.


TABANAN, BALI EXPRESS – Komisi II DPRD Tabanan bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, menggelar rapat kerja terkait Tabanan bebas Covid-19 dan produktif.

Rapay yang juga dihadiri Dinas Pariwisata Tabanan, Dinas Kesehatan Tabanan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Tabanan, plus 5 orang perwakilan Badan Pengelola destinasi wisata ini,  sekaligus melakukan koordinasi jam operasional demi pemulihan ekonomi pariwisata di Tabanan.

Komisi II DPRD Tabanan pada dasarnya sangat mendukung pembukaan kembali daerah tujuan wisata (DTW) Kabupaten Tabanan, serta wajib mengadakan pembenahan dengan protokol kesehatan yang benar-benar bisa diandalkan.

Ketua Komisi II DPRD Tabanan, I Wayan Lara, mengatakan, pihaknya meminta Asisten II agar bisa dikoordinasikan dengan baik mengenai anggaran. Pasalnya, anggaran yang dimiliki Pemkab Tabanan saat ini sangat minim, meskipun DTW sudah ada yang dibuka.  Dalam hal ini, lanjutnya, yang terpenting adalah DTW menerapkan protokol kesehatan, ada juga yang mengawasi. “Kaitan dengan pariwisata tidak berjalan sendiri, sehingga  tidak terjadi saling menyalahkan. Kita berharap agar Kadis Pariwisata bisa berinovasi, dan memberi gebrakan baru dalam pariwisata ini, dan harus bekerja keras bersinergis antara semua pendukung pariwisata,” tegasnya.

Ditambahkannya, meskipun di pusat banyak dana yang belum terserap, namun Pemkab harus berbuat lebih agar dana tersebut bisa terserap di wilayah Tabanan. “Kami harap dapat bekerja dengan sebaik-baiknya kali ini, karena yang sangat lemah di Tabanan komunikasinya yang kurang, kalau sudah terjadi sesuatu kami yang dirong-rong,” pungkasnya.

Hal serupa dikatakan Sekretaris Komisi II DPRD Tabanan, I Gede Putu Desta Kumara. Walaupun saat ini masyarakat Tabanan tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, wajib memakai masker ketika keluar rumah, lanjut Desta Kumara, namun tetap perlu pengawasan dalam tatanan baru new normal.  “Di luar itu tingkat ke rawanannya sangat tinggi. Pariwisata memang harus bertahap pembukaannya. Mari kita saling bekerja sama dalam hal ini, terutama Satgas Covid 19 harus kita libatkan dalam setiap elemen pariwisata untuk meningkatkan PAD,” ujarnya.

Sementara Kadis Pariwisata Tabanan I Gede Sukanada, mengaku ihaknya seakan diterjang perubahan jalur rute jalan yang sangat berpengaruh, seperti rute Bedugul jalanng masih rancu. “Kami berharap jalan rute barat difungsikan dengan baik, sehingga bisa melewati setiap DTW pariwisata kita,” tandasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/