alexametrics
29.8 C
Denpasar
Monday, May 23, 2022

Banyu Pinaruh, Pantai di Blahbatuh Tutup, Warga Diminta Maklum

GIANYAR, BALI EXPRESS – Diperpanjangnya PPKM membuat kawasan pantai di pesisir Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, ditutup khususnya saat hari raya Banyu Pinaruh, Minggu (29/8).

Padahal biasanya, masyarakat akan mendatangi pantai untuk Melukat. Dimana hal itu bermakna mensyukuri ilmu pengetahuan yang telah diturunkan pada hari raya Saraswati yang jatuh sehari sebelumnya.

Terkait hal tersebut, Camat Blahbatuh, Ida Bagus Dharma Yudha mengatakan bahwa penutupan pantai di kawasan Kecamatan Blahbatuh telah dikoordinasikan dengan Perbekel di Kecamatan Blahbatuh. Dimana hasil koordinasi itu adalah menutup akses menuju pantai mulai Sabtu (28/8) hingga Minggu (28/8) atau pada hari raya Banyu Pinaruh.

“Kemudian hasil koordinasi ini diteruskan ke Kepala Disun masing-masing untuk disosialisasikan kepada masyarakat bahwa akses menuju pantai ditutup,” ujarnya Minggu (28/8).

Lebih lanjut dirinya menyebutkan jika biasanya ada sejumlah pantai di wilayah Blahbatuh yang ramai dikunjungi masyarakat saat hari raya Banyu Pinaruh, adalah Panyai Cucukan, Pantai Masceti, Pantai Keramas, Pantai Pering hingga Pantai Saba. Bahkan yang datang bukan hanya masyarakat lokal Kecamatan Blahbatuh, namun ada pula dari luar Kabupaten Gianyar. “Maka dari itu kita antisipasi dengan menutup akses ke pantai sesuai aturannpenerapan PPKM Level 4 ini,” imbuhnya.

Pihaknya pun meminta agar seluruh lapisan masyarakat memahami dan memaklumi kondisi tersebut sehingga mentaatinya. “Untuk saat ini mari jaga diri agar situasi pandemi ini cepat pulih,” harapnya. 

Namun apabila ada masyarakat yang bandel dan nekat datang ke pantai, maka akan ditindak sesuai dengan aturan. “Nanti semua akses ke pantai juga akan dijaga oleh TNI/Polri, jadi yang datang akan diminta putar balik, kalau ada yang ‘bengkung’ kita tindak sesuai aturan yang berlaku,” tandasnya.


GIANYAR, BALI EXPRESS – Diperpanjangnya PPKM membuat kawasan pantai di pesisir Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, ditutup khususnya saat hari raya Banyu Pinaruh, Minggu (29/8).

Padahal biasanya, masyarakat akan mendatangi pantai untuk Melukat. Dimana hal itu bermakna mensyukuri ilmu pengetahuan yang telah diturunkan pada hari raya Saraswati yang jatuh sehari sebelumnya.

Terkait hal tersebut, Camat Blahbatuh, Ida Bagus Dharma Yudha mengatakan bahwa penutupan pantai di kawasan Kecamatan Blahbatuh telah dikoordinasikan dengan Perbekel di Kecamatan Blahbatuh. Dimana hasil koordinasi itu adalah menutup akses menuju pantai mulai Sabtu (28/8) hingga Minggu (28/8) atau pada hari raya Banyu Pinaruh.

“Kemudian hasil koordinasi ini diteruskan ke Kepala Disun masing-masing untuk disosialisasikan kepada masyarakat bahwa akses menuju pantai ditutup,” ujarnya Minggu (28/8).

Lebih lanjut dirinya menyebutkan jika biasanya ada sejumlah pantai di wilayah Blahbatuh yang ramai dikunjungi masyarakat saat hari raya Banyu Pinaruh, adalah Panyai Cucukan, Pantai Masceti, Pantai Keramas, Pantai Pering hingga Pantai Saba. Bahkan yang datang bukan hanya masyarakat lokal Kecamatan Blahbatuh, namun ada pula dari luar Kabupaten Gianyar. “Maka dari itu kita antisipasi dengan menutup akses ke pantai sesuai aturannpenerapan PPKM Level 4 ini,” imbuhnya.

Pihaknya pun meminta agar seluruh lapisan masyarakat memahami dan memaklumi kondisi tersebut sehingga mentaatinya. “Untuk saat ini mari jaga diri agar situasi pandemi ini cepat pulih,” harapnya. 

Namun apabila ada masyarakat yang bandel dan nekat datang ke pantai, maka akan ditindak sesuai dengan aturan. “Nanti semua akses ke pantai juga akan dijaga oleh TNI/Polri, jadi yang datang akan diminta putar balik, kalau ada yang ‘bengkung’ kita tindak sesuai aturan yang berlaku,” tandasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/