26.5 C
Denpasar
Thursday, June 1, 2023

Tiga Hari, Delapan Pasien Covid-19 Meninggal di Jembrana

NEGARA, BALI EXPRESS – Kasus kematian pasien Covid-19 terus terjadi di Kabupaten Jembrana. Bahkan selama tiga hari berturut-turut, delapan orang meninggal dunia karena Covid-19. Kedelapan pasien meninggal itu, sempat mendapat perawatan di RSU Negara.

Dari data yang diperoleh Bali Express (Jawa Pos Group), tiga orang pasien Covid-19 meninggal pada Selasa (27/7). Yakni JS,63 perempuan asal Desa Pulukan, Kecamatan Pekutatan, KM,60 perempuan asal Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana dan SAK,70 perempuan asal Kelurahan Baler-Bale Agung, Kecamatan Negara.

Kemudian pada hari berikutnya, Rabu (28/7) dua orang pasien Covid-19 dilaporkan meninggal dunia. Keduanya yakni NR,62 perempuan asal Desa Ekasari, Kecamatan Melaya dan M,70 perempuan asal Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya.

Baca Juga :  Balik Dari Mudik, Satu Keluarga di Pemecutan Kaja Dikarantina

Sementara itu, Kamis (29/7) hingga pukul 13.00 Wita, tiga orang pasien Covid-19 tercatat meninggal dunia. Ketiganya meninggal pada pagi hari. Yakni KY,70 laki-laki asal Desa Baluk, Kecamatan Negara, GA,57 laki-laki asal Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo dan J,56 perempuan asal Desa Pengambengan, Kecamatan Negara.

Direktur RSU Negara dr Ni Putu Eka Indrawati, Kamis (29/7) mengatakan tujuh orang pasien yang meninggal dunia itu belum sempat menerima suntikan vaksin Covid-19. “Jadi sebagian besar belum vaksin. Kondisi pasien yang belum vaksin juga lebih berat. Kalau sudah vaksin lengkap, keluhan lebih ringan,” ujarnya.

Sementara itu seiring bertambahnya pasien Covid-19, pihaknya juga melakukan penambahan ruang perawatan. “Untuk ruang ICU akan ditambah, rencana 10 ruangan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Mengantuk, Truk Hantam Dua Kendaraan di Candikusuma

Disisi lain, ketersediaan oksigen untuk pasien di RSU Negara saat ini dijelaskan dr Eka masih aman. Kepada masyarakat, ia berharap untuk semakin patuh dengan prokes dan jangan abai. “Semua harus gotong royong dalam mengatasi ini semua,” pungkasnya. 


NEGARA, BALI EXPRESS – Kasus kematian pasien Covid-19 terus terjadi di Kabupaten Jembrana. Bahkan selama tiga hari berturut-turut, delapan orang meninggal dunia karena Covid-19. Kedelapan pasien meninggal itu, sempat mendapat perawatan di RSU Negara.

Dari data yang diperoleh Bali Express (Jawa Pos Group), tiga orang pasien Covid-19 meninggal pada Selasa (27/7). Yakni JS,63 perempuan asal Desa Pulukan, Kecamatan Pekutatan, KM,60 perempuan asal Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana dan SAK,70 perempuan asal Kelurahan Baler-Bale Agung, Kecamatan Negara.

Kemudian pada hari berikutnya, Rabu (28/7) dua orang pasien Covid-19 dilaporkan meninggal dunia. Keduanya yakni NR,62 perempuan asal Desa Ekasari, Kecamatan Melaya dan M,70 perempuan asal Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya.

Baca Juga :  Karantina Wilayah Usai, Dusun Munduk Macaru

Sementara itu, Kamis (29/7) hingga pukul 13.00 Wita, tiga orang pasien Covid-19 tercatat meninggal dunia. Ketiganya meninggal pada pagi hari. Yakni KY,70 laki-laki asal Desa Baluk, Kecamatan Negara, GA,57 laki-laki asal Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo dan J,56 perempuan asal Desa Pengambengan, Kecamatan Negara.

Direktur RSU Negara dr Ni Putu Eka Indrawati, Kamis (29/7) mengatakan tujuh orang pasien yang meninggal dunia itu belum sempat menerima suntikan vaksin Covid-19. “Jadi sebagian besar belum vaksin. Kondisi pasien yang belum vaksin juga lebih berat. Kalau sudah vaksin lengkap, keluhan lebih ringan,” ujarnya.

Sementara itu seiring bertambahnya pasien Covid-19, pihaknya juga melakukan penambahan ruang perawatan. “Untuk ruang ICU akan ditambah, rencana 10 ruangan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Warga Geruduk Polres, Tanyakan Kasus Ijazah Palsu Anggota Dewan

Disisi lain, ketersediaan oksigen untuk pasien di RSU Negara saat ini dijelaskan dr Eka masih aman. Kepada masyarakat, ia berharap untuk semakin patuh dengan prokes dan jangan abai. “Semua harus gotong royong dalam mengatasi ini semua,” pungkasnya. 


Most Read

Artikel Terbaru