alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Badung Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak Kategori Nindya

MANGUPURA, BALI EXPRESS – Upaya Pemkab Badung melindungi dan memenuhi hak-hak anak secara berkelanjutan, mendapatkan apresiasi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen-PPPA). Badung Badung dinobatkan sebagai Kabupaten Layak Anak Kategori Nindya oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga.

Hal itu diumumkan pada acara penghargaan KLA (kabupaten/kota layak anak) tahun 2021 secara virtual yang diikuti oleh Bupati Badung Nyoman Giri Prasta dan Sekda Wayan Adi Arnawa dari Ruang Command Center Puspem Badung, Kamis (29/7).  Seusai acara, Giri Prasta menyampaikan terima kasih kepada Menteri PPPA atas dinobatkannya Badung sebagai kabupaten layak anak 2021. “Kami berprinsip melaksanakan arahan beliau, di mana Badung mendapat Kategori Nindya ini hal yang luar biasa. Kategori nomor 1 adalah Utama, nomer 2 Nindya, nomor 3 Madya dan nomor 4 Pratama. Karena dari awal kami di Kabupaten Badung telah melaksanakan program garbasari, dimana sejak masa dalam kandungan anak sudah mendapatkan perhatian guna mencegah gizi buruk/stunting. Dan astungkara di Kabupaten Badung tidak ada yang stunting” jelasnya.

Lebih lanjut Bupati Giri Prasta mengingatkan semua pihak, untuk selalu memberikan perlindungan, perhatian dan pembinaan kepada anak dalam kehidupan sehari-hari, karena anak sebagai generasi awal penerus bangsa menuju Indonesia maju. “Anak merupakan generasi penerus bangsa untuk mewujudkan Indonesia yang sejati-jatinya Indonesia raya,” ungkapnya.

Untuk itulah selaku Kepala Daerah, Giri Prasta memberikan perhatian yang luar biasa kepada anak-anak yang ada di Kabupaten Badung. Salah satunya dengan memberikan fasilitas penunjang pendidikan yang memadai, seperti laptop bagi anak kelas 5 dan 6 sekolah dasar. Karena ini salah satu sistem penunjang pendidikan sampai ke tingkat SMU. “Saya kira ini adalah bukti nyata dalam mewujudkan kabupaten layak anak. Dan sampai di tingkat kantor pelayanan dan kantor desa pun kami memiliki ruang untuk anak. Inilah bentuk kesiapan kami di Kabupaten Badung,” ungkapnya.

Di samping itu Giri Prasta juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Badung telah mengikuti arahan pemerintah pusat untuk membuat sistem yang dijadikan indikator penilaian oleh para pihak terkait.

Menteri PPPA Bintang Puspayoga dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak merupakan kewajiban dan tanggung jawab pemerintah daerah sehingga pelaksanaannya perlu dikawal. “Melindungi anak Indonesia adalah kewajiban dan tanggung jawab semua pemangku kepentingan dan di dalam proses evaluasi KLA ini kami ingin melihat sejauh mana tanggung jawab dan kewajiban semua pemangku kepentingan tersebut dalam melindungi anak-anak di wilayahnya masing-masing,” ujarnya.  (esa)


MANGUPURA, BALI EXPRESS – Upaya Pemkab Badung melindungi dan memenuhi hak-hak anak secara berkelanjutan, mendapatkan apresiasi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen-PPPA). Badung Badung dinobatkan sebagai Kabupaten Layak Anak Kategori Nindya oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga.

Hal itu diumumkan pada acara penghargaan KLA (kabupaten/kota layak anak) tahun 2021 secara virtual yang diikuti oleh Bupati Badung Nyoman Giri Prasta dan Sekda Wayan Adi Arnawa dari Ruang Command Center Puspem Badung, Kamis (29/7).  Seusai acara, Giri Prasta menyampaikan terima kasih kepada Menteri PPPA atas dinobatkannya Badung sebagai kabupaten layak anak 2021. “Kami berprinsip melaksanakan arahan beliau, di mana Badung mendapat Kategori Nindya ini hal yang luar biasa. Kategori nomor 1 adalah Utama, nomer 2 Nindya, nomor 3 Madya dan nomor 4 Pratama. Karena dari awal kami di Kabupaten Badung telah melaksanakan program garbasari, dimana sejak masa dalam kandungan anak sudah mendapatkan perhatian guna mencegah gizi buruk/stunting. Dan astungkara di Kabupaten Badung tidak ada yang stunting” jelasnya.

Lebih lanjut Bupati Giri Prasta mengingatkan semua pihak, untuk selalu memberikan perlindungan, perhatian dan pembinaan kepada anak dalam kehidupan sehari-hari, karena anak sebagai generasi awal penerus bangsa menuju Indonesia maju. “Anak merupakan generasi penerus bangsa untuk mewujudkan Indonesia yang sejati-jatinya Indonesia raya,” ungkapnya.

Untuk itulah selaku Kepala Daerah, Giri Prasta memberikan perhatian yang luar biasa kepada anak-anak yang ada di Kabupaten Badung. Salah satunya dengan memberikan fasilitas penunjang pendidikan yang memadai, seperti laptop bagi anak kelas 5 dan 6 sekolah dasar. Karena ini salah satu sistem penunjang pendidikan sampai ke tingkat SMU. “Saya kira ini adalah bukti nyata dalam mewujudkan kabupaten layak anak. Dan sampai di tingkat kantor pelayanan dan kantor desa pun kami memiliki ruang untuk anak. Inilah bentuk kesiapan kami di Kabupaten Badung,” ungkapnya.

Di samping itu Giri Prasta juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Badung telah mengikuti arahan pemerintah pusat untuk membuat sistem yang dijadikan indikator penilaian oleh para pihak terkait.

Menteri PPPA Bintang Puspayoga dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak merupakan kewajiban dan tanggung jawab pemerintah daerah sehingga pelaksanaannya perlu dikawal. “Melindungi anak Indonesia adalah kewajiban dan tanggung jawab semua pemangku kepentingan dan di dalam proses evaluasi KLA ini kami ingin melihat sejauh mana tanggung jawab dan kewajiban semua pemangku kepentingan tersebut dalam melindungi anak-anak di wilayahnya masing-masing,” ujarnya.  (esa)


Most Read

Artikel Terbaru

/